
Keduanya berjalan bersama-sama kembali menemui Britney dan Angeline.
"Joa kau lama sekali di toilet,"
"Iya Brit tadi ada banjir di toiletnya," bohong Joanna.
"Hah masa si? Apa saluran pembuangan hanya mampet ya?"
"Iya kayaknya jadi banjir,"
Sementara Elrald hanya terus tersenyum mengembang melihat wajah gelagapan Joanna yang terpaksa berbohong pada Britney.
Hingga siang harinya, Daniel sudah boleh ditemui oleh pihak keluarga. Didalam ruangan kemoterapi Dokter Steve menjelaskan terkait perkembangan hasil kemoterapi dan pengobatan lainnya terhadap Daniel.
Dibukanya hasil CT scan hasil pemeriksaan tadi pagi.
"Nah Tuan Niel, anda patut berbahagia atas cinta dan kasih serta dukungan dari keluarga anda yang sangat luar biasa, sehingga bisa kita lihat inilah hasilnya,"
"Ini sepertinya sel-sel kangker itu berkurang ya Dok, berbeda dari hasil CT scan 3 Minggu lalu, ini seperti agak bersih?" tanya Britney.
"Betul nona Britney, pengobatan Tuan Daniel sejauh ini mengalami perkembangan yang luar biasa, sel-sel kangker itu perlahan berkurang karena sedikit demi sedikit mati oleh pengobatan yang dilakukan!"
"By, kau akan segera sembuh,"
"Iya sayang, Dokter lalu bagaimana selanjutnya?"
"Tetap kemoterapi akan dilakukan hingga sel-sel kangker otak itu benar-benar mati total dan tidak kembali lagi Tuan, ini hanya perkara waktu saja mohon untuk lebih bersabar lagi,"
Angeline dan yang lainnya ikut bahagia mendengar kabar baik ini, rasanya semua pengorbanan keluarga untuk Daniel dari mulai materi dan waktu terbayarkan, Daniel berangsur membaik dan akan segera sembuh.
Sebelum pulang ke rumah, Daniel dan yang lainnya terlebih dahulu mengunjungi Dokter kandungan karena hari ini jadwal USG Britney.
__ADS_1
Seorang Dokter wanita meminta Britney berbaring diranjang pasien lalu memulai untuk menempelkan alat yang terhubung dengan monitor untuk mengetahui perkembangan janin yang ada didalam perut Britney.
Terlihat janin itu bergerak aktif dan detak jantung si janin pun normal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan kandungan Britney.
"Dok, apa janjinya hanya satu?"
Dokter pun mengulumm senyum, dia mengerti kebanyakan wanita pasti berharap mengandung bayi kembar sekaligus.
"Hanya satu nona,"
"Yah, padahal aku ingin sekali langsung hamil kembar,"
"Nanti kewalahan loh Brit kalau langsung kembar, satu-satu aja dulu nanti kan bisa bikin lagi," kata Angeline.
"Mom,"
"Emang bener kan Niel, kau rajin membuatnya?"
Daniel pun geleng-geleng kepala karena Angeline sangat membuatnya malu berbicara didepan orang banyak bahwa dia rajin membuat bayi.
"Ya siapa tau kalau terus rajin membuat, nanti dikehamilan selanjutnya bisa dapat bayi kembar!" kata Dokter.
Selesai dengan USG mereka pun pulang kembali ke rumah. Daniel dan Britney langsung masuk kedalam kamarnya karena sudah kelelahan, apalagi Britney merasakan kakinya sudah mulai bengkak-bengkak dan sangat mudah capek.
"Sayang maaf ya, gara-gara aku harus menjalani pengobatan terus kau jadi sering kecapean begini!"
"Tidak by, ini hanya efek si bayi makanya aku mudah lelah! Aku senang bisa menemani mu disaat senang maupun sedih," Britney naik keatas ranjang.
Disusul oleh Daniel yang juga berbaring disebelah Britney, Daniel pun membentangkan tangannya untuk kepala Britney agar tidur dilengannya saja.
Britney yang sudah lama tidak disentuh oleh Daniel pun merasa tubuhnya seperti tersengat aliran listrik saat berdekatan seperti ini dengan Daniel. Rasanya hasratt itu hadir dan Britney ingin sekali disentuh oleh Daniel hari sekarang juga.
__ADS_1
"By," Britney mencium leher Daniel.
"Sayang, jangan sekarang ya!"
"Kenapa by, kan sudah lama?"
"Iya tapi sepertinya tubuhku belum kuat untuk melakukan itu, nanti yah jika aku sudah benar-benar sembuh,"
"Yah, masih lama sekali by aku benar-benar akan jarang dibelai dong?"
"Maaf sayang, tapi tubuhku tidak nyaman efek dari kemo membuat tubuhku tidak fit,"
Daniel pun mendekap Britney kedalam pelukannya lalu mengecupp dahi sang istri.
"Aku tau pasti kau sudah menginginkannya, sama aku pun sudah sangat merindukan tubuh mu Brit, tapi keadaan ku tidak memungkinkan untuk itu tahan ya sayang sebentar lagi,"
"Iya by, aku akan menunggu sampai kau benar-benar fit,"
"Jangan sewa gigolo ya?"
"Ish, untuk apa memangnya enak apa,"
Sedangkan Joanna baru saja pergi bersama teman laki-lakinya karena tidak enak sudah terlanjur membuat janji. Elrald yang melihat Joanna di halaman rumah bersama seorang laki-laki dan baru saja keduanya naik kedalam mobil cukup kecewa terhadap Joanna karena El sudah meminta membatalkan janji temunya dengan laki-laki lain tapi Joanna tetap memilih.
"Sit, aku akan mengikutinya!"
Tak ingin kecolongan, El pergi menyusul Joanna dengan membawa salah satu mobil di rumah itu, beruntungnya El tidak sampai kehilangan jejak dan mobil yang dia kendarai tepat berada dibelakang mobil laki-laki yang pergi bersama dengan Joanna.
__ADS_1
♥️♥️♥️
Othor minta maaf ya karena upload nya cuma satu bab itupun telat banget, besok baru bisa crazy up karena novelnya memang akan segera tamat jadi othor hari ini slow gitu update nya.