
Sierra berjalan sambil membawa troli makanan dengan perlahan, kemudian dua orang penjaga kamar khusus yang dipakai untuk mengurung Joanna dalam 3 tahun terakhir membukakan pintu untuk Sierra.
Klek..
Kedua daun pintu yang menjulang besar akhirnya terbuka dan dilihatnya sosok wanita atau Nyonya Jazz yang selama ini tidak pernah Sierra lihat rupanya, perlahan Sierra mendekati Joanna yang sedang memegangi jendela kamarnya yang terpasang tralis besi sangat rapat.
"Nyonya ini sarapan mu,"
Hiks.
Hiks.
Hiks.
"Nyonya kau menangis?" Sierra memberanikan diri untuk meraih pundak Nyonya di rumah itu.
Dan saat Sierra melihat wajah Nyonya yang harus dia layani untuk pertama kalinya, alangkah terkejutnya Sierra melihat wajah itu ternyata adalah Joanna.
"Joanna,"
"Sierra?"
"Kau Joanna kan?"
Joanna pun mengangguk kemudian menghentikan tangisannya.
"Kenapa kau bisa ada disini Joa? Bukankah harusnya kau sedang berbahagia setelah menang melawanku?"
"Sudahlah Sierra jika kau kesini hanya untuk mengolok-ngolok ku lebih baik pergilah!"
"Baiklah aku akan pergi karena tugasku hanya sampai mengantarkan sarapan mu," Sierra berjalan melangkah, lalu berhenti kembali.
"Bukankah kau sangat tersiksa Joa? Apa kau tidak ingin meminta bantuan ku?"
"Kau tidak akan mungkin mau menolong ku Sierra, jadi untuk apa aku meminta bantuan dari mu!"
"Ish ish ish, sombongnya kau Joanna! Ya tapi kau benar tadinya aku merasa sangat iba dan ingin sekali menolong sosok wanita Nyang selama ini disiksa dan dikurung didalam kamar ini, dari sejak aku bekerja pertama kalinya di pulau ini yang ku dengar dari kamar ini hanyalah suara tangisan!"
"Pergilah!"
"Tapi setelah aku mengetahui wanita yang dikurung itu adalah mantan rival ku aku jadi tidak tertarik untuk iba dan membantunya,"
Joanna hanya terdiam dan enggan menoleh kearah Joanna, sudah terpikirkan oleh Joanna bahwa malam ini dia akan melakukan bunuh diri karena Joanna sudah sangat putus asa. Berulang kali Joanna meminta pada pelayan yang masuk kedalam kamarnya untuk menyampaikan pesan permintaan tolong pada Britney atau group Limson tapi tak ada yang mau membantunya.
Mungkin dengan mengakhiri hidup maka tidak akan lagi merasakan sakit, dan terbebas dari kesengsaraan yang selama ini membuat batin dan mental Joanna sakit.
"Kau beruntung Joa karena aku masih menyimpan nomor telepon laki-laki yang mencintai mu itu!"
__ADS_1
Setelah mengatakan hal itu Sierra keluar dari dalam kamar Joanna, mendengar perkataan Sierra secercah harapan untuk hidup dan keluar dari pulau terkutuk ini mulai menepis niat Joanna yang akan melakukan bunuh diri.
"Apa maksud perkataan Sierra mungkinkah dia akan menghubungi Kak El? Ya Tuhan semoga saja, hanya kak El dan Britney yang bisa menolongku semoga Sierra menelpon salah satu diantara mereka." Gumam Joanna.
Tak berselang lama di halaman belakang yang sepi Sierra mengeluarkan handphone rahasianya karena di sini pelayan memang dilarang membawa handphone, tapi bukan Sierra namanya jika tidak bisa bermain licik menyembunyikan handphone hingga tidak pernah ketahuan oleh siapapun.
Ditekannya nomor telepon Elrald, dan Joanna sangat beruntung karena nomor telepon Elrald rupanya tidak pernah ganti, kini panggilan itu tersambung! Elrald yang sedang berada dipabrik sedang melihat prodak-prodaknya jalan di conveyor mendengar handphonenya berdering.
"Halo,"
"Halo El ini aku Sierra,"
"Mau apa pagi kau?"
