
Britney mulai memasukan pakaiannya satu persatu ke dalam lemari pakaian, ini untuk pertama kalinya bagi Britney karena dia tidak pernah merapihkan pakaiannya sendiri kedalam lemari. Dengan wajah bad mood, Britney tidak melipat pakaiannya dengan rapi namun langsung memasukkannya ke dalam lemari.
Daniel yang saat ini sedang memainkan handphonenya diatas ranjang melirik sesekali kearah Britney, karena melihat pakaian itu begitu berantakan Daniel pun menaruh handphone miliknya lalu mendekati Britney.
"Dilipat dulu bajunya, baru ditata rapih di lemari!" Daniel berbicara ditelinga Britney dengan jarak dekat.
Berdekatan dengan Daniel membuat jantung Britney kembali berdebar-debar.
"Tapi aku tidak bisa melipat baju, Paman!"
"Aku akan ajarkan!"
Daniel mengambil kembali pakaian Britney lalu duduk diatas ranjang disusul oleh Britney yang juga duduk diatas ranjang. Daniel meminta Britney agar melihat apa yang dia lakukan lalu praktekkan, bukannya melihat cara melipat baju dengan benar, Britney justru tersenyum menatap wajah Daniel saat ini.
"Paman ternyata kau sangat tampan ya!"
"Sudah cepat lakukan seperti yang tadi aku contohkan!
"Ih dasar menyebalkan! Aku tidak mau dan tidak bisa, Paman bilang Paman mencintai ku, tapi ini apa? Paman mengacuhkan aku, Paman jahat," Britney melemparkan bajunya lalu pergi ke kamar sebelah dan mengunci pintu kamarnya.
Didalam kamarnya, Britney terus kesal atas sikap Daniel yang terus cuek terhadapnya! Baru kali ini ada laki-laki yang berani bersikap cuek padanya hingga Britney benar-benar merasa kesal.
Tok.
Tok.
Tok.
Daniel mengetuk pintu kamar sebelah yang ditempati oleh Britney.
"Kenapa Paman menyesal karena sudah bersikap cuek padaku?" teriak Britney dari dalam kamar.
"Ini koper dan baju-baju mu, aku taruh didepan pintu jika kau mau tidur di kamar ini!" Daniel segera masuk kedalam kamarnya lalu mengunci pintu kamarnya.
"Aku benci Paman Daniel!" teriakan Britney bahkan sangat kencang.
__ADS_1
Britney keluar kamarnya lalu menarik koper itu masuk kedalam kamarnya.
Malam itu Daniel dan Britney tidur terpisah! Keesokan harinya, Britney terbangun berharap Daniel menghampiri dirinya kedalam kamar untuk minta maaf, tapi sudah siang begini Britney tidak mendengar suara apapun dari luar kamarnya! Britney segera mandi karena hari sudah cukup siang, bisa-bisa dia terlambat sekolah kalau masih tiduran.
Ketika membuka pintu kamar, biasanya Daniel ada di dapur untuk menyajikan sarapan untuk Britney, namun saat Britney tiba di dapur, tidak ada Daniel disana, makanan pun tidak ada!"
"Kemana si Paman Daniel? Mana engga nyiapin sarapan lagi duh laper nih." Gumam Britney sambil memegangi perutnya.
Britney pun mau tidak mu harus berangkat sekolah menggunakan taxi karena Daniel sudah tidak ada di sana. Setibanya di sekolah, Britney masuk ke halaman sekolah! Dan pemandangan di halaman sekolah membuat kedua mata Britney menatap tajam pada seseorang.
"Paman? Jadi dia ninggalin aku, dan membiarkan aku hampir mati kelaparan sampai harus berangkat pakai taxi sementara dia disini bersama wanita Amazon itu?" Britney bertolak pinggang lalu berjalan untuk menemui Daniel yang sedang mengobrol dengan Sierra.
Sierra yang melihat Britney berjalan kearahnya dan Daniel, langsung mempergunakan momen ini dengan sebaik-baiknya.
"Niel, nanti kita akan menginap ke daerah mana dulu? Pasti seru deh kerja sambil refreshing ya kita berdua!"
"Apa? Kalian berdua akan menginap bersama? Paman kau sangat keterlaluan, pagi ini kau meninggalkan aku sendirian, dan kau dengan wanita Amazon ini akan menginap bersama?" Kedua mata Britney sudah berkaca-kaca hatinya sakit sekali pagi-pagi begini sudah melihat suaminya dengan Sierra.
