
Yang Daniel lakukan saat ini hanya men de sah dan meng e rang saat Britney terus bergerak dengan lincah diatas tubuhnya tanpa sadar mobil itupun sudah ikut bergoyang!
"Ah, Britney oughttt yes Fu ck me baby ah,"
Daniel terlihat semakin frustasi akibat gerakan Britney yang membuat kenikmatan pada terong Belanda miliknya, sesuatu dibawah sana pun sudah mulai mendesak untuk menyembur, tubuh Daniel mulai menegang, wajahnya mulai menengadah keatas dan saat Britney masih bergerak diatasnya Daniel mencapai pelepasannya.
"Ahhhhhh oh ahhhh Britney ahh,"
Tubuhnya meng geli njang dan berhasil menumpahkan lelehan lahar putih didalam sana, Britney yang sudah kecapean buru-buru mengeluarkan terong Belanda itu dan duduk disamping Daniel.
"Sayang beraratan kemana-mana tuh!" Daniel melihat lahar itu tercecer dijok mobil.
"Habisnya maksa banget pengen dikeluarin,"
"Habisnya enak si," Daniel mencubit hidung Britney.
"Ihh by sakit tau!"
"Kita pulang sekarang sayang?"
"Sebentar dulu, aku masih kemas by!" rengek Britney.
Daniel pun mengelus-elus pipi chubby Britney sembari mengatur nafasnya.
"Minggu besok kau sudah mulai ujian sekolah ya?"
"Iya, malas sekali pasti ketat dan tidak boleh nyontek!"
"Loh, ya jangan nyontek dong Brit, tapi belajar!"
"Kalau aku engga nyontek, nanti yang ada aku engga lulus by! Kau tau kan otakku limit,"
"Astaga, nanti aku temani belajar, yang penting jangan nyontek harus bisa dong kerjain soal ujian sendiri, biar pas lulus itu kau bangga dengan dirimu sendiri!"
"Heleh by kau naif sekali, justru kalau tidak ada nyontek menyontek engga seru!"
"Kau ini, pokoknya mulai nanti malam.aku akan menemanimu belajar!"
"Tidak mau, belajar itu membosankan!"
"Tidak, nanti coba dulu oke!"
"Yasudah deh 5 menit saja tapi!"
Daniel pun mere mas kedua pipi chubby istrinya yang kekeh tidak mau belajar. Daniel membersihkan sisa-sisa lahar di jok dan dimana pun itu yang tercecer dengan tisu, lalu memakai kembali celananya, Daniel kemudian keluar dari dalam mobil untuk mengambil baju didalam koper.
Setelah mendapatkan baju, Daniel kembali duduk dijok depan untuk mengemudikan mobil! Dilihatnya Britney sudah berpakaian lengkap namun gadis itu seperti mengantuk karena kedua matanya terlihat sayu.
"Tidurlah, nanti aku bangunkan begitu sampai di apartemen!"
__ADS_1
"Hmm,"
Britney sangat kelelahan sampai dia tidak lagi bisa menopang kedua matanya yang hampir terpejam memasuki dunia mimpi! Setelah berdehem, Britney tertidur sementara Daniel fokus menyetir, sambil sesekali melihat wajah cantik istrinya dari kaca spion.
Sementara di hotel tadi! Sierra terus marah-marah karena Daniel meninggalkannya hanya berdua dengan sopir kantor.
"Britney brengsek, gadis manja itu keterlaluan aku benci sekali denganmu!"
"Nona Sierra tidak baik marah-marah terus nanti cepet tua loh!"
"Diam!" darah ditubuhnya mendidih karena Britney berhasil menjauhkan Daniel darinya.
Sierra mau tidak mau harus menyelesaikan pekerjaannya di daerah ini barulah dia bisa kembali ke kota. Sierra tidak menyangka gadis muda dan manja seperti Britney bisa membuat Daniel segitu jatuh cintanya, selama ini Daniel sangat biasa memperlakukan wanita-wanita yang mencoba mendekatinya, tapi dengan Britney! Daniel menjadi budak cinta gadis itu.
Keesokan harinya!
Britney sudah bangun pagi-pagi sekali untuk menyiapkan sarapan dan jus apel kesukaan Daniel, meskipun dapur menjadi berantakan akibat Britney yang menyiapkan sarapan tapi dengan cara semerawut, namun Britney bangga karena bisa bangun pagi hari ini.
