Sebatas Istri Bayaran

Sebatas Istri Bayaran
Transaksi Jual Beli Yang Gagal


__ADS_3

“Mami... Mami.. Mami di mana?”


Ceklek!


Pintu ruang kerja Dave terbuka oleh suaminya.


“Mami... Di sini....”


Alana mendorong pelan bahu suaminya dengan cepat, membuat Dave hampir tersungkur.


“Pelan-pelan, sayang!” tegur Dave dengan nafas memburu sedikit cemas karena istrinya tengah dalam keadaan hamil. Namun, yang ditegur hanya diam tak peduli.


Terlihat Alana merapikan pakaian tidurnya yang sempat dibuat berantakan oleh sang suami. Begitu juga dengan Dave yang langsung menegapkan tubuhnya masih dengan napas yang memburu. Beruntunglah putranya itu masih dalam kondisi mengantuk, terlihat jika Gala berkali-kali masih menguap.


“Mami di sini lagi apa?”.


“A.. Mami... tadi cuma mau nemenin Papi kerja sayang.” Alana langsung memutar otaknya berpikir dengan keras.


Gala yang wajahnya memang tampak sayu itu pun melihat orang tuanya dengan bingung. Dia mencoba berpikir dengan keras. Namun, pertanyaan sang Mami membuyarkan segalanya.


“Gala cari Mami kenapa?” tanya Alana memecah pikiran Gala.


“Aku mimpi buruk Mami. Terus kebangun karena takut tapi Mami gak ada.”

__ADS_1


Alana tersenyum melihat putranya itu, dan terlihat masih sangat ngantuk untung tidak jatuh saat menuruni tangga.


“Mimpi apa sayang?”


Gala menatap ke arah orang tuanya secara bergantian. “Mimpi Mami digigit Zombi,” jawabnya membuat Dave dan Alana terperangah.


“Iya udah ayo kembali ke kamar, bobo ya. Tapi, pamit dulu sama Papi.”


“Papi, aku sama Mami bobo dulu ya,” pamitnya.


Dave lalu mencium Pipi putranya. ”Semoga mimpi indah, anak tampan. Jangan lupa baca doa, biar Bobonya nyenyak. Papi akan segera menyusul.”


“Oke Papi!”


“Iya.”


Dave lalu tersenyum melihat putranya yang mulai tampak nyaman dalam dekapan istrinya. Lalu di dekatkan wajahnya ia beri kecupan pada kedua orang tercintanya.


“Langsung istirahat sayang.”


“Iya Papi.”


Pintu tertutup Dave bermaksud kembali melanjutkan pekerjaannya yang tadi sempat tertunda.

__ADS_1


Dave menyeruput kopi buatan istrinya. Lalu mengacak rambutnya. “Pusing sekali jadinya,” keluhnya mengingat hasratnya tak tersalurkan dengan tuntas.


Kembali duduk ia hanya memandang laptopnya, karena tak dapat konsentrasi. Ia memilih menutup laptopnya dan berlalu kembali ke kamar.


Ketika sampai di kamar ia melihat istri dan buah hatinya sudah terlelap. Mendekatinya Dave merunduk memberi kecupan di dahi Alana. “Good night, and I love you.”


Menegapkan kembali tubuhnya, Dave memutar tubuhnya berjalan ke sisi lainnya, merangkak ke atas ranjang. Dave mengusap wajahnya Gala, juga memberi kecupan di keningnya. “Papi sangat mencintaimu, sayang.”


Dave menarik selimut, merebahkan tubuhnya di sisi keluarga kecilnya, berbaring miring sengaja agar bisa menatap ke arah kedua orang yang teramat ia cintai. Hingga perlahan kantuknya menyerang, Dave menyusul mereka untuk istirahat.


💞💞💞💞💞 💞TAMAT 💞💞💞💞💞💞


Hallo sampai juga di akhir cerita. Tapi, tunggu jangan di unfavorit dulu, masih ada beberapa tambahan extra Part, dan side story tentang Zain dan Silvi ya.


💞Waktu terus berjalan, lembaran demi lembaran telah terisi, coretan demi coretan sudah menghiasi tahun ini. Terkadang tak bermakna juga terkadang bermakna. Semoga di tahun baru ini setiap lembarannya punya makna dan bermanfaat. Tentunya dengan kebahagiaan yang menyertai kalian. Selamat tahun baru 2023🥳🥳🥳💞


Terima kasih, sudah mengikuti kisah perjalanan cinta sejati Alana dan Dave — [Kisah seorang gadis yang berprofesi sebagai sales apartemen yang terlibat pernikahan kontrak, dengan seorang pria miliarder yang memiliki sikap hangat dan berwibawa, akibat pengkhianatan kekasih dan sahabatnya]


Salam dari author tercinta


Arsyla Azzahra


Aku beri visual Zain dan Silvi dulu ya 👇👇👇

__ADS_1



__ADS_2