Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 46


__ADS_3

Sementara itu di sebuah perusahaan kosmetik yang merupakan saingan atau kompetitor perusahaan Daniel tempat dimana Sierra bekerja sekarang. CEO perusahaan itu meminta Sierra ke ruangannya.


"Tuan kau memanggilku?"


"Duduklah Sierra!"


"Baik Tuan!"


"Bagaimana, apa kau semakin yakin kita akan mampu membuat perusahaan D.E skin ketar ketir karena idenya kita curi bahkan mereka terancam menjadi plagiat?"


"Tentu saja Tuan! Mereka akan launching di akhir bulan, sementara kita di Minggu ini! Aku yakin mereka tidak mungkin menarik kembali prodak yang mereka siapkan untuk launching itu, karena yang aku tau D.E skin bahkan sudah merampungkan syuting iklan, pembuatan banner dan tim marketing yang siap diluncurkan bersamaan prodak serum tersebut!"


Hahahaha...


"Bagus Sierra, tidak sia-sia aku memungut mu dari sana kau berguna juga untuk ku! Oke, segera rampungkan persiapan launching serum kita, karena aku sudah tidak sabar melihat wajah penuh kekecewaan dari seorang Daniel Elzias.


"Baik Tuan!" Sierra pun keluar dari ruangan CEO perusahaan itu.


Dengan meremat kedua tangannya, Sierra menangis dilorong sepi perusahaan itu!


Hiks.


Hiks.


"Maafkan aku Niel, tidak seharusnya aku menghancurkan mu! Tapi kau terlalu membuat ku kecewa Niel, andai saja kau tidak memilih gadis tidak berguna seperti Britney, aku tidak mungkin melakukan hal ini padamu!"


Semua ide launching produk serum di perusahaan Daniel yang Sierra ketahui sudah dibuat yang sama persis oleh perusahaannya yang sekarang, bahkan konsep iklan dan banner serta kemasan Sierra buat sama persis dengan milik perusahaan Daniel yang akhir bulan ini akan launching.


Disiang hari yang seharusnya orang-orang banyak disibukkan oleh aktivitas pekerjaan yang padat, justru Daniel sedang menikmati momennya bersama Britney didalam ruangan kantor.


Pakaian Daniel sudah terlepas semua, keduanya masih betah berciuman sambil berjalan menuju meja kerja Daniel, kedua tangan Daniel melepaskan kancing pakaian Britney satu persatu sambil terus mel um at bibir Britney.


Daniel mendorong tubuh Britney terus hingga kearah meja kerja lalu diangkatnya tubuh gadis muda itu keatas meja dengan terus diciumi oleh Daniel dengan penuh bir a hi, hingga pakaian Britney pun terlepas dan dilemparkannya kearah belakang oleh Daniel.


Oh, ah!!


Daniel kembali melu m at bibir Britney lalu menciumi leher Britney, men ye sapnya kuat-kuat hingga tubuh Britney menggeliat kekanan kekiri kedepan dan kebelakang saat Daniel seperti vampir dengan rakusnya menye sap leher Britney.

__ADS_1


Sstt,, emthh..


Prang..


Gelas bekas kopi yang tergeletak diatas meja kerja pun jatuh kelantai tersenggol oleh Britney, Daniel meraih pengait b r a yang dikenakan oleh Britney dengan tidak sabaran dia lempar b r a yang sudah berhasil dia lepaskan.


Daniel terus mendesak tubuh Britney dengan menciumi bahu hingga punggung Britney dan terus ketangan dan perut Britney hingga tubuh Britney semakin menggeliat dan menyenggol laptop yang berada diujung meja hingga laptop itupun jatuh ke lantai.


Brag..


Ah..


Daniel terus mendaratkan ciuman-ciumannya ditubuh Britney, hingga bukan hanya dileher saja bekas hi sa pan Daniel melainkan di perut, dileher bagian belakang bahkan dipunggung pun semua terdapat bekas ruam hi sa pan Daniel.


"Kau seperti vampir by, ah!"


"Karena kau mangsa yang nikmat Brit,"


Daniel memposisikan tubuh Britney terlentang dimeja kerjanya dibukanya rok mini yang dikenakan oleh Britney termasuk kain tipis didalamnya.


