
Britney yang mendengar bahwa Joanna telah lama menghilang semenjak menikah dan tidak bisa dihubungi lagi oleh Felicia, memutuskan untuk nanti meminta bantuan pada ketua group Limson nantinya.
Hari Minggu Daniel yang baru saja sembuh dari penyakit kangker otak, memilih gaya hidup sehat dengan menyempatkan diri untuk berolahraga ditempat gym saat libur kerja, sedangkan Britney di apartemen mengurus bayi mereka.
Tok.
Tok.
Tok.
Sambil menggendong bayi kecilnya Britney membukakan pintu.
Ceklek.
Rupanya Larisha dan Tuan Lan datang berkunjung ke apartemen Britney.
"Ya ampun Brit, ini benar wajahmu?" Larisha memegangi wajah Britney melihat dengan seksama wajah anaknya yang dulu kencang, mulus dan cantik tanpa celah.
Kini kulit wajah Britney kendur, kucel dan bermata panda.
"Masuk mom, dad,"
"Sini biar Dady yang gendong bayi mu!"
Britney pun memberikan bayinya pada Tuan Lan, karena Tuan Lan sangat senang menimang-nimang cucu laki-lakinya itu.
"Sudahlah mom jangan meledekku terus, aku itu tidak sempat mandi bahkan aku tidak pernah lagi tidur nyenyak!"
"Ya sudah pakai pengasuh satu orang saja Brit, kau kerepotan sendiri begini! Ini lagi baju mu robek begini, astaga!"
"Mom, hanya baju ini yang nyaman aku pakai saat sedang menggendong bayi ku, ini simpel dan ringan dipakai!"
"Haduh Britney momy tidak menyangka kau akan benar-benar seperti ibu-ibu pada umumnya,"
"Biarkan saja mom, toh Daniel tetap mencintai anak kita bagaimana pun penampilannya!"
"Tau tuh momy, ngomong-ngomong momy dan Dady ada apa kesini?"
"Nih lihat momy sudah pesankan gedung dan bingkisan untuk perayaan lahirnya putra mu, sekaligus diberi nama juga lucu kan?" Larisha menunjukkan undangan dan dekorasi gedung untuk perayaan lahirnya anak Britney dan Daniel.
"Iya mom bagus kebetulan aku dan hubby belum nyari referensi untuk perayaan nanti,"
"Sudah tidak perlu, nih momy bahkan sudah booking acaranya Minggu besok! Nanti undangan akan mulai dikirim besok pagi,"
__ADS_1
"Makasih ya mom!"
"Sama-sama sayang,"
"Dady dengar kau ingin meminta bantuan Dady, ada apa?"
"Itu loh dad, Joa kata Feli semenjak menikah hilang bagai ditelan bumi ga bisa dihubungi!"
"Ya mungkin orangtuanya yang larang dia bergaul,"
"Ya salam ini tuh aneh banget dad,"
"Lalu kau mau ikut campur urusan keluarga orang lain begitu?"
"Dad, Joa itu bukan orang lain untuk ku dan untuk Feli dia itu sahabat kami sejak dulu! Please minta ketua pinjamkan anak buahnya untuk menyelidiki keberadaan Joanna, please dad Brit mohon,"
"Turuti saja dad nanti anak itu merengek terus kalau keinginannya belum dituruti!"
"Oke Baiklah tapi group Limson itu tidak pernah mencari masalah duluan dengan orang lain! Hanya sampai mencari tau jika tidak ketemu maka sudah lupakan tentang keberadaan Joa, setuju?"
"Oke oke setuju!"
Tak berselang lama Daniel tiba di apartemen dan melihat mertuanya sudah berada didalam!
"Tidak apa Dady kebetulan sudah lama engga bawa mobil sendiri, ya mengenang momen waktu baru menikahi momy Risha!"
Larisha pun tersenyum malu saat Tuan Lan mengingatkannya saat-saat keduanya tumbuh rasa cinta.
"By sini duduk aku mau kasih liat sesuatu!"
"Apa?"
Britney memperlihatkan undangan dan dekorasi gedung yang sudah dibooking oleh Larisha.
"Waw bagus sekali ini Brit,"
"Kau sudah menyiapkan nama kan untuk jagoan kita?"
"Em sudah si!"
