
Didalam mobil wajah Daniel terlihat semakin pucat, Britney yang melirik kearah Daniel jadi khawatir melihat keadaan Daniel seperti sekarang.
"Paman kau sakit?"
"Tidak!" Daniel hanya menjawab seperlunya.
"Oh oke kalau begitu, tapi apa benar kau akan menceraikan aku secepatnya Paman?"
"Iya, kau tenang saja!"
"Baguslah, kalau begitu aku bisa bersatu kembali dengan Reymond!" Bright mengirimkan pesan pada Reymond bahwa Daniel akan menceraikannya.
Daniel dan Britney tiba di kediaman rumah Tuan Lan! Keduanya turun dari dalam mobil, untuk masuk kedalam rumah.
"Paman nanti kau saja ya yang bilang pada momy dan Dady, katakan pada mereka bahwa aku setuju untuk bercerai secepatnya!"
"Baik akan aku sampaikan!"
Tuan Lan dan Larisha yang mendengar dari pelayan rumah bahwa Daniel dan Britney datang langsung menuju ruang tamu. Tuan Lan dan Larisha melihat Daniel tengah duduk di sofa bersama Britney dan kopernya.
"Loh Niel ko tumben mendadak Dateng ke rumah?" Larisha segera menghampiri Daniel.
"Nah ini dia momy dan Dady! Kalian bicarakan saja ya, aku mau ke kamar dulu!" Britney pergi meninggalkan Daniel dan orangtuanya begitu saja.
"Britney!" Tuan Lan memanggilnya namun Britney sama sekali tidak mendengarkan.
"Niel wajahmu pucat, momy ambilkan obat dulu ya!"
"Iya mom, tolong ambilkan obat mag ya!"
Larisha pun pergi untuk mengambil obat, sementara Tuan Lan yang melihat kondisi Daniel seperti sangat lelah seperti ini sudah mengetahui pasti Britney pelakunya! Tuan Lab benar-benar marah kali ini pada Britney dan hendak pergi untuk membawa Britney bicara apa yang sudah dia lakukan, namun Daniel menahan Tuan Lan.
"Dad, ada hal yang ingin aku bicarakan!" Daniel dan Tuan Lan membicarakan banyak hal, dan darisana Tuan Lan visa mengerti jika Daniel sampai mengambil keputusan ini.
Tak lama Larisha datang membawakan obat mag, lalu duduk mendengarkan pembicaraan mereka.
"Baiklah kalau memang sudah seperti itu keputusan mu Niel, kami bisa mengerti! Tolong maafkan kami yang sudah sangat gagal mendidik Britney!" Tuan Lan sangat kecewa saat ini pada Britney, semua kelakuannya memang tidak dapat ditolerir lagi.
__ADS_1
Hari itu Tuan Lan dan Larisha menerima keputusan Daniel dengan berat hati! Mereka menyadari bahwa kesalahan Britney memang sudah fatal, Daniel berpamitan pulang setelah menyerahkan koper milik Britney.
Setelah kejadian hari itu! Daniel sama sekali tidak ada komunikasi dengan Britney, Britney kembali melanjutkan sekolah setelah Reymond membereskan masalah di sekolah dan Sisi meminta maaf.
Reymond pun tidak jadi menuruti perintah Daniel untuk menjauhi Britney karena kenyataannya sekarang Daniel sudah memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Britney, itulah informasi yang didapatkan oleh Reymond dari Britney.
Pagi ini di sekolah, Britney sangat ceria dan berkumpul seperti biasa dengan Felicia dan Joana. Reymond pun datang dan memberikan coklat untuk Britney.
"Cie so sweet banget si kalian!" goda Joana.
"Iya dong, kita ini memang pasangan serasi kan?" Reymond menyombongkan diri karena berhasil menyingkirkan Daniel.
Sepulang sekolah Reymond seperti biasa mengajak Britney untuk menonton balapan dan makan diluar, tapi rasanya aneh karena hatinya sama sekali tidak merasakan bahagia seperti dulu! Seperti ada yang mengganjal di hati Britney, Britney mengeluarkan ponselnya, biasanya Daniel akan mengirim pesan-pesan romantis, tapi sudah tiga hari sejak dipulangkannya Britney oleh Daniel, tak ada kabar dari Daniel.
Pikiran Britney mulai bertanya-tanya kemana Daniel? Apalagi terakhir kali melihat Daniel wajahnya juga pucat, dan Daniel sangat kecewa atas ucapan yang dilontarkan oleh Britney.
