
Selesai melakukan kegiatan panas itu, Laura segera merapikan pakaiannya kembali. Dan dia menatap Louis sibuk menata rambutnya yang sangat berantakan.
"Sayang, apa hari ini kamu akan datang lagi ke rumahku?" tanya Laura membuat Louis menatap kekasihnya.
"Pasti dong masa iya aku tidak datang ke rumah kamu, aku mana bisa tidak bertemu kamu yang ada aku akan depresi tidak bertemu sama kamu." ucap Louis membuat Laura tersenyum.
"Aku tunggu kamu di rumah ya! Nanti aku akan menyambut kedatangan kamu, aku yakin kamu tidak akan menyesal kalau kamu selalu menemui ku di rumah." kata Laura membuat Louis menghampiri Laura, ia berdiri tepat di hadapan Laura dengan wanita itu terus menatapnya.
Louis membungkukkan badan supaya dia bisa lebih jelas menatap wajah Laura, "Itu pasti, aku tidak akan menyesal kalau bersama dengan kamu Laura. Dandan yang cantik supaya aku bisa tertarik sama kamu dan tidak pernah melihat wanita lain selain kamu."
Laura mengangguk, sebelum kekasihnya pergi Louis segera mencium bibir Laura kembali lalu dia melepaskan ciuman itu. Louis tersenyum saat melihat kepergian Laura, dia tidak menyangka ternyata dia senekat ini berhubungan dengan Laura.
Dia benar-benar dibuat gila dengan wanita cantik itu, sampai dirinya tidak sadar kalau dia sudah berkeluarga tapi sekarang yang harus dia pikirkan adalah Laura bukan lagi Felia.
Seperti biasa Laura selalu menunggu kedatangan Louis di rumah, tapi mereka tidak tau kalau sebenarnya Felia berada di sana. Felia melihat mobil Louis pergi dari kantor, dia meminta supir taksi untuk mengikuti mobil Louis.
Felia terus memantau dari dalam mobil, dia melihat mobil yang dikendarai Louis tiba di sebuah komplek perumahan mewah. Komplek perumahan yang dia yakini bahwa rumah ini adalah rumah yang baginya tidak asing. Felia masuk ke dalam komplek rumah tersebut, di sana dia melihat mobil Louis masuk di rumah mewah itu.
Dan saat dia melihat pemilik rumah itu ternyata pemilik rumah itu adalah Laura, wanita yang pernah tinggal dengannya. Yang lebih terkejutnya Felia melihat Laura memeluk tubuh Louis tanpa suaminya risih dengan pelukan itu.
"Sebenarnya apa yang kalian lakukan dibelakang ku sampai kalian melakukan ini terhadapku." batin Felia terus menatap ke arah rumah itu.
Sebenarnya dia penasaran kenapa Louis datang ke rumah Laura, yang lebih anehnya perlakuan Laura terhadap Louis seperti sepasang kekasih. Apa mereka sudah memiliki hubungan? Atau mereka berdua sengaja melakukan ini kepadanya.
"Aku tidak tau apa yang kalian lakukan di dalam. Tapi aku akan menyelidiki kelakuan kalian berdua, saya akan tau kebenarannya saat saya sudah menemukan bukti terhadap kalian berdua." batin Felia kembali lalu dia menatap supir taksi.
__ADS_1
"Jalan pak." ucap Felia kepada supir taksi itu, supir taksi itu kembali menjalankan mobil.
Di dalam rumah Laura sibuk menyiapkan minuman di dapur, melihat penampilan Laura dia sangat tergiur. Kaki jenjang Laura yang sangat mulus, putih tanpa ada bulu kaki, rambut di kuncir satu dengan satu gulung terlihat bagaimana leher jenjang itu.
Leher mulus Laura sangat menggiurkan, di tambah lagi body Laura yang sangat dia sukai. Memilik buah dada sangat besar, pinggul kecil dan bokong sintal dan berisi. Apalagi sekarang pakaian Laura sangat menggugah selera, piyama seksi yang dikenakan Laura sangat mencolok dan berani sampai dirinya benar-benar menginginkan Laura menyentuhnya lagi.
"Sayang maaf ya nunggu lama." ucap Laura saat dia selesai membuat minuman.
"Nggak apa-apa sayang." Louis melihat Laura meletakan dua gelas minuman di atas meja, dengan wanita itu duduk di sampingnya setelah meletakan minuman tersebut.
***
"Sayang, kamu pasti lelah ini aku sudah buatkan minuman kesukaan kamu." ucap Laura dengan mengambil satu gelas minuman itu, lalu minuman itu diberikan oleh Louis.
Tanpa bicara Louis mengambil minuman itu dari tangan Laura, dan ia meneguk minuman itu lalu kembali meletakan gelas tersebut. Laura melepaskan jas yang dikenakan Louis, lalu jas itu ia letakan di tempat lain.
Laura menggerakkan kedua kakinya untuk digesek di daerah pangkal paha Louis, ia sengaja menggoda Louis supaya lelaki ini mudah terangsang dengan sentuhannya. Dan apa yang terjadi, dia berhasil membuat Louis terangsang dengan sentuhannya.
