Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 10


__ADS_3

Daniel menatap wajah Britney dengan sendu, dari kejadian ini Daniel menyadari bahwa dihatinya kini memang sudah terukir nama Britney, Daniel berhasil jatuh cinta kembali setelah 11 tahun dia tidak pernah merasakan khawatir dan resah seperti saat dulu dirinya khawatir pada Laluna.


Kini Daniel menyadari bahwa dirinya memang sudah jatuh cinta pada Britney. Daniel meraih kedua tangan Britney.


"Britney, aku tau kau sangat menderita dengan pernikahan ini! Tapi jangan lagi berbohong seperti tadi, jika kau akan pergi ke suatu tempat dan dengan siapapun itu katakan sejujurnya padaku!"


"Apa Paman tidak akan melarang seperti momy dan dady melarang kalau aku mengatakan dengan jujur aku pergi dengan Reymond?"


"Tidak Brit, aku tidak akan melarangnya tapi satu pintaku jangan lagi seperti tadi aku khawatir! Katakan saja sejujurnya,"


"Ya sudah Paman lain kali aku akan jujur,"


Britney masuk ke dalam kamarnya untuk berganti pakaian di kamar mandi, karena tak ingin sampai tubuhnya dilihat oleh Daniel. Sementara Daniel yang merasa lapar karena sejak mencari Britney dia melupakan asupan makanan untuk tubuhnya.


Daniel mencari makanan di kulkas, namun ternyata dia belum belanja stok makanan! Daniel pun mengambil gelas lalu menuangkan air putih kedalam gelas untuk menunda rasa laparnya barulah setelahnya dia akan memesan makanan online.


Daniel berjalan ke dalam kamar, dan melihat Britney sedang video call dengan Reymond sakit memang rasanya, tapi jika Daniel melarang Britney pastilah Britney akan lebih banyak berbohong dan pergi diam-diam lagi seperti tadi. Daniel memutuskan untuk diam saja tanpa menegur Britney, setelah berganti pakaian Daniel menuju ruangan tamu untuk menunggu makanan yang dia pesan datang.


Tak lama makanan yang dia pesan datang, dan Daniel buru-buru pergi ke kamar untuk mengajak Britney makan bersama.


"Brit, kau sudah makan?"


"Tentu saja belum, ketika aku sampai apartemen kan Paman tidak menyiapkan makanan untukku!"


" Ya sudah ayo makan, Paman sudah memesan makanan untuk makan malam kita!" ajak Daniel.


"Oke," Britney akhirnya duduk di meja makan dan Daniel menyiapkan makanan yang sudah dia pesan kedalam piring.


Keduanya makan malam bersama tanpa adanya obrolan yang berarti, Daniel sebenarnya sangat kecewa dengan tindakan Britney yang masih berhubungan dengan laki-laki lain, tapi apa boleh buat untuk meluapkan amarahnya pada Britney pun Daniel tidak tega.

__ADS_1


Setelah selesai makan malam seperti biasanya Daniel akan mencuci piring kotor, barulah akan menyusul Britney ke kamarnya. Saat masuk ke dalam kamar, terlihat Britney sudah mengenakan pakaian tidur yang tipis dan menampilkan lekuk tubuhnya yang begitu aduhai.


Melihat istrinya selalu memakai pakaian tidur yang seksi seperti itu, Daniel harus bekerja keras setiap malam menahan hasrattnya yang semakin menggebu-gebu.


"Paman kenapa melihatku seperti itu?"


"Britney, apa kau tidak bisa mengakhiri hubungan ku dengan Reymond? Kita kan sudah menikah,"


"Tadi kan Paman sudah janji memperbolehkannya kenapa sekarang jadi melarang-larang lagi si? Ingat ya Paman aku mencintai Reymond, dan Paman itu hanyalah pepacor!"


"Pepacor? Apa maksudnya?"


"Perebut pacar orang, jadi jangan lagi menyuruhku mengakhiri hubungan dengan Reymond karena itu tidak akan pernah!" Britney berjalan menuju ranjang.


Daniel pun menarik tangan Britney hingga membuat Britney jatuh ke pelukannya.


"Paman ih lepas, ngapain si!"


"Paman mengancam aku? Paman kita itu tidak saling mencintai jadi stop untuk mengatur hidupku!"