"Hei honey, kau kenapa kok engga semangat gitu si?"
"Engga apa-apa kok Rey!"
Sesampainya di rumah rasanya berbeda, biasanya akan ada Daniel yang tersenyum mengajaknya menonton film kesukaannya, dan makan malam bersama, kini rasanya hampa! Britney menemui Larisha di kamarnya.
"Mom, Dady belum pulang kerja?" Britney masuk dan duduk di ranjang Larisha.
Sementara Larisha sedang sibuk dilayar laptopnya karena Larisha memiliki bisnis baru sekarang yaitu butik dan salon, jadi Larisha sibuk memeriksa pekerjaannya.
"Belum kenapa?"
"Apa tadi ada tamu ke rumah mom?"
"Maksudmu tamu yang mencari mu begitu Brit?"
"Iya,"
"Siapa? Daniel maksud mu?"
"Apa Paman Daniel tidak menghubungi momy?"
__ADS_1
"Untuk apa dia menghubungi momy atau datang ke rumah ini, toh perceraian kalian sedang diurus olehnya! Jadi dia tidak perlu lagi menemui mu Brit, sekarang you happy nak?"
"Aku ke kamar dulu mom!" Britney pergi meninggalkan kamar Larisha.
Rasanya semakin hari terasa semakin membosankan tanpa kehadiran Daniel disisinya, ternyata tidak enak seperti yang ada dalam bayangannya! Tapi apalah daya nasi sudah menjadi bubur, ini semua keinginan Britney sendiri. Britney masuk ke dalam kamar lalu melemparkan tas sekolahnya begitu saja.
Hingga malam hari Britney tidak dapat memejamkan kedua matanya! Britney pun mengambil handphone miliknya, dan mencari nomor telepon Daniel di kontaknya.
"Paman Daniel kemana si? Di sosial media juga ga ada update terbaru! Ya aku tau kita akan bercerai, tapi apa harus sampai seperti ini tidak ada pembicaraan lagi?" Britney menggerutu kesal.
Britney berpikir untuk menelpon Daniel, meskipun ragu-ragu namun karena sudah tidak tahan ingin mendengar suara Daniel, Britney pun menelpon Daniel
Saat ini Daniel tengah terbaring di rumah sakit akibat sakit magh yang dideritanya, Daniel sudah tiga hari dirawat di rumah sakit ini sejak kepulangannya dari kediaman Tuan Lan, hanya ada Sierra yang mengunjunginya setelah sore hari Sierra mengurus pekerjaan Daniel.
Malam ini Daniel sudah tertidur, sementara Sierra berada disampingnya tak lama Sierra melihat handphone Daniel bergetar, Sierra melihat rupanya panggilan masuk dari Britney, karena nama kontak di handphone Daniel masih bertuliskan "My Wife".
Sierra pun tersenyum licik lalu pergi keluar ruangan Daniel dengan membawa handphone milik Daniel, Sierra mengangkat telepon itu.
"Hallo Britney ada apa ya kamu telepon pacar aku malam-malam begini?"
Britney yang mendengar suara Sierra ditelepon itu, langsung gelisah kenapa bisa malam-malam begini Sierra mengangkat telepon Daniel? Apa Sierra tinggal di apartemen bersama dengan Daniel? Dan kenapa Sierra bilang kalau Daniel adalah pacarnya sekarang? Apa Daniel langsung berpaling pada Sierra padahal dirinya dan Daniel belum resmi bercerai?
Semua pertanyaan-pertanyaan itu memenuhi pikiran Britney, rasanya sakit sekali.
"Hello Britney, kau masih disana?"
"Kenapa handphone suamiku kau yang jawab?" Britney sangat marah dan kesal.
"Aw, sayang Daniel please sabar dulu sayang buka dulu saja seluruh bajumu sayang!" Sierra membuat suara seolah-olah Daniel tengah meraba-rabanya.
♥️♥️♥️
Gimana Brit sakit kan rasanya? Segitu kamu engga lihat langsung loh? Gimana dengan Daniel yang melihat langsung dengan kedua matanya, istrinya mabuk bahkan memeluk erat cowok lain dan sampai hampir dibawa ke hotel??? Ga enak kan rasanya🥲
Sieraa emang bisa banget ye manfaatin kesempatan begitu, Daniel lagi terbaring lemah dirawat ampe tiga hari boro-boro bisa raba-raba kamu Sierra😤
__ADS_1