Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 56


__ADS_3

"Duduk Sierra!" teriak Gerald yang merupakan CEO perusahaan itu.


"Ta-tapi Tuan, aku merasa tertipu oleh laki-laki seperti dia!" Sierra menunjuk Elrald.


Sementara Elrald hanya terdiam menanggapi kekesalan Sierra terhadapnya.


CEO perusahaan itu akhirnya meminta maaf secara langsung pada Daniel atas sikap tidak fair mereka dalam berbisnis, dengan kesepakatan menandatangani surat perjanjian untuk :



Mengakui perbuatan mereka pada media.


Menarik seluruh prodak serum yang mereka jual.


Mengganti rugi sebesar 50 Milyar terhadap perusahaan D.E skin.


Menandatangani surat perjanjian yang berisi tidak akan lagi melakukan perbuatan yang merugikan D.E skin jika melanggar maka akan berlanjut keranah hukum.



Perusahaan itu benar-benar merugi besar-besaran atas perbuatan Sierra, hingga Sierra akhirnya dipecat dari perusahaan dan imagenya pun menjadi sangat buruk, kedepannya akan sulit bagi Sierra untuk mendapatkan pekerjaan lagi.


Terlintas dalam benak Elrald rasa bersalahnya terhadap Sierra, apalagi Elrald sempat menikmati tubuh Sierra semalaman namun kini hidup Sierra El hancurkan hingga ke akar-akarnya.


Daniel yang sudah selesai dengan urusan pekerjaannya, ingin segera menemui Britney karena Daniel memiliki janji untuk mengajaknya membeli handphone keluaran terbaru yang Britney inginkan.


Daniel pergi meninggalkan kantor untuk menjemput Britney di kampusnya, karena sore begini Britney pasti masih berada di kampus.


Ditengah perjalanan, hari ini jalanan terpantau ramai lancar dan tidak macet Daniel mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang, semakin lama menyetir mobil sendiri Daniel merasa pandangannya semakin lama semakin kabur.


Memang Daniel sengaja mengendarai mobil sendiri agar bisa pergi bersama Britney hanya berdua saja. Namun semakin Daniel berusaha untuk bertahan rasanya kepalanya semakin terasa sakit, pandangan kedua matanya makin kabur hingga akhirnya Daniel mengerem secara mendadak.


Tabrakan beruntun pun tidak dapat terhindarkan, beberapa mobil bertabrakan karena Daniel mengeremnya secara mendadak. Terjadilah kekacauan, sementara Daniel tidak dapat keluar mobil karena kepalanya sangat sakit, hingga Daniel pun berteriak.


Aaaaaa....


Orang-orang yang beramai-ramai mencoba menolong tragedi tabrakan beruntun yang memang tidak terlalu parah itu, mencoba mengeluarkan Daniel dari dalam mobil, Daniel meraih handphone miliknya dan menekan panggilan pada nomor telepon Elrald.


"Hallo Tuan?"


"El datang kesini, aku terkena kecelakaan tak jauh dari kantor!" lirih Daniel

__ADS_1


Sontak saja mendengar suara Danil seperti tengah menahan kesakitan parah membuat Elrald berlarian keluar kantor untuk segera menemui Daniel. Elrald panik pasalnya tadi di kantor Daniel sangat ceria karena hendak menjemput Britney, kenapa bisa terlibat kecelakaan seperti itu.


Setibanya ditempat, orang-orang disekitar sudah mengeluarkan Daniel dari dalam mobil namun Daniel masih memegangi kepalanya menandakan sakit yang luar biasa dirasakannya.


"Tuan! Tuan ayo kita ke rumah sakit! Tolong bantu aku!"


Tak lama ambulance datang dan memberikan pertolongan pada Daniel, tidak ada luka parah pada pengendara mobil lain karena memang hanya kerusakan mobil saja yang mereka alami.


Sebelum naik ambulance Elrald memberikan kartu nama pada masing-masing pengendara yang terlibat dalam kecelakaan itu agar urusan kerugian dan lain sebagainya mereka dapat menghubunginya secara langsung.


"Aku akan menghubungi nona Britney, Tuan!"


"Jangan, aku baik-baik saja!"


"Tapi kenapa Tuan?"


