Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 9


__ADS_3

Bab 9


Sore harinya Sierra baru mau meninggalkan apartemen milik Daniel dan Britney entah kenapa wanita itu sangat betah berlama-lama di apartemen itu. Sierra melangkah keluar dari apartemen dan berjalan sambil mengepalkan tangannya.


"Gadis ingusan itu benar-benar tidak pantas untuk Daniel, bisa-bisanya kau lebih memilih gadis ingusan itu dibandingkan aku yang selalu ada untuk mu Niel ini ga adil untuk ku." Hati Sierra terasa sakit melihat Daniel yang dia cintai kini tinggal bersama seorang wanita bahkan mereka sudah menikah.


Sementara itu di dalam apartemen, Britney menghampiri Daniel yang sedang menyuci piring bekas sarapan.


"Cie yang habis disamperin pacar,"


"Sahabat Brit, kami berteman baik jangan salah paham,"


"Padahal baguslah Paman kalau memang Paman sedekat itu dengan seorang wanita, nanti ketika kita bercerai kan Paman bisa langsung menikah lagi,"


Seketika Daniel menghentikan aktivitas tangannya yang semula sedang menggosok piring kotor dengan spons yang berbusa! Daniel tidak menyangka Britney benar-benar ingin bercerai dengannya, padahal hanya dengan Britney dirinya merasa kembali bahagia menjalani hidup, Britney seperti tujuan hidup yang selama ini dia cari.


Malam harinya pasangan suami istri itu tidak melakukan hubungan apapun seperti pasangan pada umumnya, keduanya hanya tidur diranjang yang sama lebih pantas disebut teman tidur dibandingkan dengan suami istri.


Keesokan harinya Di sekolah!


Britney turun dari mobil Daniel, lalu berlarian menuju kelas untuk bertemu para sahabatnya setelah cukup lama dia izin tidak masuk sekolah.


"Itu Britney," Felicia memberitahukan Joana bahwa Britney tiba.


"Hai gens," Britney duduk di samping Felicia.


"Britney kau kemana saja si? Lama sekali izin sekolah?


Teman-teman sekolah Britney memang tidak ada yang tau bahwa Britney sudah menikah, hanya Reymond yang tau dan jangan sampai ada yang tau karena itu seperti kiamat bagi Britney bila satu sekolah mengetahui dirinya sudah menikah, apalagi dengan seorang yang jauh lebih tua.


"Biasa abis nengok kak Nick dan kak Bright,"


"Yaelah jangan lagi-lagi deh izin sampe lama gitu, gak rame kalau ga ada kau Brit,"


Tak lama kemudian Reymond masuk dengan wajah sumringah karena tau Britney mulai masuk sekolah hari ini.


"Pagi honey bunny sweety ku," Reymond mengecupp pipi Britney.


"Pagi Rey," entah kenapa Britney jadi kurang suka dengan sentuhan-sentuhan yang dilakukan oleh Reymond.


"Yah udah deh Jo, kita biarin kedua insan bucin ini untuk kangen-kangenan,"

__ADS_1


"Ya udah ke kantin aja yuk!" Felicia dan Joanna meninggalkan Reymond dan Britney.


"Sayang jadi kapan kamu cerai dari laki-laki itu?"


"Sabar Rey kita tunggu saja tiga bulan lagi,"


"Lama banget si, nanti yang ada pacarku yang cantik ini jatuh cinta lagi sama laki-laki tua itu!"


Hahahaha..


"Aku, jatuh cinta sama Paman Daniel? Ya engga mungkin lah Rey, dia itu cocoknya jadi dadyku, lagian hidupnya juga monoton dan garing dia cuma kergi kerja lalu balik ke rumah habis itu udah,"


"Kamu lebih bahagia kan kalau sama aku sweety?"


"Iya dong, kamu selalu ngajak aku jalan-jalan dan bersenang-senang Rey!"


"Gimana kalau nanti pulang sekolah kita jalan-jalan lagi? Udah lama kan kita engga jalan-jalan,"


"Tapi Rey, Paman Daniel bilang dia akan menjemput ku,"


"Bilang saja ada pelajaran tambahan, jadi buat dia telat sampai sekolah dan kita sudah pergi duluan, gimana sweety?"