"Aku tidak meninggalkan mu, bangun mu saja yang kurang pagi!" Daniel segera meninggalkan Britney dan Sierra untuk masuk ke dalam sekolah.
"Kau jahat! Aku tidak akan pernah lagi berharap pada mu Paman, aku menyesal karena telah jatuh cinta pada mu!" Britney berteriak lalu pergi meninggalkan sekolah.
"Kau aneh Niel gadis manja tidak guna seperti itu untuk apa kau mengejarnya!"
"Lepaskan aku Sierra!" Daniel menepis tangan Sierra lalu berlari mengejar Britney.
Namun Britney terlanjur masuk kedalam taxi, Britney memutuskan untuk bolos sekolah entah kemana dia pergi kali ini! Daniel sangat membuat hatinya terluka dan tidak bersemangat.
Hingga sore harinya Britney baru kembali ke apartemen! Di sana Daniel sudah sampai duluan dan duduk di sofa.
Dalam hati Britney, bahkan ketika tadi pagi dia pergi Daniel tidak mencarinya sama sekali. Britney pun langsung memalingkan wajahnya.
"Apa menyenangkan bolos sekolah?" Suara Daniel membuat Britney berhenti berjalan.
"Sebaiknya Paman tidak usah lagi ikut campur urusanku, urus saja sana teman tidur Paman Daniel yang baru!" Britney menatap kesal pada Daniel.
__ADS_1
"Apa maksudnya?" Daniel berdiri lalu berjalan menuju Britney.
"Pantas saja sekarang Paman tidak lagi peduli padaku bahkan kita tidur terpisah, karena Paman akan pergi ke beberapa daerah kan dengan Sierra? Kalian akan menginap kan? Kalian akan tidur bersama?"
"Bukankah ini yang kau mau selama pernikahan kita Brit?"
"Jadi kita akan bercerai lalu Paman akan menikahi Sierra nanti? Paman aku mencintaimu, tolong jangan bersama Sierra lagi, aku tidak mau melihatnya dekat dengan Paman,"
Hiks.
Hiks.
Hiks.
"Kalau kau mencintaiku berusahlah memperlakukan aku layaknya seorang suami Brit!" Daniel pergi ke dalam kamarnya.
Sementara Britney, langsung membuka handphone miliknya untuk search cara memperlakukan suami dengan baik! Lalu muncullah seorang istri harus menyiapkan kebutuhan suami, memasak, lalu patuh terhadap perkataan suami dan banyak lagi.
Britney kembali mengingat sejak pertama menikah dengan Daniel, justru Daniel lah yang selalu melayani kebutuhannya dan Daniel tidak pernah mengeluh saat itu! Britney pun menaruh tas sekolahnya di dalam kamar, lalu berganti pakaian.
"Pokoknya aku harus bisa buktiin sama Paman Daniel, kalau aku bisa memperlakukannya seperti seorang suami. Sekarang langkah pertama aku harus menyiapkan makan malam!" Gumam Britney.
Britney pergi ke dapur lalu membuka kulkas, ada banyak bahan makanan, namun Britney bingung harus memasak apa? Akhirnya Britney mengikuti salah satu resep masakan di internet, Britney akan memasak menu bubble&Squek karena makanan ini sangat simpel untuk dibuat, hanya tinggal cincang daging dan sayur lalu membentuknya bulat dan goreng dengan api sedang.
"Ih bau banget jadinya tangan! Tapi udah hampir jadi, tinggal aku goreng pasti Paman Daniel akan suka!" Britney mulai menyalakan kompor lalu menuang sedikit minyak.
Dimasukkannya satu persatu campuran daging dan sayur yang sudah dicincang dan berbentuk bulat, namun justru saat digoreng minyak itu menyiprat ke tangan Britney
"Aw panas! Panas! Aduh perih, minyak sial!" Umpatnya.
Daniel yang mendengar teriakan Britney, segera keluar kamar.
♥️♥️♥️
Akhirnya nemuin satu persamaan juga othor sama anak orang kaya seperti Britney, sama-sama bakalan jerit kalau kena cipratan minyak goreng😂😂😂
__ADS_1
Hari Senin nih maak, lempar votenya dong kan sayang kalau votenya angus kalau ga digunakan😁.