
Semua keluarga besar yang sudah mendengar kondisi Inka merasa terpukul sekaligus bahagia,bahwa apa yang mereka pinta dalam doa telah Allah kabulkan. Mereka akan menyambut kedatangan Inka dan sosok bayi lucu yang menjadi sumber kekuatan untuk Inka bertahan hidup.
Arya sudah mengurus kepulangan Inka,dan putra mengambil alih untuk melunasi semua pembayaran selama Inka berobat, dan tinggal di negara orang tersebut,Arya pun mengijinkannya.
Keesokan harinya mereka sudah kembali ketanah air,di sambut keluarga besar dengan tangis haru,sama seperti Erwin dan putra yang meminta maaf. Inka sangat bahagia karena bisa melihat keluarga dari ayah dan mertuanya, berharap kebahagiaan ini akan terus hadir.
***
Putra membawa Inka kerumah mereka yang jauh lebih besar,putra meminta disediain kamar yang steril dan luas untuk istrinya ,semua keperluan obat dan lainnya pun tersedia lengkap. Putra memperkerjakan beberapa suster dari rumah sakit yang akan memantau keadaan Inka,dan setiap seminggu sekali dokter akan datang untuk memeriksa Inka atau mereka yang akan mendatangi rumah sakit.
Putra memberikan fasilitas terbaik untuk anak dan istrinya,ia sudah bertekad untuk menebus semua kesalahannya dan akan membahagiakan keduanya .
***
3 Tahun kemudian
Keadaan Inka sudah semakin membaik,ia menerima banyak cinta dari suami dan juga keluarga besarnya. Rahmi dan arya sering mengunjungi Inka,dan sangat bersyukur melihat keadaan Inka yang semakin membaik, meskipun tidak bisa sembuh total dan masih harus bergantung dengan obat ,bahkan sesekali Inka sempat Anfal namun syukur semua baik-baik saja.
__ADS_1
Arka sudah tumbuh dengan baik sebentar lagi usianya menginjak 5 tahun. Dia sudah mengetahui kalau putra adalah ayah biologisnya, meskipun begitu dia tetap menganggap Arya ayahnya. Mengenai status Arya, beberapa tahun yang lalu ia mempersunting rekan kerjanya dulu di kampus,bahkan saat ini istri Arya sedang mengandung buah cintanya. Kebahagiaan selalu meliputi keluarga Inka meskipun harus ada air mata di awal namun Inka bersyukur bahwa ujian itu sudah lewat.
"Sayang kamu sedang apa melamun sendirian?" ucap putra yang baru pulang dari kantor
"Mas sudah pulang," sahut Inka meraih tangan suaminya untuk di cium
"Sudah sayang,mas baru saja sampai" ucap putra mencium kening istrinya
"Apa kamu sudah makan dan meminum obat mu?" tanya Putra
"Pintarnnya istriku" ucap putra kembali mengecup kening istrinya.
Inka begitu bahagia dengan semua perlakuan putra,Dia tidak menyesal lahir ke dunia meskipun perjalanannya penuh lika-liku.
**
Weekend menjadi hari yang sangat di nantikan oleh Arka,karena pada hari itu mereka akan melakukan aktivitas seharian,bermain ,bercanda dan bercerita. Ketiganya sedang melakukan Selfi disebuah taman yang berada di komplek kediaman mereka,taman yang luar dan bersih tak ayal tempat itu sering di jadikan area piknik dan berkumpul keluarga.
__ADS_1
Inka berada ditengah-tengah putra dan Arka sebuah kamera sudah bersiap akan memotret mereka ,dan putra memberikan kode pada putranya untuk mencium pipi sang ibu dalam waktu yang bersamaan.
"Ibu I love you" ucap Arka dan Putra
Inka tersenyum haru,dia tidak menyangka akan merasakan kebahagiaan sebanyak ini. "Ibu lebih juga sangat mencintai kalian" mereka pun berpelukan saling mengungkapkan perasaan satu sama lain,dan putra sudah memenuhi janjinya untuk membahagiakan keluarga kecilnya.
End ...
**
Cerita ini hanya fiktif semata ,jika ada kehaluan yang tidak sesuai nalar mohon di maklumi.
Terima kasih kepada para pembaca setia yang menunggu tulisan amatir ini dengan segala kekurangannya. Yang sudah berkomentar,memvote maupun yang sudah like aku ucapkan terima kasih. Mohon maaf jika akhir cerita ini tidak sesuai dengan yang kalian inginkan.
Aku kehilangan semangat untuk menulis, nampaknya harus beristirahat sejenak dan mencari inspirasi lebih banyak lagi .
Sekali lagi terima kasih sudah mendukung aku selama ini aylopyu al πππ
__ADS_1