"Aku mencintaimu Brit! Aku jatuh cinta padamu istriku!" Daniel semakin mempererat pelukannya setelah menyatakan perasaannya pada Britney.


"Pa-paman kau bicara apa si," Britney mulai gugup mendapatkan pernyataan cinta dari Daniel yang mendadak ini.


"Aku takut kehilanganmu Britney, aku ingin selalu bersamamu!" Daniel mengecupp dahi Britney.


"Paman, tapi aku tidak mencintaimu, kau lebih cocok jadi seorang Paman untukku bukan suami!"


"Sekali ini saja Brit, biarkan aku menyentuh bibir mu!" Daniel menyentuh bibir Britney dengan jari-jarinya, merasakan betapa lembutnya bibir itu.

__ADS_1


"Pa-paman lepaskan aku!" Britney memalingkan wajahnya.


Namun Daniel tetap tak melepaskan satu tangannya yang masih setia mengungkung tubuh Britney.


"Izinkan aku sekali ini saja! Aku mencintaimu Britney,"


Daniel mendaratkan ciumannya dibibir Britney, membuat Britney hanya bisa terdiam mendapatkan ciuman untuk kedua kalinya dari Daniel, kedua tangan Britney berusaha mendorong tubuh kekar Daniel! Namun kedua tangan Daniel justru meraih kedua tangan Britney lalu menaruh kedua tangan Britney melingkar di pinggangnya.


Rasanya sangat manis dan Britney mulai menurut dengan menikmati ciuman yang dilakukan oleh suaminya itu! Britney masih membuka kedua matanya ditengah bibirnya yang masih berpagutan dengan bibir Daniel.


Seperti ada sebuah magnet yang menyatukan keduanya dan sulit untuk saling melepaskan, perlahan kedua tangan Daniel mulai mengusap punggung Britney dengan lemah lembut, lalu kedua tangannya memilih untuk menelusup kedalam baju tidur tipis milik istrinya itu.


Baju tidur itu sampai tersingkap keatas, dan kedua tangan Daniel masih mengusap-usap dengan halus punggung Britney didalam baju tidur yang sudah tersingkap itu. Rasanya ada sensasi yang tak pernah dirasakan sebelumnya oleh Britney maupun Daniel saat Daniel mengusap dengan lembut punggung mulus Britney dengan kedua tangannya.


Sentuhan-sentuhan tangan Daniel dikulit punggungnya menghanyutkan Britney kedalam mahligai rasa yang menjalar ke seluruh tubuhnya malam ini. Semua itu dilakukan Daniel karena tuntunan insting dari seorang laki-laki dewasa yang sudah haus akan hal-hal seperti ini.


Tak ingin memaksakan hal-hal seperti ini disaat Britney belum mencintainya, Daniel mengeluarkan tangannya dari dalam baju tidur itu, lalu perlahan melepaskan bibirnya yang sejak tadi berpagutan dengan bibir Britney.


Britney hanya bengong saat Daniel mengakhiri semuanya, lalu Daniel pun berbisik ditelinga Britney.


"Cepatlah mencintaiku, agar aku bisa melakukan tugasku yang sudah tertunda cukup lama!" Daniel menyelipkan senyuman manis dibibirnya lalu mengedipkan sebelah matanya pada Britney.


Daniel segera merebahkan tubuhnya diatas ranjang, sementara Britney masih berdiam diri mematung tak percaya dengan apa yang barusan terjadi antara dirinya dan Daniel.


"Bodoh, kenapa aku tadi diam saja? Kenapa dengan tubuhku yang mendadak tidak bisa aku gerakkan dan gilanya tubuhku seakan menikmatinya! Kau sudah tidak waras Britney, kau sudah setengah gila karena menikmatinya." Britney mengutuk dirinya sendiri didalam hati.


♥️♥️♥️


Hayo loh Brit, Paman Daniel udah ngaku tuh kalau dia udah jatuh cinta sama kamu, terus kamu kapan dong? Jan sampe othor tikung lewat sepertiga malam ye babang Danielnya...😅 Duhh othor jadi pengen diusap-usap punggungnya kaya gitu, merinding disko kali ye😃

__ADS_1



__ADS_2