Britney seperti hidangan siap saji yang tersedia diatas meja, polos dan pasrah terlentang, Daniel pun kembali menciumi tubuh istrinya itu hingga kebagian paha, lalu turun ke kedua kaki Britney dan sampai ke telapak kaki Britney, dilum atnya jari-jari kaki Britney hingga tubuh gadis belia itu merinding disekujur tubuhnya.


Daniel me lum at jari jemari kaki Britney seperti itu adalah permen lollipop yang manis dan enak. Setelah puas dengan menciumi seluruh tubuh Britney, Daniel menarik tubuh Britney untuk turun dari atas meja, dilum atnya kembali bibir Britney, lalu keduanya kembali berjalan menuju sofa.


Dibawah sofa terdapat karpet dan ada meja kecil didepannya! Daniel memindahkan meja kecil itu karena dianggap menghalangi jalannya permainan. Setelah meletakkan meja kecil agak jauh. Daniel kembali meraup bibir Britney.


Keduanya kemudian duduk di karpet, dan Daniel pun segera membuka resleting celananya hingga celana bahan hitam itu sudah menghilang dari pandangan Daniel, tersisa kain tipis yang sudah menampilkan terong Belanda yang super big big terlihat tercetak dari kain tipis itu.


Dibukanya kain tipis itu oleh Daniel, lalu dilepaskannya ciuman itu dari bibir Britney.


"By, kau berkeringat sayang!"


"Kita akan lebih berkeringat lagi sayang!"


Daniel memutar tubuh Britney memposisikan tubuh istrinya itu membelakanginya dan menung ging setelahnya Daniel pun bersiap untuk melesatkan terong Belanda kebanggaannya pada donat yang lezat milik Britney.


Blas..

__ADS_1


"Oughttt by, ah!"


Daniel meraih kedua labu import yang belum sempat dia mainkan sejak tadi, di rematnya kedua labu import yang menggantung pada si empunya. Mulai digerakkannya pinggul Daniel yang bergerak maju mundur dan menusukkan terong pada donat dari belakang tubuh Britney.


Britney berpegangan pada sofa yang berada didepannya, sementara Daniel asik menu mundur dibelakang sana. Daniel sangat bersemangat dan sudah lama merindukan tubuh Britney, masa bodo dengan keinginan Tuan Lan dan Larisha yang takut Britney hamil bila sering di masuki.


Daniel masih betah meremat kedua buah labu import miliknya diputar-putarmya pucuk dari labu impor besar berukuran 40 C sambil terus dia gerakan pinggulnya maju mundur.


Dinginnya AC didalam ruangan itu tetap saja membuat Daniel berkeringat akibat gerakan dengan kecepatan tinggi yang dilakukan terong Belanda miliknya.


Daniel melenguh, menge rang bahkan memejamkan kedua matanya saat tering Belanda miliknya begitu dijepit dan terasa diurut-urut didalam donat milik Britney.


"Oughttt Fu ck aahh sit ohh God Britney, ini enak sayang!"


"Oh my God, ohhh yes yes yes ahh,"


"Kau suka Brit?"


"Iya by, aku suka emthhh kerasa sekali punyamu panjang by ah,"


"Oughttt pengen hi sap labu mu Brit,"


"Yasudah lepaskan dulu by!"


Daniel pun menghentikan sejenak aktivitasnya, lalu tubuh Britney pun tak lagi membelakanginya, melainkan Britney naik keatas paha Daniel. Dimasukkannya lagi terong Belanda itu kedalam donat miliknya dan sekarang Daniel bisa dengan leluasa meng hi sap labu import miliknya karena sudah berhadapan.


"Kau tampan sekali by saat berkeringat begini! Ahh,"


"Pengen hi sap Brit,"


"Iya by hi sap saja!"


Britney bergerak keatas kebawah menggerakkan pinggulnya dipangkuan Daniel, lalu Daniel pun melahap labu import milik Britney yang sejak tadi dia minta.


♥️♥️♥️


__ADS_1


Nanti kalau mau nganu-nganu panggil othor dulu ya Niel biar laptop engga mubajir jatoh sama cangkir juga engga pecah semua othor tangkepin Mayan kan buat di rumah😂


Jangan lupa like, komen , votenya pokoknya maksa nih othornya soalnya view stabil tapi yang like pada ngumpet, kan maak engga lagi ngajakin petak umpet kok yang engga like pada ngumpet si😭


__ADS_2