"Lihat tidak ada luka kan ditubuh ku?*


Elrald pun memperhatikan Daniel dengan seksama memang tidak ada luka ditubuh Daniel akibat kecelakaan itu, tapi kenapa Daniel seperti merasakan kesakitan hingga membuatnya lemah seperti ini.


"Baiklah aku tidak akan menghubungi nona, hanya kita berdua saja yang akan ke rumah sakit memeriksakan keadaan mu Tuan!"


"Terimakasih El!"


"Anda keluarganya?"


"Iya Dok, saya keluarganya!"


"Pasien tidak mengalami luka serius akibat kecelakaannya, tapi sedang dilakukan pemeriksaan untuk bagian dalam, bisa saja ada luka dalam atau kemungkinan lain karena pasien mengeluh sakit kepala sesaat sebelum terjadi kecelakaan menurutnya!"


"Baik Dok, kira-kira butuh berapa lama hasilnya keluar?"


"1 x 24 jam sudah keluar hasilnya! Sementara sudah saya berikan obat pereda sakit, dan pasien telah tertidur, biarkan satu malam ini pasien dirawat!"


"Baiklah Dok, terimakasih banyak!"


Elrald pun kebingungan bagaimana dia bisa mengatakan ini pada Britney, pasti Britney akan sangat bersedih bila tau Daniel harus dirawat, tapi Daniek juga melarangnya untuk memberitahukan kecelakaan ini pada Britney apalagi Daniel harus menginap satu malam di rumah sakit, alasan apa yang harus dibuat oleh Elrald.


Elrald pun merogoh handphone disaku celananya setelah mendapatkan ide untuk membuat alasan agar Britney tidak mencari Daniel.


"Hallo nona, ini aku Elrald sekertaris pribadi Tuan Niel!"

__ADS_1


"Oh kak El, astaga bicaramu formal sekali si kak!"


"Iya nona, memang harus seperti ini!"


"Ya sudah terserah kak El saja, ngomong-ngomong ada apa kak El?"


"Begini nona, hari ini aku dan Niel akan pergi ke luar kota mungkin kami akan menginap satu malam ada pekerjaan mendadak soalnya!"


"Hah? Hari ini?"


"Iya nona, Tuan memintaku menyampaikan ini pada nona,"


"Huh, baiklah kalau begitu terimakasih sudah memberitahu ku!"


Britney menutup teleponnya, padahal hari ini Daniel menjanjikan untuk mengajaknya membeli handphone baru dan juga makan malam diluar tapi malah tidak jadi.


"Sedih sekali, tapi aku tidak boleh mengeluh aku kan akan menjadi seorang Ibu aku tidak boleh manja, aku harus lebih memahami kesibukan suamiku agar aku bisa menjadi istri yang baik dan ibu yang baik kelak!"


Tekad Britney untuk bersikap lebih dewasa telah dia terapkan, disaat Daniel dengan mendadak membatalkan rencana yang sudah mereka buat, Britney tidak lagi marah-marah apalagi merengek dan ngambek seperti dulu.


Malam hari di rumah sakit, Elrald menunggu Daniel sampai Daniel bangun dari tidurnya padahal Elrald ingin sekali menemui Sierra dan melihat keadaannya, Elrald kepikiran Sierra pasti sedang sangat hancur saat ini, ingin rasanya Elrald meraih tangannya untuk berubah dan memulai lembaran hidup yang baru dengan menjadi pribadi yang lebih baik.


"Sierra maaf aku belum bisa menemui mu!"


Saat sedang melamun memikirkan keadaan Sierra, Daniel terbangun dari tidurnya!"


"El," dengan suara serak.


"Tuan, kau sudah bangun, bagaimana bagian mana yang terasa sakit?"


"Tidak ada, aku sudah lebih baik El! Kau masih disini?"


"Iya aku akan menginap disini menemani anda!"


"Tidak perlu, aku sudah tidak apa kita pulang saja El!"


"Tuan, sebenarnya Dokter sedang menunggu hasil lab anda karena ada yang harus dipastikan!"


♥️♥️♥️


Salut sama Britney, udah mulai dewasa engga ngambek lagi sekarang udah bisa memahami kesibukan suami ya Brit, support terus suami kamu ya Brit apapun yang terjadi nanti kedepannya!

__ADS_1


Maak othor mau kasih tau kalau kedepannya nanti Britney yang akan banyak diuji kesabarannya ya..


__ADS_2