Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 90


__ADS_3

Keesokan harinya, pagi-pagi Daniel sudah berjemur di halaman rumah, sambil berolahraga kecil Daniel merasa tubuhnya kian hari kian merasa lebih bugar jika dirinya berjemur dan melakukan olahraga kecil.


Tiba-tiba dari arah belakang, muncul dua tangan yang menutup mata Daniel, membuat Daniel tersenyum karena ini pasti Britney.


"Sayang, ngagetin mulu deh," sambil meraih kedua tangan itu dan memutar tubuhnya.


"Morning Elzias,"


Dihempaskannya kedua tangan yang semula dikira tangan Britney ternyata itu tangan Sierra.


"Sierra apa yang baru saja kau lakukan?"


"Astaga Niel, aku kan hanya menutup kedua matamu kenapa reaksi mu sinis begini padaku?"


"Tentu saja aku akan bersikap seperti ini jika ada wanita selain istriku menyentuh ku seperti yang kau lakukan barusan!"


"Tapi Niel, aku hanya ingin kita akrab lagi seperti dulu! Dulu kita itu teman dekat, kau sangat perhatian padaku!"


"Itu dulu sebelum aku tau kau seorang wanita yang bisa melakukan segala cara demi mencapai tujuan mu!"


"Aku hanya ingin mendekatkan diri terhadap mu Niel, aku sadar aku banyak salah padamu! Dan aku ingin secara khusus meminta maaf dengan tulus padamu, ku mohon jangan lagi benci aku Niel,"


"Lebih baik kau fokus saja dengan kandungan mu dan hidupmu yang sekarang Sierra, jangan lagi melakukan hal seperti tadi padaku!" Daniel hendak masuk kedalam rumah namun tangan Sierra meraih tangan Daniel.


"Niel, tunggu! Aku,"


"Dengar Sierra, aku menerima mu di rumah ini hanya semata-mata karena Elrald!"

__ADS_1


Belum selesai Sierra berbicara, terdengar suara muntah-muntah sepertinya itu Britney. Daniel pun menepis tangan Sierra dan segera masuk kedalam rumah.


Huek..


Huek..


"Itu kenapa lagi si Britney cari perhatian banget jadi cewek! Ganggu saja, dasar gadis manja!" gumam Sierra.


"Britney, sayang!" Daniel masuk kedalam kamar dan mendengar suara Britney tengah muntah-muntah dari dalam kamar mandi.


"Sayang, kau mulai mual-mual ya kita ke Dokter ya sayang,"


"Tidak usah by, ini pasti efek si bayi!"


Daniel pun mengusap-usap perut Britney.


"Kau habis darimana?"


"Dari halaman, habis olahraga ringan!"


"Mau sarapan sekarang?"


"Tumben, jam segini sudah ngajak sarapan!"


"Ini mintanya si bayi, bukan aku!"


"Sekarang punya senjata ya apa-apa mengatasnamakan si bayi,"

__ADS_1


"Emang bener by, aku lapar terus!"


"Yasudah ayo kita ke meja makan, tadi ku lihat momy dan Joanna sudah berada di dapur!"


Setibanya di meja makan, rupanya Joanna dan Angeline sudah hampir selesai menyiapkan sarapan dan jus buah untuk sarapan bersama-sama.


"Niel, momy akan buatkan susu hamil untuk Britney ya!"


"Jangan mom, aku yang akan membuatkannya sendiri!"


"So sweetnya," ledek Joanna.


"Lebih so sweet mana sama merah-merah dileher mu itu Joa?" kata Angeline.


Perkataan Angeline itu sukses membuat Daniel dan Britney penasaran dan langsung mendekati Joanna.


"Hei lihat!" Britney hendak membuka rambut panjang Joanna yang dipakai oleh Joanna untuk menutupi lehernya.


"Tidak mau, sana! Sana!"


"Lihat Joa, wah El yang melakukan itu padamu?" tanya Daniel yang tak kalah ingin melihat merah-merah dileher Joanna.


Joanna menghindari Britney dan Daniel dia pun berlari kecil namun.


Brug.


Akibat terlalu fokus pada Daniel dan Britney, Joanna sampe menabrak Elrald karena tak melihat Elrald yang datang tiba-tiba ke dapur.

__ADS_1


__ADS_2