
Karena tak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Bening pun meminta izin untuk pulang terlebih dahulu.
"Sebaiknya gue pulang dulu aja. Sorry, Al! Kayaknya hari ini adalah pertemuan kita yang terakhir, gue minta maaf banget jika nggak bisa memenuhi keinginan elu, gue nggak bisa menolak pernikahan ini, mungkin kita memang bukan jodoh, lupakan saja tentang kita, semoga kamu bisa bahagia dengan pilihan orang tuamu, karena gue yakin mereka tidak akan salah pilih," ucap Bening sebelum dirinya pergi meninggalkan rumah Aksa.
"Tapi, Ning! Gue nggak bisa melupakan elu begitu saja, gue nggak terima elu menikah dengan pria lain, pokoknya gue bakal menggagalkan pernikahan Kalian berdua, gue nggak perduli lagi dengan pernikahan gue sendiri, elu milik gue Ning! Bening!!" seru Alaska saat Bening mulai meninggalkan dirinya.
Bening berhenti dan menoleh ke arah Alaska yang bersikeras untuk menolak jika dirinya akan menikah dengan pria lain.
"Al! Elu sudah gila apa!" seru Bening dengan wajah seriusnya.
"Iya, gue memang udah gila, karena elu yang sudah membuat gue tergila-gila!" sahut Alaska sembari berjalan menghampiri Bening dan spontan mencium bibir gadis itu, tentu saja Bening merasa jika Alaska sudah memaksa dirinya, Bening berusaha berontak, meskipun akhirnya ia luluh juga saat ia merasa jika ciuman itu terasa begitu manis.
Untuk sesaat Bening dan Alaska saling menikmati sentuhan masing-masing, sementara di sisi lain, Aksa dan Zizi mengintip keduanya dari balik pintu.
Tentu saja Aksa dan Zizi menjadi saksi ciuman dua insan yang sedang dimabuk cinta itu. Terlihat Aksa yang melototkan matanya saat melihat adegan yang biasa dilakukannya bersama Zizi itu.
__ADS_1
Spontan Zizi menutup kedua mata sang suami dengan tangannya, "Heehh ... nggak boleh lihat! Nanti pingin," bisik Zizi.
"Hiii apaan sih! Kamu juga nggak usah lihat, entar ikutan merangsang!!" sahut Aksa yang berbalik menutup mata Zizi.
Disaat Aksa dan Zizi sibuk menutupi mata mereka, di saat itu juga Alaska dan Bening melepaskan ciuman mereka, Bening terlihat berkaca-kaca saat ia harus melepaskan Alaska.
"Sorry! Gue harus pergi sekarang, Plis! Jangan kejar gue! Selamat tinggal, Al!" kalimat terakhir yang Bening katakan kepada Alaska, hingga akhirnya Bening berlari kecil menuju ke mobilnya, Alaska hanya bisa memperhatikan kepergian Bening dengan air mata yang tiba-tiba saja menetes dari sudut matanya.
Aksa dan Zizi pun tersadar jika Bening sudah pergi meninggalkan Alaska, mereka berdua menghampiri Alaska yang saat itu masih berdiri di depan pintu sembari memperhatikan arah luar dimana Bening baru saja pergi dengan mobilnya.
"Udahlah, Bang! Abang nggak boleh sedih gitu dong! Bukannya besok Abang bakalan nikah juga, harusnya Abang seneng lah!" seru Zizi.
"Seneng-seneng, mules iya! Pokoknya Abang nggak akan biarin Bening menikah dengan pria lain, nggak boleh!" sahut Alaska yang sudah bertekad untuk menggagalkan pernikahan Bening.
Mendengar pengakuan dari sang Abang, Zizi pun terlihat memutar bola matanya, "Heleh Abang! Masa Abang mau gagalin pernikahan sendiri sih!" batin Zizi sembari menahan rasa ingin tertawa nya.
__ADS_1
"Leh ... emangnya Mas Alaska mau menggagalkan pernikahan Mbak Bening?" tanya Aksa penasaran.
"Iya ... pasti itu!" sahut Alaska dengan serius.
"Waduh gimana caranya, Mas?" Aksa pun masih penasaran bagaimana caranya Alaska menggagalkan yang sejatinya pernikahan dirinya sendiri.
"Di hari ijab Kabul, aku pasti datang ke rumah Bening dan mengatakan kepada semua orang jika aku dan Bening saling mencintai, supaya semua orang tahu bahwa cinta kami berdua tidak bisa dipisahkan, aku tidak perduli dengan tudingan semua orang, karena aku benar-benar tidak bisa melihat Bening bersanding dengan pria lain," ungkap Alaska yang membuat Aksa dan Zizi garuk-garuk kepalanya.
"Ya ya terserah Abang saja deh! Adikmu ini cuma bisa dukung aja!" sahut Zizi sambil tersenyum.
"Terima kasih banyak adikku, kamu sudah mendukung kesomplakan Abangmu ini!!" sahut Alaska yang seketika membuat Aksa tertawa kecil.
"Anjayyy mereka berdua memang dua bersaudara yang akur, kompak!" batin Aksa.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1