Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 104


__ADS_3

Tapi yang terhebat adalah Britney dia benar-benar gadis yang kuat dan mendampingi Daniel setiap saat, dia juga tidak pernah manja akan kehamilan pertamanya sehingga Daniel tidak banyak pikiran dan fokus pada pengobatannya.


Tanpa terasa air mata Elrald pun ikut menetes menyaksikan kebahagiaan untuk kelurga ini. Akhirnya mereka masuk ke ruangan rawat disana Daniel sudah tersenyum lebar melihat ibu dan istrinya datang sambil menangis bahagia.


"By akhirnya kau sembuh total kau tidak perlu lagi kemo dan lain-lainnya! Aku bahagia sekali by, aku bahagia!" Britney memeluk Daniel.


"Iya sayang, semua ini karena dukungan darimu dan semua keluarga aku bisa kuat dan semangat untuk sembuh!"


"Bagaimana nak, apa kau masih merasa tubuhmu merasa sakit atau lemas?"


"Tidak kok mom!"


"El, bagaimana persiapan untuk istriku melahirkan apa sudah kau siapkan?"


"Sudah Tuan! Sebenarnya ada hal yang ingin aku bicarakan hanya denganmu Tuan!"


"Yasudah momy dan Britney tunggu diluar ya!" Angeline mengajak Britney keluar dari dalam ruangan.


Membiarkan Elrald leluasa berbicara empat mata hal penting dengan Daniel.


"Kau yakin? Aku bisa membantu mu El tidak perlu sampai kau memutuskan hal ini!


"Aku yakin Tuan, dan aku tidak keberatan bila memulai semuanya kembali dari nol demi masa depan yang lebih baik!"


"Kalau begitu izinkan aku memberikan bonus sebagai bentuk terimakasih ku padamu atas dedikasi mu selama ini pada perusahaan ku!"


"Tapi Tuan,"


"Jangan menolak, kau kan sudah pernah menyelamatkan perusahaan ku dari kekacauan besar yang dibuat oleh Sierra dan kau layak mendapatkan itu dariku,"


"Aku sangat berterimakasih sekali padamu Tuan, aku berjanji suatu hari nanti ketika aku sukses, aku akan mengembalikan dana yang sudah kau keluarkan untuk membeli gedung untuk ku,"


"Cukup kau buktikan pada orang-orang yang sudah menghinamu aku sudah senang,"


"Tidak Tuan aku tetap akan mengembalikan itu, Tuan terimakasih banyak!"


Elrald memutuskan untuk berhenti dari perusahaan Daniel dan tinggal di Kanada selamanya! Disini Elrald memutuskan untuk merintis usaha parfum khusus laki-laki dan deodorant khusus laki-laki dengan tabungannya yang lumayan banyak.


Karena itu Daniel akan membelikannya sebuah gedung yang tidak terlalu luas tapi dipastikan cukup untuk dijadikan pabrik pembuatan parfum dan produk lain yang akan dibuat oleh Elrald di Kanada ini.


Setelah berbicara banyak dengan Daniel akhirnya mereka semua pulang dari rumah sakit. Kemudian Daniel dan Britney masuk kedalam kamar sementara Angeline dan Elrald masuk ke kamarnya masingmasing.


"By sebenarnya ada yang ingin aku katakan!"

__ADS_1


"Apa? Kau mau berkata kalau kau merindukanku, merindukan tubuhku?" Daniel menggoda Britney dengan mencium leher Britney.


"By serius tau!"


"Yasudah apa?" Keduanya duduk dibibir ranjang.


"Joanna by,"


"Joanna kenapa?"


"Hari ini dia menikah aku melihat foto-foto pernikahannya dengan laki-laki kaya,"


"Apa?"


"Sepertinya Joanna melarang Feli dan yang lainnya memberitahukan kita karena takut kak El akan mengetahuinya,"


"Kau yakin Brit itu foto pernikahan Joanna?"


"Iya by yang upload fotonya Feli, aku yakin Dady Lan dan momy pasti sudah tau hanya saja mereka tidak memberitahu kita disini!"


"Pantas saja!"


"Pantas saja apa by?"


"Memangnya tadi apa yang kalian bicarakan?"


