Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 87


__ADS_3

Sierra yang kesal melihat Elrald tengah melamun pasti karena Joanna tak ada disini dan pikirannya terfokus pada Joanna yang menghilang, sehingga Sierra bertanya pun tidak Elrald dengarkan.


"Sierra sepertinya Kak El tidak mendengarkan mu padahal kan sebagai ibu hamil pasti ingin selalu didengar dan diperhatikan ya!" ledek Britney.


"Aku si tidak masalah yang penting kan Elrald milikku sekarang bukan milik wanita lain," sindir Sierra.


"Oh memangnya kalian kapan akan menikah?"


Mendengar pertanyaan jebakan itu nyaris membuat Sierra hilang kesabaran karena itu berarti Britney mulai cari gara-gara dengannya.


"Secepatnya!"


"Ya memang harus secepatnya ya, biar kak El jadi milikmu seutuhnya kasihan kau sedang hamil masa tidak kunjung dinikahi, aku sebagai sesama wanita turut prihatin!"


"Britney sialan, ingin rasanya aku jahit itu mulut gadis manja itu." dalam hati Sierra yang sudah kesal sekali dengan penghinaan yang dia dapat dari Britney.


Sementara Britney hanya memberikan senyum sinis pada Sierra. Tak lama kemudian Dokter Steve datang bersama dengan seorang perawat.


"Selamat pagi keluarga Tuan Daniel!"


"Pagi Dokter Steve!"


"Ini surat persetujuan untuk dilakukan metode pengobatan imunoterapinya, silahkan di tanda tangani oleh pihak keluarga!"


Perawat menyodorkan surat pernyataan tersebut berikut dengan bolpoinnya, setelah Angeline membacanya kemudian ditandatanganinya surat persetujuan itu.


"Kapan akan mulai pengobatan ini Dok?" tanya Angeline.


"Sekarang juga Nyonya, karena itu jika setelah dilakukan pengobatan ini sel-sel kangker yang menyebar itu bisa dimatikan dan dihentikan penyebarannya maka Tuan Daniel bisa pulang ke rumah dan menjalani berobat jalan,"


"Baiklah Dok, kami akan tunggu kabar baiknya!" kata Angeline.


"Kak El sebaiknya pulang ke rumah saja dulu, kasihan kan Sierra sedang hamil berlama-lama di rumah sakit!"


"Kalau begitu aku pulang dulu nona, setelah mengantarkan Sierra aku akan langsung kembali kesini!"


"Iya kak,"


Keduanya pergi meninggalkan rumah sakit, hanya tinggal Britney dan Angeline yang menunggu di rumah sakit, sampai saat ini Daniel belum juga bisa dikunjungi apalagi setelah ini Daniel akan dipindahkan ke ruangan khusus dan mulai dilakukan imunoterapi.


"Sayang kau mau ikut pulang saja ke rumah, biar momy yang berjaga di rumah sakit sendiri!"


"Tidak mom, aku ingin langsung mengetahui hasilnya! Pengobatan ini benar-benar harapanku, aku ingin terus disini dan mendapatkan jawaban atas doa-doa ku secepatnya,"

__ADS_1


"Kau adalah anak yang baik dan istri yang baik untuk kami Brit, momy bangga sekali nak diusia mu yang masih sangat muda kau sudah harus menikah, lalu hamil dan disaat sedang hamil kau harus mendampingi suami dengan penyakit parah seperti ini!"


"Semua kesedihan ini tidak ada apa-apanya mom, bila dibandingkan dengan kebahagiaan yang aku dapatkan! Daniel menjadikan aku ratu dihidupnya, anak momy itu selain tampan juga selalu membuatku bahagia dengan perlakuan-perlakuan romantisnya mom,"


"Kalian memang pasangan serasi dan saling menguatkan ya!"


Diperjalanan menuju ke rumah, Sierra memulai pembicaraan.


"El aku tau hubungan kita hanya sebatas anak yang sedang aku kandung saja! Tapi kau sudah berjanji kan untuk memulai hubungan baru nanti setelah anak ini lahir?"


"Iya Sierra!"


"Aku tidak mau kau berinteraksi terlalu banyak dengan Joanna, aku bisa stres berat nantinya dan jika aku stres aku bisa keguguran kau tidak mau kan terjadi itu pada bayi kita?"


"Baiklah Sierra, aku hanya akan fokus dulu untuk menjaga kehamilan mu! Jadi kau tidak perlu banyak pikiran macam-macam,"


"Oke kalau begitu!"


