SAHABATku PENGANTINku

SAHABATku PENGANTINku
Rencana KKN


__ADS_3

"Lepasin tangan gue, Kang! Gue mau masuk ke kelas, lepasin nggak?" pinta Zizi dengan wajah kesalnya. Aksa pun melepaskan tangan Zizi perlahan dan setelah itu tanpa sepatah kata, Zizi segera masuk ke dalam kelasnya, dimana sudah ada teman-temannya seperti Rere yang sudah menunggunya.


Aksa memperhatikan kepergian sang istri sambil menghela nafas panjang.


"Dasar cewek! Ngambek mulu, gitu aja udah ngambek, padahal gue kan cuma bercanda sama si Juleha," gerutu Aksa. Sementara itu Robi dan Fikri yang melihat kejadian itu cuma bisa menepuk pundak sang sohib.


"Ya ampun, Bro! Baru nikah dua hari konfliknya udah kayak gini, buruan rayu si Zizi, kayaknya dia sebel banget sama elu, mang ada apaan sih?" tanya Robi penasaran.


"Tahu tuh! Hati-hati Bro! Gue khawatir aja elu nggak bakalan dapet jatah wkwkwk, dianggurin lu yakin gue," sahut Fikri.

__ADS_1


"Nggak bakalan dia anggurin gue, orang dia suka banget kok, gue minta naik berapapun pasti dia kabulin, Zizi itu beda dari kebanyakan istri, dia tahu kewajiban dia tuh seperti apa, meskipun hatinya dongkol sekalipun, jika waktunya menunaikan kewajiban pasti dia lakukan," balas Aksa.


"Yakin lu? Gue lihat Zizi kayaknya marah banget sama elu, emang elu apain sih?" desak Robi yang masih penasaran dengan sikap Zizi yang terlihat begitu marah kepada sohibnya itu.


Aksa pun menceritakan semuanya tentang apa yang baru saja terjadi di tempat parkiran. Kedua temannya tampak manggut-manggut sambil tertawa kecil.


"Wkwkwk ya elah pasangan bucin lu, gue udah pernah bilang kan sama elu, sebenarnya kalian berdua itu saling cinta, hanya saja kata cinta itu kalian bungkus rapi beud dengan kata sahabat, nonsen lah sahabatan kalau elu dan dia beda gender, kecuali kalau kita nih, baru sahabatan, bentuk kita sama, kalau elu dan Zizi itu hanya sebuah cinta tersembunyi yang terbungkus rapi oleh sebuah kata persahabatan, percaya deh! Udah sono minta maaf karena kalau cewek udah cemburu, marahnya ngalah-ngalahin singa yang sedang lapar, bener kata Fikri, gue khawatir elu bakalan dianggurin wkwkwk," ungkap Robi yang membuat Aksa mengusap wajahnya kasar.


Rupanya keberadaan Aksa di belakang Zizi tidak membuat Zizi heran atau menyapanya, Zizi tetap diam dan sibuk memperhatikan penjelasan dari sang dosen.

__ADS_1


Untuk sejenak Aksa pun memperhatikan penjelasan dari sang dosen, hingga akhirnya sang dosen mengatakan bahwa mereka akan melaksanakan kegiatan KKN di sebuah desa kecil, dimana mereka akan melakukan kuliah kerja nyata pada jurusan biologi, dan untuk Zizi dan Aksa mereka berdua adalah satu jurusan.


"Baiklah semuanya, sebentar lagi kita akan mengadakan KKN di desa kecil selama 3 bulan, di sana kegiatan kalian akan terjun langsung bersama peternak dan petani, dan kalian bisa mempelajari apa saja yang mereka lakukan sesuai jurusan biologi, oke! Semua sudah faham?" seru sang dosen.


"Kalau boleh tahu kita bakalan KKN di desa mana, Pak? Jangan bilang kita bakalan datang ke desa penari, ogah saya Pak! Saya nggak bisa menari, takutnya cewek-cewek sana meminta saya untuk menjadi pasangan penari mereka, ewww!!" celetuk Aksa yang membuat seluruh kelas menyorakinya.


"Huuuuuu ...!!!"


Zizi pun ikut tertawa mendengar ucapan dari sohibnya yang unik itu. Dan tanpa sengaja Aksa melihat Zizi yang sedang tersenyum.

__ADS_1


"Eh ... senyum juga dia, beneran tuh kata Robi dan Fikri, sebenarnya Zizi tuh cinta sama gue, sayang gengsinya gede banget ya amsyong! Gue musti runtuhin tuh tembok gengsi Zizi, biar klepek-klepek tuh dia, kesempatan nih KKN buat bikin Zizi semakin dekat, sambil bulan madu juga weheee asyiklah KKN bareng istri," gumam Aksa sambil senyum-senyum.


...BERSAMBUNG...


__ADS_2