"El akan berhenti bekerja di perusahaan ku dia juga sudah memutuskan untuk pindah kewarganegaraan untuk bisa menetap di Kanada saja dan memulai usaha baru merintis dari nol,"


"Ya ampun by kasihan sekali kak El, padahal Kak El itu orang yang cerdas kenapa si orangtua Joanna tidak melihat kearah sana!"


"Susah Brit keluarga Joanna hanya mementingkan gengsi! Tanpa mereka sadari mementingkan gengsi hanya akan membuat hidup mereka berjalan ditempat tidak akan maju karena terlalu memaksakan!"


"Lalu apa ada yang bisa kita lakukan by?"


"Nanti setelah melahirkan, temani aku ya untuk membeli sebuah gedung agar El bisa memulai produksinya di gedung yang kita beli, bagaimana?"


"Iya by mau!"


"Sekarang kau istirahat ya sayang besok kita sudah harus ke rumah sakit,"


"Iya by, belum juga lahir anak kita sudah membuat keajaiban dengan sembuhnya kau!"


"Iya sayang, anak ajaibnya Dady ini cepatlah lahir nak!" Daniel mengelus perut besar Britney.

__ADS_1


Keesokan harinya Elrald mengantar keluarga Daniel menuju rumah sakit karena Britney akan dioperasi Caesar besok, jadi Dokter meminta agar Britney sudah dalam pengawasan Dokter sehari sebelum operasi dilakukan.


Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit Britney sedikit takut maklum selama ini Britney banyak membaca berita-berita tentang melahirkan, ada yang sampai meninggal dan ada yang menjerit-jerit kesakitan hal itu cukup mempengaruhi pikiran Britney karena takut akan mengalami hal buruk selama proses persalinan.


Setibanya di rumah sakit, Britney didorong menggunakan kursi roda menuju ruang perawatan VIP, Angeline dan Daniel pun terus menenangkan Britney.


Setibanya di ruangan perawatan wajah Britney justru semakin memucat.


"Mom, Brit takut nih!"


"Tidak ada yang perlu ditakutkan sayang, momy Risha saja melahirkan sekaligus 3 dia bisa jadi kau juga harus bisa dan tenang,"


"Tapi aku baca-baca diinternet kalau ada yang meninggal saat operasi Caesar mom,"


"Jangankan pas operasi, yang lagu tidur aja bisa meninggal! Semuanya itu sudah diatur oleh Tuhan, kau harus ingat Tuhan Brit dia tidak pernah salah mencabut nyawa seseorang jika kau ditakdirkan untuk selamat maka akan selamat,"


"Tuh kan mom, Britney sejak semalam gelisah dia sampai tidak bisa tidur tuh!"


"Loh kau begadang semalam?"


"Iya mom, aku takut!"


"Nanti tekanan darahnya rendah Brit, percaya sama momy ya nak nanti kan tidak akan terasa sakit kau akan dibius dan tidak sadar!"


Saat sedang memberikan kekuatan semangat pada Britney, seorang perawat datang.


"Nona silahkan berbaring, kita akan cek kesehatan nona terlebih dahulu ya!"


Masuk lagi seorang perawat untuk memakaikan infus pada Britney dan perawat yang satunya memeriksa detak jantung, tensi darah serta lain-lainnya.


Britney dinyatakan sehat dan siap untuk dilakukan operasi besok pagi. Perawat meminta Britney 12 jam sebelum operasi untuk tidak makan dan minum dulu.


Benar-benar sensasi yang menegangkan adalah detik-detik sebelum menjalani operasi, meskipun Daniel berada disampingnya dan terus mengelus-elus perut Britney tetap saja Britney masih was was.


Sore harinya Elrald menjemput keluarga Britney dan keluarga Daniel di bandara, lalu diantarnya ke rumah yang sudah dibeli oleh Angeline untuk beristirahat besok pagi barulah mereka akan ke rumah sakit.


Terkecuali Larisha yang meminta ikut dengan El untuk langsung ke rumah sakit saja.


Sementara Tuan Lan, Damian, Bright, Domanick, Lindsey, Tan dan Luna beristirahat.


"El apa kau sudah mengetahui kabar tentang," belum selesai bicara Domanick sudah menyambar pembicaraan.


"Kau seharusnya pertahankan Joa, aku sedikit banyak tahu track record laki-laki yang menikahinya dia bukan laki-laki yang baik seperti wajah depan yang dia tampilkan!" Domanick menepuk pundak Elrald

__ADS_1


__ADS_2