"Uluhuluh galak banget si di ranjang maupun di telepon kau sama galaknya El,"
"Sierra aku peringatkan sekali lagi jangan pernah menghubungi ku!"
"Aku juga tidak ingin menghubungi mu lagi El kau jangan terlalu kepedean, apa kau tidak mau tau bagaimana kabar wanita yang sangat kau cintai? Dua dikurung di pulau milik suaminya yang kasar dan jahat!"
Hahahah..
"Kau pikir aku percaya dengan omong kosong mu! Tidak akan!"
Elrald menutup teleponnya begitu saja sementara Sierra sampai geleng-geleng kepala.
"El El, tak selamanya orang baik tetep baik dan tak selamanya juga orang jahat jadi jahat!" Gumam Sierra.
Tiba-tiba handphone Britney berdering panggilan masuk dari anak buah group Limson.
"Halo nona,"
"Iya halo, bagaimana kau sudah dapat info?"
"Sudah nona, rupanya laki-laki bernama Jazz itu mengurung nona Joanna di pulau miliknya! Menurut sumber yang dapat dipercaya di pulau itu penjaganya sangat ketat!"
"Oke oke, bisa kau sebutkan alamat detail pulau itu?"
"Bisa nona,"
Kemudian anak buah group Limson itu memberikan alamat lengkap pulau milik Jazz, setelah itu Britney langsung menutup teleponnya dan berpikir bahwa hanya Elrald yang mungkin bisa menolong Joa dari dalam sana jika memang disana penjagaan disana sangat ketat.
Daniel yang melihat Britney seperti sedang berpikir keras, akhirnya membiarkan Liam untuk bermain sendiri dulu.
"Sayang kau kenapa?"
"By ya ampun akhirnya Joanna ditemukan keberadaannya,"
__ADS_1
"Oh ya, anak buah ketua sudah mengetahui alamatnya?"
"Iya by dia dikurung di pulau, masalahnya di sana dijaga ketat dan kita tidak mungkin melibatkan group Limson untuk menyerang pedoman group Limson tidak akan mengusik jika tidak diusik duluan! Dan Joanna bukan keluarga group Limson,"
"Kalau begitu minta tolong El saja, dia pasti punya ide untuk mengeluarkan Joanna dari sana!"
"Iya by, suruh El datang ke negara kita dan aku akan berikan orang kepercayaan ku untuk menangani bisnisnya di Kanada selama dia disini!"
"Benarkah by kau mau membantuku sampai seperti itu!"
"Benar sayang suami mana yang tidak kepikiran bila setiap hari kau selalu memikirkan keberadaan Joanna sahabat mu yang hilang, aku tau kau sedih sayang!"
"Terimakasih banyak ya by kau memang suami paling baik!"
"Iya sayang pokoknya apapun yang membuat mu bahagia akan aku lakukan,"
Cup..
Britney pun mencium Daniel dan disaat yang sama Liam melihat hal itu. Liam pun tertawa melihat Britney mencium Daniel.
Hahahaha..
"Eh apa si nih balita ketawa terus seneng ya liat Dady dicium momy?"
"Ceneng Dy atu uga cuka dium momy, ( seneng Dady aku juga suka kalau dicium momy),"
"Iya nanti kalau momy sudah selesai telepon Paman El, Liam minta kiss saja momy ya?"
"Iya Dy,"
Daniel kembali bermain dengan Liam sementara Britney menelpon Elrald.
"Halo kak El,"
"Halo nona ada apa?"
"Kak El harus tolong Joanna kasihan dia kak Joa sudah 3 tahun ini dikurung di pulau yang jauh dari sini!"
"Apa? Jadi Joanna tidak hidup bahagia dengan suaminya selama ini? Dan tunggu dulu pulau?"
"Iya di pulau pribadi milik suaminya yang gila itu, Joanna harus ditolong kak aku mohon!"
"Beberapa menit lalu Sierra juga menghubungi ku dan memberitahukan bahwa Joanna menderita di sebuah pulau kau kira dia bohong,"
"Kenapa Sierra bisa tau kak?"
"Entahlah aku akan menghubungi Sierra kembali untuk memastikan!"
__ADS_1
"Kakak akan pulang ke negara kita kan?"
"Iya aku akan pulang ke sana dan membebaskan Joanna dari laki-laki brengsek itu,"