
Sierra sengaja membeli koper di supermarket tempat orang kepercayaan Elrald ada disana menunggunya.
"Aku yakin orang suruhan El masih disana!" Sierra masuk ke dalam supermarket dan sedang memilih koper besar yang akan dia beli.
"Rasanya sudah cukup membuat perasaan Elrald gundah gulana memikirkan aku dan kehamilan ku! Saatnya aku datang dan pasti aku akan dijadikan ratu oleh El, lagipula sudah lama aku tidak bertemu Daniel, aku merindukan wajah tampannya,"
Dan benar saja, orang suruhan Elrald langsung berlari menghampiri Sierra karena akhirnya berhasil menemukan Sierra.
"Nona Sierra akhirnya aku menemukan mu nona! Tolong ikutlah bersamaku!"
Akting dimulai.
"Tolong jangan sentuh aku, kau siapa? Kau siapa aku tidak mengenal mu!"
"Tenang nona! Jangan takut, aku orang suruhan Tuan Elrald, dia sangat ingin bertemu denganmu nona!"
"Tidak! Tidak! Aku tidak mau bertemu ayah dari anak yang sedang aku kandung, dia pasti tidak akan mau bertanggungjawab, untuk apa aku bertemu dengannya, aku sudah cukup trauma!"
"Tidak begitu, justru Tuan El sangat mengharapkan mu nona, dia setiap hari menelpon karena mengkhawatirkan mu, dia pasti akan menikahi mu dan bertanggung jawab atas bayi mu!"
"Baiklah jika memang begitu!"
"Aku akan menelpon Tuan El sekarang nona!"
"Tidak perlu, aku ingin memberinya kejutan, bisakah kau langsung membawaku ke tempat El berada?"
"Baiklah jika begitu, aku akan membeli tiket pesawat untuk ke Kanada!"
Akhirnya orang suruhan Elrald itu ikut ke hotel bersama Sierra dan membantu Sierra berkemas. Sementara Sierra tersenyum penuh kemenangan karena berhasil menjalankan aktingnya dengan baik.
"Ini baru permulaan, nantinya aku akan berakting lebih keren lagi." Dalam hati Sierra.
Di rumah sakit Kanada!
Dokter Steve Dokter yang menangani Daniel tiba di rumah sakit, beliau langsung mengunjungi ruangan pasien yang berada dibawah pengawasannya, Dokter Steve pun memeriksa keadaan Daniel dan melihat hasil laporan medis terbarunya dari suster yang berjaga.
"Dokter, apa aku akan mati?"
Mendengar suara Daniel, Dokter Steve menutup catatan medis yang sedang dia baca.
"Aku hanya seorang Dokter Tuan, kalau kau bertanya padaku tentang kematian maka jawaban ku semua mahkluk hidup pasti akan mati!"
__ADS_1
"Aku merasa tubuhku semakin tidak kuat lagi Dokter, jika memang aku tidak bisa disembuhkan izinkan aku pulang saja dan aku akan menghabiskan sisa umurku dengan istri dan keluargaku!"
"Ku dengar istri anda tengah mengandung saat ini Tuan, pertama-tama aku ucapkan selamat kau akan menjadi seorang Ayah! Tidakkah kau ingin melihat buah cintamu dengan istri mu itu lahir ke dunia dan memanggil mu Ayah?"
"Dokter aku,"
"Karena itu, aku bisa membantu mu untuk sembuh Tuan! Tapi bantuan terbesar untuk kau sembuh itu bukan dari Dokter, bukan juga keluarga melainkan dari dirimu sendiri!"
"Dokter aku rindu istriku!"
"Karena itu kau harus semangat agar bisa kembali pada istri mu, berjanjilah Tuan Niel untuk semangat menjalani pengobatan ini!"
"Baik Dokter, aku hanya lelah menghadapi kenyataan ini bukan maksud putus asa,"
"Tidak apa mengeluh dan merasa lelah itu wajar, asal jangan pernah menyerah apalagi putus asa! Saya permisi dulu Tuan!"
"Baik Dok, terimakasih!"
Dokter Steve keluar dari ruangan Daniel, dan menghampiri keluarga Daniel yang sedang duduk di ruang tunggu.
"Selamat siang keluarga Tuan Daniel,"
"Iya Dok, ini kami!"
