SAHABATku PENGANTINku

SAHABATku PENGANTINku
Sok imut dan lucu


__ADS_3

Pak lurah hanya diam tak bergeming, tentu saja pak lurah tidak bisa berbuat apa-apa, bukti itu sudah sangat membuat pak lurah kelimpungan, antara marah dan kecewa.


Aksa mendekati pak lurah dan berkata, "Apa masih kurang jelas, pak lurah? Apa perlu saya berikan bukti-bukti lain?" tawar Aksa sembari tersenyum. Pak lurah pun memberikan foto kopi surat nikah mereka dan setelah itu pria itu segera pergi meninggalkan tempat itu dengan wajah malu.


Aksa kembali menghampiri istrinya dan memeluknya, dan pada akhirnya semua teman-temannya menyoraki mereka berdua dan mengucapkan selamat kepada Aksa dan Zizi.


Satu persatu, teman-teman mereka bersalaman dan mengucapkan kepada pasangan pengantin baru itu dan mengucapkan permintaan maaf jika mereka sudah menuduh yang tidak-tidak.


"Selamat ya untuk kalian berdua, semoga pernikahan kalian langgeng selamanya, gue dari awal udah curiga dengan hubungan kalian, biasanya berantem mulu, saling ejek, saling sindir, eh nggak tahu kenapa beberapa hari terakhir sikap kalian berdua tuh beda, nggak kayak biasanya, ya elah! Sekarang gue baru sadar kenapa elu berdua udah berbeda, lebih mesra, ya iyalah udah halal sih," seru Rendy kepada pasangan gokil itu, Aksa dan Zizi pun tersenyum.


"Yo i lah, Bro! Thanks doanya, gue juga nggak ngerti bagaimana bisa nikah sama nih bawel, kalau saja nggak dipaksa nikah, gue nggak bakalan mau sama dia, sumpah cerewet banget orangnya," celetuk Aksa yang memaksa Zizi menjewer telinga suaminya.

__ADS_1


"Apa kamu bilang? Aku cerewet? Kamu mau aku sapih?" bisik Zizi mengancam Aksa.


"Hehehe bercanda, Sayang! Jangan marah dong!" balasnya sambil merangkul sang istri. Sementara itu Rendy dan Rere ikut tersenyum melihat kemesraan mereka berdua.


Aksa yang melihat kedua temannya yang terlihat senyum-senyum, ia pun meledek Rendy dan Rere sehingga membuat keduanya malu-malu.


"Cie cie kepingin ya? Hayo loh ngaku loh!" celetuk Aksa yang membuat Zizi juga ikut tertawa.


"Ho oh tuh, Kang! Kayaknya mereka berdua kepingin kayak kita, udah Re! Nggak usah pakai lama, gue tahu elu berdua tuh sebenernya sama-sama punya rasa, cuma ya itu tertutup oleh gengsi, gue ngomong gini karena elu berdua juga pernah ngomong seperti ini sama gue, udah ya hilangin aja tuh gengsinya, kalau cinta aja cinta," sahut Zizi yang seketika membuat Rere tersipu malu.


"Udah, Bro! Ngomong aja langsung, kita sebenarnya udah tahu kalau kalian berdua tuh saling cinta," seru Aksa yang membuat Rendy spontan membawa Rere ke tempat lain, dan itu membuat Aksa dan Zizi melongo.

__ADS_1


"Waduh! Dibawa kemana tuh anak gadis orang, gila ya si Rendy, main gondol aja!" seru Aksa saat melihat Rendy yang membawa kabur Rere.


"Main gondol emangnya kucing," sahut Zizi.


Setelah kepergian Rendy dan Rere dibalik semak-semak, datanglah Juminten sembari tersenyum kepada pasangan pengantin baru itu. Juminten yang semula tidak menyukai hubungan mereka, akhirnya ia mulai menyadari jika Aksa dan Zizi adalah pasangan yang gokil dan tentu saja pasangan yang sangat menginspirasi, berawal dari persahabatan dan akhirnya menikah.


"Hai Zi, Sa! Gue ucapin selamat ya buat elu berdua, gue juga minta maaf kalau dulu udah pernah curiga sama kalian, sekarang gue sadar kalau sebenarnya kalian berdua adalah pasangan yang cocok, sama-sama lucu," ucap Juminten yang tak sengaja terdengar di telinga Robi.


Robi pun mendekati Juminten dan menyahuti, "Gue juga nggak kalah lucu kok, Jum! Masih imut-imut dan menggemaskan," sahut Robi yang seketika membuat Juminten terkejut. Sementara itu Aksa tak bisa menahan untuk meledek sohibnya itu.


"Cie cie yang sok imut dan lucu, padahal aslinya item beud, gondrong lagi!!" celetuk Aksa yang membuat Robi sangat malu. Sementara itu Juminten tampak menutupi mulutnya karena ia pun ikut tertawa kecil mendengar Aksa mengatakan itu.

__ADS_1


"Eh busyeettt lu, Bro! Jangan buka kartu dong!!" sahut Robi sembari melirik ke arah wajah Juminten yang juga terlihat senyum-senyum.


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2