"Apa?" serempak Larisha, Britney dan Tuan Lan karena penasaran dengan nama yang disiapkan Daniel untuk anak mereka.
"Liam de Elzias! bagaimana?"
__ADS_1
"Bagus by aku suka,"
"Iya momy dan Dady juga setuju,"
Akhirnya hari perayaan untuk kelahiran putra pertama Britney dan Daniel pun digelar, banyak rekan bisnis Daniel dan Tuan Lan yang turut hadir untuk memberikan selamat begitu juga dengan Felicia dan keluarganya yang turut hadir di acara tersebut.
Dengan kemeriahan putra Britney hadir ditengah-tengah para tamu undangan dan diperkenalkan dengan nama Liam de Elzias. Semarak kemeriahan dari para tamu undangan pun memeriahkan perayaan menyambut lahirnya Liam.
Silih berganti beberapa rekan bisnis penting menyapa Britney dan Daniel hingga siang harinya mereka sibuk menyambut para tamu yang datang, barulah setelah perayaan hampir selesai Felicia menghampiri Britney yang sedang sendirian karena Liam digendong oleh Tuan Lan.
"Brit bagaimana, sudah ada kabar belum dari anak buah ketua?"
"Belum, bahkan kemarin anak buah ketua sempet telpon dia udah bayar salah satu pelayan di kediaman orangtuanya Joa dan hasilnya nihil pelayan disana tak ada satupun tau dibawa kemana Joanna!"
"Ya ampun gila banget tuh orangtuanya Joanna, masa anaknya hilang engga dicariin silau kali sama harta yang dikasih,"
"Kau tenang saja Fel, pokoknya aku akan minta anak buah ketua itu untuk terus mencari sampai kita tau dimana Joanna,"
"Aku percaya pada mu Brit!"
Di Kanada 3 tahun kemudian!!!!!
Hari demi hari dilalui oleh Elrald dia tinggal seorang diri di Kanada tidak mengenal yang namanya tidur nyenyak, Elrald selalu bersahabat dengan lelah, letih, dan beban pikiran yang menumpuk!
Teman akrabnya hanyalah kerja keras dan pekerjaan, pagi siang malam Elrald habiskan untuk membangun bisnisnya hingga akhirnya tepat dihari ini tak terasa sudah 3 tahun sejak El membangun usahanya dan ditahun ke 3 ini prodak El mulai banyak dikenal orang dan orderan via online maupun ditoko-toko pun sudah mulai membanjiri prodak Elrald.
Kini omset setiap bulannya nya luar biasa banyak dan Elrald sudah bisa membeli gedung baru untuk dia jadikan pabrik keduanya karena orderan yang membludak membuat satu pabriknya tidak dapat memenuhi orderan.
Rasanya tidak menyangka sudah 3 tahun sejak dirinya tak lagi mendengar kabar tentang Joanna, karena setiap kali Elrald menelpon Daniel saat Daniel mulai menyebutkan nama Joanna, Elrald selalu menolak untuk mendengarkan kabar tentang wanita yang sudah beristri itu.
Sementara itu di pulau pribadi milik Jazz suaminya Joanna, kali ini pelayan khusus yang biasa keluar masuk kamar Joanna sedang terkena flu yang cukup parah sehingga terpaksa harus ada yang menggantikan pelayan yang mengurus kebutuhan Joanna didalam kamar!
Selama tiga tahun ini Joanna memang tidak pernah diizinkan keluar kamar, dan hanya ada satu pelayan khusus yang boleh keluar masuk kamarnya sehingga banyak yang tidak tau seperti apa rupa dari istri Jazz didalam kamar itu.
Yang dilakukan oleh Jazz hanyalah menjadikan Joanna budak ranjangnya ketika hasrattnya membuncah dan ingin melakukannya dengan Joanna, namun jika sedang tidak ingin dengan Joanna maka dia akan membawa pela cut kedalam kamar itu dan bermain ranjang dengan pe la cur itu dihadapan Joanna.
"Sierra kau seminggu kedepan akan ditugaskan untuk melayani Nyonya didalam kamarnya! Pelayan khusus sedang sakit flu, jadi bersiaplah,"
"Baik madam!"
Madam adalah ketua para pelayan di pulau ini.
"Kebetulan aku sudah lama penasaran dengan sosok nyonya tapi dikurung dan dipukuli didalam kamar itu!" gumam Sierra.
__ADS_1