Louis menatap Laura saat wanita ini sudah mulai mendekati wajahnya, wajah mereka saling berdekatan sampai nafas mereka terdengar indah. Mencium tubuh Laura sangat mudah digapai, ia tidak bisa lagi mengendalikan tubuhnya untuk tidak menyentuh Laura.
Dan terjadilah, dia berhasil mencium bibir Laura, bibir yang sangat membuatnya candu. Louis dengan lahap mencium bibir atas bawah Laura, sampai suara ciuman mereka terdengar merdu. Laura menghentikan ciuman itu, dan dia mengubah tempat duduknya untuk duduk di pangkuan Louis.
Louis tidak bisa menolak sentuhan Laura, baginya Laura sangatlah berbakat dalam hal ranjang. Inilah yang dia sukai dengan Laura, wanita ini sangat hebat sampai dirinya tidak bisa melupakan wanita ini. Laura melanjutkan mencium bibir Louis dengan rakus, dengan Louis mengikuti sentuhan yang dipimpin Laura.
Ciuman itu semakin dalam sampai yang awalnya posisi mereka saling duduk, sekarang Louis sudah membuat Laura berada di bawahnya sedangkan ia berada di atas tubuh Laura. Ciuman itu masih mereka lanjutkan, sampai Louis segera membuka pakaian seksi Laura. Pakaian itu terlepas dan dibuang begitu saja, setelah melihat keindahan tubuh Laura Louis segera melahap seluruh tubuh Laura.
__ADS_1
Tubuh yang sangat membuatnya candu, kegiatan panas ini sangat menyenangkan sampai posisi mereka sudah berpindah di dalam kamar. Kamar yang sudah menjadi saksi bisu percintaan mereka, sangat menantang sampai suara permainan mereka terdengar indah di kedua telinga mereka.
Sedangkan Edbert sudah tiba di Indonesia, dia kembali ke rumah yang sudah lama ia tinggalkan. Sekarang dia kembali untuk menyelamatkan rumah tangga Felia, tepatnya dia ingin merebut menantunya kembali.
Edbert tidak memberitahu Felia ataupun Louis bahwa dia sudah kembali, tapi ia akan memberikan sebuah kejutan untuk Louis. Kejutan kehancuran Louis dengan selingkuhannya, sekarang dia akan menyusun rencana untuk mencari bukti perselingkuhan mereka dan setelah ia dapatkan dia akan memberikan bukti itu kepada Felia.
"Kamu tenang aja Felia saya di sini akan membantu mengungkapkan perselingkuhan suami kamu. Dan kamu akan menjadi milik saya seutuhnya, kamu akan menjadi bagian hidup saya tanpa ada yang berani mengganggu hubungan kita lagi." batin Edbert yang sibuk duduk di sofa panjang dengan satu kaki di naikan ke satu kakinya.
"Sayang, kamu udah pulang?" tanya Felia yang melihat Louis tiba di rumah, lelaki itu malah terkesan dingin dan cuek.
Tapi saat dia mendekati Louis, dia mencium bau parfum wanita yang bukan parfumnya. Dia sudah menduga kalau parfum ini adalah parfum Laura, karena dia tau persis merek parfum ini.
"Sayang, mau aku buatkan sarapan untuk kamu?" tanya Felia saat ia sudah membawa tas kantor Louis.
"Tidak usah, habis ini aku mau istirahat. Jangan pernah membuka tas kerjaku, apalagi mengecek apapun barang yang aku miliki. Sampai ketahuan aku tidak akan segan-segan menghukum kamu." ucap Louis dengan memberikan ancaman untuk Felia, tapi bagi Felia ancaman itu tidak berlaku.
Karena dia ingin membuktikannya sendiri, apa yang diucapkan karyawan wanita itu benar atau tidak. Dia sudah tidak bisa diancam oleh Louis, karena baginya ancaman itu sia-sia. Apa yang dia lihat adalah nyata, karena dia ingin mengetahui semuanya dari mulut Louis.
"Sayang, sepulang kantor kamu habis kemana? Maksud aku apa kamu tadi keluar dulu sebelum pulang." kata Felia membuat langkah kaki Louis berhenti, dia merasa kalau sikap Felia sedikit aneh.
Apa wanita ini mulai curiga dengan hubungannya dengan Laura, atau memang cuman dugaannya saja membuat rasa khawatir ini datang.
"Maksud kamu apa Felia? Kamu curiga kalau aku melakukan sesuatu di luar?" tanya Louis saat dia sudah membalikan tubuh, dan sekarang dia bisa menatap Felia.
"Aku hanya tanya sama kamu, kenapa kamu marah sama aku. Apa aku salah tanya itu sama suami aku sendiri, aku takut kamu melakukan sesuatu di belakangku." tutur Felia membuat tubuh Louis panas dingin.
__ADS_1
Baginya ucapan Felia adalah ancaman, karena dia takut kalau wanita bodoh ini mengetahui perselingkuhannya. "Aku tidak mengerti maksud kamu apa Felia. Apa kamu sekarang menuduh aku selingkuh di belakang kamu, gitu maksud kamu?"
"Aku tidak menuduh kamu, tapi aku..."