Britney yang sudah selesai membuat sarapan dan jus, segera kembali kedalam kamarnya! Dilihatnya Daniel masih tertidur, wajahnya yang tampan dan terlihat jauh lebih muda dari usianya, membuat Britney bangga bisa menjadi istri dari CEO pemilik perusahaan kosmetik terbesar di negara ini.
Britney menge cup dahi Daniel, hingga membuat laki-laki yang sebenarnya sudah bangun itu mengembangkan senyum dibibirnya.
"Ih by kau membohongiku, kau sudah bangun kan?"
Daniel pun melingkarkan tangannya di pinggang Britney.
"Kau sombong sekali Brit, baru sekali seumur hidup bangun pagi sudah berani meledekku!"
Daniel tak lagi pura-pura tidur dia lantas duduk dan menatap wajah Britney, lalu menghirup aroma leher Britney.
"Wangi, istriku sudah mandi rupanya?"
"Iya, wangi dong biar kau makin naf su terhadapku!" Britney menggigit hidung mancung Daniel.
"Aduh, sakit Brit,"
"Yasudah cepat bangun nanti aku terlambat sekolah!"
"Iya iya, aku mandi dulu ya!"
"Yasudah sana!"
"Engga mau mandiin?"
"Heleh, nanti lain cerita kalau aku memandikan," Britney segera beranjak keluar kamar sebelum Daniel menyergap tubuhnya.
Daniel pun segera mandi, setelah selesai mandi dilihatnya sudah disediakan pakaian kerja diatas ranjang, rupanya Britney menyiapkan pakaian kerja Daniel hari ini, membuat Daniel tersenyum melihat istrinya sedikit demi sedikit mulai mengerti akan posisinya yang sudah menjadi seorang istri..
"Sarapan ya by, ini sudah aku siapkan!" Britney dengan ceria menyiapkan sarapan dipiring Daniel.
__ADS_1
"Terimakasih istriku!" Daniel pun duduk dimeja makan.
Keduanya sarapan bersama lalu setelahnya Daniel mengantarkan Britney ke sekolah, mobil Daniel memasuki halaman sekolah dan Reymond yang baru saja memarkirkan berpapasan dengan Britney dan Daniel yang juga baru saja turun dari mobil.
"Honey sayang, Britney kau kemana beberapa hari ini aku rindu Britney," sapa Reymond.
Daniel pun hanya menggelengkan kepalanya melihat Reymond masih saja mengejar-ngejar Britney.
"Rey sudah aku bilang padamu, jangan panggil aku dengan sebutan honey bunny atau apapun itu! Aku sudah punya suami, dan aku mencintainya paham!"
"Oh laki-laki yang kau bilang tua dan hidupnya monoton karena hanya dipakai untuk kerja kerja dan kerja itu ya?" sindir Reymond karena dulu Britney pernah mengatakan hal itu
Bugh..
Replex saja Britney menendang burung Reymond hingga Reymond pun menjerit.
Aaaaaa...
"Hartaku satu-satunya, Brit kau tau ini adalah masa depan kita, kau malah menendangnya,"
"Kalau perlu aku patahkan hingga menjadi beberapa patahan kalau kau terus menggangguku!"
Reymond pun segera meninggalkan Britney dan Daniel karena Britney mengancam akan menendang kembali burung masa depannya.
"Oh jadi aku ini laki-laki tua yang monoton dan hidupnya hanya untuk kerja saja?" sindir Daniel.
Ahahhaha...
"By, jangan dengarkan ocehan Reymond dia itu asbun by,"
"Asbun apa?"
"Asal bunyi, dia itu asal ngomong! Padahal aku tidak pernah mengatakan begitu," Britney berkelit.
"Laki-laki tua begini juga bisa membuatmu jerit-jerit loh Brit,"
"Ish by, sudah sana katanya ada meeting pagi!"
"Meeting paginya yaitu pecat Sierra,"
"Oh ya? Hari ini juga?" Britney langsung kegirangan.
"Ya pagi ini!"
"Asik makasih hubby," tanpa sadar Britney mencium pipi Daniel dan disaat yang sama Joana dan Felicia melihat Britney mencium pipi Daniel.
♥️♥️♥️
Independence day nih yuk absen dulu, siapa yang hari ini ikutan lomba???😄😄kalo othor mah nulis ajalah, dari dulu ga pernah ikut-ikutan lomba apapun itu.
__ADS_1