"Baik Dok, Joa bibi dan Britney tinggal dulu! El temani Joa," pesan Angeline.
"Baik Nyonya!"
Britney dan Angeline pergi menuju ruangan Dokter Steve, sementara Joanna dan Elrald duduk berduaan.
Setibanya di ruangan Dokter Steve, Britney dan Angeline saling menggenggam erat tangan, mereka sangat takut akan mendengar kabar buruk tentang kondisi Daniel.
"Silahkan duduk!"
"Iya Dok," Britney dan Angeline duduk.
"Maksud saya memanggil keluarga Tuan Daniel untuk menyampaikan perkembangan dari kemoterapi dan Radiopharmaceutical yang sudah dijalani oleh Tuan Daniel beberapa kali belakangan ini,"
"Iya Dok, kami sempat mendengar kemarin bahwa sel-sel kangker ditubuh anakku tidka bisa mati,"
"Bukan tidak bisa Nyonya, hanya saja metode itu belum bisa membunuh sel-sel kangker ditubuh Tuan Daniel, karena itu saya akan mencoba melakukan pengobatan tambahan dengan menggunakan metode terbaru bagi penderita kangker!"
__ADS_1
"Apapun itu Dok kami akan mendukung yang penting anak ku sembuh, kasihan menantu ku sedang hamil tapi hari-harinya penuh kekhawatiran tentang kondisi suaminya!"
"Nanti akan saya buatkan surat tanda persetujuan dari pihak keluarga untuk metode terbaru ini yaitu metode Imunoterapi,"
Metode ImunoImunoterapi adalah jenis pengobatan untuk mendorong kerja sistem imun atau kekebalan tubuh agar lebih efektif dalam melawan penyakit, termasuk kanker. Pengobatan ini dapat diberikan melalui infus, obat minum, krim oles, atau disuntikkan langsung ke kandung kemih.
Terapi imun atau imunoterapi dapat menghambat dan menghentikan perkembangan sel kanker, serta mencegahnya menyebar ke organ lain.
Meskipun metode ini masih tergolong sangat baru bahkan para peneliti masih terus melakukan penelitian lebih lanjut dan mengembangkannya namun Dokter Steve berani mengambil jalan pengobatan ini karena yakin Daniel pasti memiliki imun tubuh yang baik, sehingga metode ini dapat membantunya untuk sembuh.
“Dalam tiga tahun terakhir, euforia terhadap imunoterapi memang besar sekali. Terutama ketika mantan presiden Amerika Serikat sembuh dari melanoma setelah mendapat PD-1 inhibitor. Sejak itu, obat ini mulai dicobakan ke berbagai jenis kanker,”
"Baiklah Dok kami akan mendukung penuh semua tindakan yang menurut Dokter akan membantu penyembuhan putra ku,"
"Iya Dok tolong sembuhkan Daniel," Britney berkaca-kaca.
"Baik saya akan melakukan yang terbaik, terimakasih untuk waktunya,"
Setelah keluar ruangan Dokter, Britney dan Angeline kembali bersemangat untuk pengobatan Daniel selanjutnya! Apalagi Dokter mengatakan sebenarnya peluang Daniel untuk sembuh itu masih terbuka lebar.
Sejak ditinggal oleh Angeline dan Britney, Joanna dan Elrald hanya saling diam saja.
"Kok diem-dieman?" tanya Angeline.
"Eh bibi sama Britney sudah kembali,"
"Bagaimana Nyonya? Ada kabar terbaru tentang Tuan Daniel?"
"Mereka akan melakukan pengobatan tambahan, besok paling surat persetujuan itu baru selesai dibuat,"
"Kalau begitu kalian pulang lah dulu, biar aku yang berjaga di rumah sakit,"
"Iya El, terimakasih banyak ya kebetulan kami sudah kelelahan karena tidur kurang nyenyak di rumah sakit,"
"Apa tidak apa kak El di rumah sakit sendirian?"
"Tidak apa nona, memang sudah tugasku!"
"Dia tidak akan sendirian, aku akan ikut menemani di rumah sakit," kata Joanna.
Seketika senyum itu pun terukir dibibir Elrald begitu Joanna bicara bahwa dia akan menemaninya di rumah sakit, akhirnya punya kesempatan berduaan lagi dengan Joanna.
__ADS_1
♥️♥️♥️
Jangan Lupa Likenya☺️