SAHABATku PENGANTINku

SAHABATku PENGANTINku
Diajak keluar


__ADS_3

Hari pun semakin gelap, akhirnya mereka kembali ke penginapan, tugas seharian cukup membuat mereka lelah, Aksa dan Zizi kembali ke kamar masing-masing, dan mereka beristirahat.


Malam pun tiba, rupanya Zizi masih terjaga, dia membuka akun sosial media sambil rebahan, sementara teman-temannya yang lain sepertinya sudah tidur semua, tinggal dirinya saja yang masih melek. Sesekali ia melihat ke arah jam yang sudah menunjukkan pukul sembilan malam, sepertinya teman-temannya sangat kelelahan sehingga membuat mereka semua tertidur pulas.


Pun sama dengan Aksa, ia juga belum tidur, sementara semua teman-temannya sudah tidur dengan pulas, Aksa merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, ia pun teringat akan Istrinya, apakah Zizi sudah tidur apa belum. Aksa mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan singkat kepada Zizi.


"Ping"


Zizi melihat pesan dari suaminya, ia pun membalasnya, "Ada apa, Sayang?"


Aksa tersenyum dan ia pun semakin menggoda sang istri.


Aksa: "Kok belum tidur?"


Zizi: "Nggak bisa tidur,"


Aksa: "Kenapa? Apa kamu sedang memikirkan aku?"


Zizi: "Sepertinya begitu, kamu sendiri kenapa belum tidur?"


Aksa: "Aku nggak akan pernah bisa tidur sebelum makan bakpao hangat itu,"


Zizi tersenyum sembari membalas, "Kasihan banget sih kamu!!"


Aksa pun semakin menggoda istrinya dengan mengajaknya keluar jalan-jalan sejenak.

__ADS_1


"Zi! Kita keluar yuk! Aku bosen di kamar terus," seru Aksa.


"Ini udah malam, Kang? Emang kita mau kemana malam-malam gini?" balas Zizi.


"Ada deh! Yuk keluar yuk! Aku tunggu di depan, mumpung anak-anak pada tidur semua," Aksa pun dengan semangat mengajak Zizi keluar.


"Ihh ogah, Kang! Diluar dingin banget, di dalam saja udah kerasa dingin sekali, apalagi di luar!" balas Zizi.


"Ya elah, itu gampang, kamu tinggal masuk ke dalam pelukanku saja, tak jamin pasti anget dan kamu nggak akan mau keluar," jawab Aksa dengan emoticon menggigil.


Zizi memperhatikan teman-temannya, sepertinya aman jika dirinya keluar sebentar untuk bertemu dengan sang suami.


"Oke deh aku keluar, tapi jangan lama-lama ya, Kang! Takut anak-anak nyariin aku nanti, terus aku jawab apa dong?" ucap Zizi membalas chat suaminya.


"Enggak! Nggak usah khawatir, nggak lama kok, kalau udah selesai kita balik ke penginapan, dan anak-anak pasti nggak ada yang curiga," balas Aksa yang terus meyakinkan sang istri untuk segera ikut dengannya.


"Iya iya bawel!"


Akhirnya percakapan mereka berakhir, Zizi bersiap untuk pergi menemui suaminya, entah kemana Aksa akan membawanya pergi, daripada tidak bisa tidur, apa salahnya ia ikut dengan suaminya jalan-jalan untuk melihat pemandangan desa, meskipun di malam hari nyatanya pemandangan desa Oro-oro Ombo masih terlihat bagus dan indah.


Aksa pun bersiap untuk pergi, saat itu Fikri terjaga dan melihat sohibnya itu sedang memakai jaket sepertinya Aksa hendak pergi keluar.


"Mau kemana lu, Bro? Girang banget!" seru Fikri sambil menguap.


"Mau kencan!" jawab Aksa singkat sambil merapikan rambutnya.

__ADS_1


"Kencan? Sama siapa, Zizi?" tanya Fikri sambil garuk-garuk kepalanya.


"Ya iyalah, sama siapa lagi?" balas Aksa sembari beranjak keluar.


"Ini udah malam, Bro! Kalian mau kemana? Mau kencan di hutan?" sahut Fikri.


"Enak aja, ya enggaklah. Gue mau bersenang-senang sebentar, mau cari penginapan di sekitar sini, di sini dingin banget, Bro! Gue mau cari yang anget-anget," bisik Aksa sembari tersenyum smirk. Fikri pun ikut tertawa kecil.


"Anjayyy!!! Elu enak ada bini, lah gue asli ngenes!!" balas Fikri sambil mengusap wajahnya.


Aksa tertawa dan akhirnya, ia pun segera pergi keluar.


"Ya udah gue pergi dulu! Jangan ada yang nyariin gue, ingat ya! Jangan ada yang missed call gue, gue sedang sibuk!!" ucapnya sebelum meninggalkan kamar.


"Iya iya, palingan juga lagi sibuk menggoyang," ucap Fikri lirih, dan setelah itu Ia pun kembali tidur.


Sementara di luar, Aksa sudah siap untuk menunggu kedatangan Zizi, dan tak berselang lama, Zizi keluar dari rumah dan menghampiri sang suami yang sudah menunggunya.


"Kamu mau ajak aku kemana sih, Kang?" tanya Zizi saat dirinya menghampiri Aksa.


"Sssttt! Nggak usah banyak tanya, kamu ikut saja!!"


Akhirnya keduanya pergi meninggalkan penginapan, Aksa mengajak Zizi ke suatu tempat dan menyewa sebuah sepeda motor milik warga yang disewakan, Aksa mengajak Zizi keliling untuk menikmati keindahan malam di tempat itu.


Di saat yang bersamaan, rupanya kepergian Aksa dan Zizi secara tak sadar dilihat oleh Sari, dan Sari pun segera melaporkan kepada ayahnya jika Aksa dan Zizi pergi berdua.

__ADS_1


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2