Setibanya di rumah, Elrald dan Sierra tidak melihat adanya Joanna di rumah. Elrald buru-buru mengantarkan koper Sierra kedalam kamarnya.


"Ini kamar mu!" kamar Sierra dilantai 1 bersebelahan dengan kamar Angeline.


"Kalau kamar mu dimana El?"


"Kalau Joanna?"


"Di atas juga! Istirahatlah aku akan kembali ke rumah sakit!"


"Oke,"


Sebenarnya Sierra kesal juga karena Elrald bisa jatuh cinta pada Joanna, dan tidak ingin Joanna memiliki Elrald meskipun Sierra sendiri tidak memiliki perasaan cinta pada Elrald, tapi tetap saja mendengar Elrald jatuh cinta pada Joanna, Sierra merasa kalah dari Joanna.


Dulu dia kalah dari Britney dan sekarang harus kalah dari Joanna.


Sedangkan Joanna lebih memilih membeli beberapa alat tulis untuk persiapan masuk kuliah besok, lagipula pikirannya sedang kacau jika tidak dibawa berpergian dan hanya berdiam diri di rumah yang ada semakin stres nantinya.


Elrald kembali ke rumah sakit namun pikirannya masih gelisah mencari Joanna, tapi apalah daya kehadiran Sierra membuatnya memang harus menjaga jarak dari Sierra. Elrald tidak mau kandungan Sierra sampai kenapa-kenapa.


Sore harinya Dokter Steve sudah mendapatkan hasil dari pengobatan imunoterapi yang tadi pagi mulai dilakukan pada Daniel, hasilnya menunjukkan hasil cukup baik karena sel-sel kangker itu berhenti menyebar.


Seorang perawat pun meminta agar keluarga Daniel menemui Dokter. Elrald menunggu di dekat ruangan Daniel sementara Britney dan Angeline menemui Dokter.


"Bagaimana Dok, apa hasilnya sesuai dengan harapan kami?"

__ADS_1


"Silahkan duduk Nyonya!"


Britney dan Angeline pun duduk dan perasaan cemas itu kembali hadir detik-detik mendengar hasil pengobatan itu sungguh menegangkan.


"Pengobatan imunoterapi dinyatakan berhasil, kini sel-sel kangker itu berhenti menyebar!"


"Benarkah? Dokter ini artinya apa suamiku akan sembuh?"


"Iya Dok, anakku semakin sembuh kan?"


"Ya, tentu saja karena yang membuat pasien tidak bisa bertahan hidup kan memang sel-sel kangker yang terus menyebar dan menggerogoti bagian tubuh lainnya, tapi begitu penyebarannya di stop maka tugas selanjutnya tinggal membuat sel-sel kangker itu mati dan tidak datang lagi,"


"Terimakasih banyak Dokter, terimakasih banyak kami bahagia sekali dengan kabar ini!"


"Iya sama-sama Nyonya, tetap kemoterapi dan pengobatan imunoterapi ini akan tetap kami lakukan, agar Tuan Daniel bisa sembuh total dari kangker!"


"Lalu apa hari ini anakku sudah boleh pulang Dok?"


"Sudah bisa dibawa pulang, nanti akan diinformasikan oleh suster jadwal kemoterapi dan lainnya dibagian administrasi ya Nyonya,"


"Baik Dok, baik!" Britney dan Angeline berpelukan karena merasa sangat bahagia akhirnya peluang untuk kesembuhan itu terbuka semakin lebar.


"Sus, ini surat izin meninggalkan rumah sakit untuk Tuan Daniel, tolong dibantu keluarga Daniel untuk mengurusnya ke bagian administrasi!"


"Baik Dokter,"


Melihat wajah Britney dan Angeline keluar dari ruangan Dokter dengan wajah sumringah, Elrald tau bahwa pengobatan ini pasti berhasil.


"Bagaimana Nyonya?"


"Berhasil El, sekarang sel-sel kangker itu bisa dihentikan penyebarannya,"


"Aku turut berbahagia untuk kabar ini,"


"Iya sekarang bantu urus ke bagian administrasi ya El, setelah itu langsung ke ruangan Daniel kami tunggu disana!"


"Baik Nyonya!"


Setelah beberapa lama, akhirnya Britney kembali bisa melihat wajah suaminya! Daniel terlihat lebih segar setelah menjalani pengobatan itu.


"Istriku!"


__ADS_1


__ADS_2