Sore harinya jam kepulangan sekolah sudah tiba, tapi karena Britney meminta Daniel menjemputnya satu jam lagi, Daniel pun kembali mengerjakan pekerjaannya di kantor sambil menunggu waktu untuk menjemput Britney.


Sementara itu Britney dan Reymond pergi bersama setelah berhasil membohongi Daniel, sama halnya seperti dulu Britney membohongi Larisha dan Tuan Lan sampai kedua orangtuanya itu kelimpungan.


"Asik, Rey kita mau kemana?"


"Kita akan nonton balapan sweety,"


"Wah pasti seru Rey," Britney dibonceng menggunakan motor gede oleh Reymond untuk pergi ke tempat perkumpulan anak-anak muda yang akan balapan liar. Britney melingkarkan tangannya diperut Reymond lalu sepeda motor yang dikendarai Reymond melesat kencang.


Sementara itu Daniel sudah masuk ke dalam mobil untuk menjemput Britney di sekolahnya, setelah beberapa saat Daniel tiba di sekolah Britney tapi sekolah sudah sangat sepi, Daniel pun belum merasa curiga dan berpikir bahwa anak-anak sekolah belum keluar kelas. Daniel turun dari mobil, lalu menunggu beberapa saat di depan mobilnya.


Seorang security yang melihat Daniel seperti menunggu seseorang segera menghampirinya.


"Maaf Tuan anda menunggu siapa?"


"Aku sedang menunggu Britney dia siswi di sekolah ini!"


"Oh non Britney,"

__ADS_1


"Kau kenal?"


"Kenal Tuan, non Britney kan gadis paling cantik di sekolah ini semua orang pasti mengenalnya, tapi kok Tuan nunggunya sekarang bukan sejam yang lalu?"


"Bukankah ada pelajaran tambahan jadi kepulangan diundur satu jam?"


"Ah pelajaran tambahan? Tidak pernah ada pelajaran tambahan Tuan di sekolah ini, jam sekolah akan pulang teratur setiap harinya!"


Daniel menghembuskan nafas panjangnya, rupanya Britney membohonginya sampai seperti ini, padahal Daniel sampai menunda meeting penting untuk menjemput Britney ke sekolah agar memastikan gadis itu sampai di apartemen dengan selamat. Tapi ternyata Britney tega membohonginya.


"Yasudah saya tinggal ya Tuan!"


"Iya, terimakasih!" Daniel mengeluarkan handphone miliknya dari saku celana untuk menelpon Britney, namun Britney menonaktifkan handphonenya.


Sore itu Daniel sangat khawatir dan tidak tau harus mencari Britney kemana lagi! Daniel mencari ke cafe-cafe yang terdapat di sekitar sekolah, lalu mencari ke pusat perbelanjaan, namun Britney tak juga di temukan. Hingga malam hari pukul 22.00 malam, Daniel baru tiba di apartemen miliknya dengan perasaan yang masih cemas dan khawatir karena belum menemukan Britney.


Namun setibanya di apartemen, rupanya Britney sudah sampai karena terlihat sepatu sekolahnya sudah berada di rak sepatu. Daniel segera mencari Britney di ruang tamu.


"Britney! Britney!"


Britney keluar dari dalam kamar dengan hanya memakai handuk didadaanya.


"Paman ada apa si teriak-teriak?"


Daniel langsung memeluk tubuh Britney begitu melihat istrinya keluar dari dalam kamar.


"Britney, syukurlah kau sudah pulang! Aku sangat khawatir Brit, aku takut kau kenapa-kenapa aku mencari mu kemana-mana!"


"Ih Paman lepas! Lepas Paman, kau sebaiknya tidak perlu khawatir karena ada Reymond yang menjagaku!" Britney melepaskan pelukan Daniel.


"Apa kau berbohong pada suamimu ini demi bisa pergi bersama kekasihmu itu?"


"Maaf Paman, tapi aku ikut denganmu pindah ke apartemen ini agar aku bebas melakukan apapun yang aku suka termasuk pergi kencan dengan Reymond!"


♥️♥️♥️


Ini dia nih si pebinor Reymond, Ehh Reymond pulang lewat mana Lo, othor jegat nih!


Mau ngapain Thor jegat emang berani? Engga si, mau ngajakin perak umpet😂 Bisa-bisanya nih orang ngumpetin istri orang.


__ADS_1


__ADS_2