SAHABATku PENGANTINku

SAHABATku PENGANTINku
Di dalam Bus


__ADS_3

Akhirnya, kegiatan KKN itu pun mulai dilaksanakan, rombongan mahasiswa yang mengikuti KKN di sebuah desa kecil di daerah pegunungan Panderman Malang Jawa timur. Zizi dan Aksa ada dalam satu kelompok, beruntung mereka berada dalam kelompok yang sama sehingga mereka bisa selalu bersama.


Dalam bus itu tentu saja Aksa dan Zizi duduk berdua, kebersamaan mereka menjadi sorotan teman-teman mereka terutama dua gadis yang bernama Juleha dan Juminten, kedua gadis itu tampak saling berbisik dengan sikap Zizi yang sangat manja kepada Aksa, Zizi tampak tiduran pada bahu Aksa, tentu saja Aksa justru merangkul pundak istrinya agar sang istri merasa nyaman selama berkendara.


"Idihhh! Mereka berdua tuh ya! Cuma sahabatan doang tingkahnya kayak orang pacaran, apalagi si Zizi itu ya ampun! Nggak tahu malu banget sih, Aksa itu kan bukan cowoknya kok mau-maunya dipeluk-peluk seperti itu, hii murahan banget!" umpat Juleha dengan tatapan sinis ke arah mereka berdua.


"Elu bener Jul! Nggak tahu malu banget tuh cewek, nempel-nempel gitu, diihh emangnya dia siapa, sok-sok mesra sama Aksa, pacar juga bukan cuma modal sahabat, dihhh!!" sahut Juminten yang tak kalah sinis melihat Aksa dan Zizi. Keduanya belum mengetahui jika Aksa dan Zizi sudah menikah.

__ADS_1


Sementara itu lain halnya yang ditunjukkan oleh Robi dan Fikri, keduanya tampak girang melihat kedua sohibnya semakin mesra, kebetulan saat itu Robi dan Fikri baru saja naik ke atas bus. Mereka berdua berhenti di depan kedua pengantin baru itu.


"Ehem ehem, cie! Udah baikan nih! Mesra beud! Ngiri gue, assseemmmm mana nanti kita ke Malang lagi, udaranya beuh pasti bikin pingin beranak pinak," seru Robi yang membuat Aksa tertawa kecil.


"Ahhh nasib jomblo seperti kita, pastinya pelampiasan nya sama Neng Luxy atau nggak sabun colek buat cuci piring," sahut Fikri yang seketika membuat Zizi tertawa.


"Gila lu! Masa pakai sabun colek sih, yang benar saja, panas njiiir!!" seloroh Robi yang membayangkan jika menggunakan sabun colek.

__ADS_1


Aksa pun tertawa dan setelah itu berkata kepada kedua sohibnya itu. "Eh elu jangan bilang kalau kita berdua nih udah merit, ya? Gue mau kasih surprise mereka nanti di sana, biar kita kayak pacaran gitu," seru Aksa.


"Sip lah kita berdua nih bisa dipercaya, eh gimana udah lihat kadonya? Bagus nggak?" tanya Robi penasaran dengan reaksi Aksa dan Zizi saat melihat kado spesial dari mereka. Tentu saja Aksa menjawabnya dengan jawaban yang konyol.


"Waahh parah lu, elu berdua nggak niat banget ngasih hadiah, masa kita dilihatin begituan, elu tahu kan gue tuh merasa ternodai mata gue ini dengan tontonan yang tidak berguna itu, Astaghfirullah!" ucap Aksa yang membuat Zizi tertawa kecil melihat tingkah konyol suaminya, apalagi Robi dan Fikri yang tentu saja menepuk jidat mereka sendiri saat mendengar pengakuan dari Aksa.


"Haaa ... apa? Mata elu ternodai? Ya salam, bukannya elu penasaran banget pingin lihat film gituan, ya kita kasih aja, eh giliran lihat pake ternodai segala, ternoda dari Hongkong, bilang aja elu girang banget lihat gituan, apalagi lihatnya berdua, enak langsung praktek, lah kita??? Auto ke kamar mandi," celetuk Robi sembari tertawa.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...



__ADS_2