
"Aku tidak boleh kalah dengan anak manja seperti Britney, aku harus melakukan pencegahan agar mereka tidak memintaku memeriksa kandungan di rumah sakit!"
Sierra memiliki ide agar Britney dan yang lainnya tidak jadi membawanya ke Dokter kandungan hari Sabtu nanti, sambil tersenyum licik Sierra merasa semua masalah bisa dia atasi.
Hari Sabtu, setelah sarapan bersama mereka semua mandi dan bersiap-siap untuk mengantar Daniel kemoterapi dan juga membawa Britney dan Sierra memeriksakan kandungannya.
Ting nong.
Bunyi bel membuat Angeline yang baru saja keluar dari dalam kamarnya bergegas membuka pintu utama rumah itu.
Klek..
Dihadapan Angeline muncul laki-laki berusia sekitar 35 tahun dengan jas putih seperti seorang Dokter lengkap dengan tas berwarna hitam yang dia genggam.
"Maaf anda cari siapa ya?"
"Kenalkan aku Dokter Frans, aku dihubungi oleh nona Sierra untuk menjadi Dokter kandungan pribadinya!"
"Oh ya? Tapi Sierra akan ke rumah sakit bersama kami untuk memeriksakan langsung kandungnya hari ini,"
"Silahkan anda konfirmasi terlebih dahulu pada nona Sierra Nyonya, karena beliau meminta agar aku datang hari ini!"
"Baiklah,. silahkan Dokter menunggu dulu di ruang tamu, mari masuk!"
Dokter tersebut duduk di ruang tamu sementara Angeline menuju kamar Sierra, dilihatnya pintu kamar Sierra tidak ditutup.
Tok.
Tok.
Tok.
"Sierra ini Bibi,"
"Masuk Bi,"
Nampak Sierra tengah berbaring diatas ranjang dengan mengenakan selimut dan wajah yang pucat.
"Kau sakit Sierra?"
"Iya Bi, aku mual sekali setelah sarapan tadi! Sepertinya aku tidak ikut ke rumah sakit Bi, aku sudah memanggil Dokter pribadi untuk memeriksa kandungan ku!"
"Oh jadi benar Dokter itu kau yang memanggil kesini?"
"Iya Bi, maaf ya aku tidak ikut bersama kalian! Lagi pula aku lebih nyaman memakai Dokter pribadi daripada harus bolak-balik ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungan ku!"
"Ya sudah jika kau tidak enak badan, Bibi akan panggilkan Dokter mu kesini!"
"Iya Bi, terimakasih ya!"
Angeline keluar dari dalam kamar Sierra dengan perasaan aneh, tadi saat sarapan Sierra terlihat baik-baik saja tapi sekarang disaat hendak berangkat ke rumah sakit dia malah mengaku sakit.
"Anak itu mencurigakan!" Gumam Angeline.
__ADS_1
"Siapa mom?" Britney mendengar gumaman Angeline.
"Itu Sierra, dia katanya engga jadi ikut kita ke rumah sakit, terus manggil Dokter ke sini karena lebih nyaman pakai Dokter pribadi katanya!"
"Dasar kutu kupret, itu pasti akal-akalan dia aja mom! Semakin mencurigakan itu orang!"
"Ada apa sayang?" Daniel keluar kamar.
"Itu loh by, masa Sierra engga mau periksa kandungan ke rumah sakit bareng kita, dia pasti takut ketahuan bohong!"
"Iya juga ya!"
"Tapi dia sudah manggil Dokter kandungan kesini Brit,"
"Masa si? Dimana Dokternya sekarang mom?"
"Tuh di ruang tamu, nih momy mau panggil untuk ke kamar Sierra, karena Sierra wajahnya pucet katanya sakit juga dia!"
"Alah dasar ratu drama! Ini si udah pasti dia mau menipu ka El biar dinikahin!"
"Ya udah, momy mau suruh Dokternya periksa Sierra coba kita lihat apa Sierra bener bohong atau tidak!"
"Ya sudah mom, nanti aku nyusul ke kamar Sierra.
Sedangkan di kamar atas, Joanna dan Elrald sama-sama baru keluar kamar! Ditatapnya wajah cantik Joanna, membuat El bersemangat setiap kali melihat Joanna.
"Kau sudah siap?"
"Iya kak,"
"Aku ada janji dengan orang lain,"
"Orang lain? Siapa?"
"Temen kampus!"
"Cewek?"
"Cowok,"
"Hah? Joa, apa kau benar-benar akan berkencan dengan laki-laki lain?"
"Memangnya kenapa kak? Toh kita sudah memiliki jalan hidup masing-masing, aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk melupakan semua rasaku pada mu, dan mulai membuka hati untuk pria lain,"
Elrald pun mendekati Joanna lalu meraih kedua tangannya.
"Joa, aku tidak bisa melihat mu dimiliki oleh laki-laki lain! Please, tunggu aku membereskan semua masalah ini,"
"Apa kau akan lari dari tanggungjawab sebagai seorang laki-laki sekaligus seorang ayah ingat kak El, bayi itu membutuhkan mu!"
"Aku tau, tapi!"
"Sudah lah, berhenti membahas hal tidak penting lagi! Fokuslah pada hubungan mu dengan Sierra, bukankah dulu kau menyukainya sampai-sampai menanam benih didalam rahimnya!"
__ADS_1
Joanna segera melepaskan tangan Elrald dan turun kelantai bawah, apa lagi yang bisa dilakukan oleh Elrald sekarang selain pasrah pada takdir hidupnya dan menerima kenyataan untuk menikahi Sierra.
Dilihatnya oleh Joanna, Britney, Daniel, Angeline sedang berada di dalam kamar Sierra karena terdengar percakapan mereka dari kamar Sierra yang tidak ditutup pintunya. Elrald pun menyusul Joanna yang berjalan menuju kamar Sierra.
Terlihat Sierra sedang mengaduh layaknya orang sakit, Dokter laki-laki itu pun baru saja selesai memeriksa bagian perut Sierra dengan stetoskop. Britney yang masih teguh dengan pendiriannya bahwa ini pasti akal licik Sierra agar dia tidak dibawa ke dokter kandungan di rumah sakit, memiliki cara untuk mengetahui kebenarannya.
"Saya sudah memberikan beberapa vitamin penguat kandungan untuk nona Sierra, tolong dipastikan nona Sierra meminumnya!"
"Lalu bagaimana keadaan kandungannya Dok?" tanya Angeline.
"Kandungannya baik, hanya saja fisik nona Sierra sangat lemah dan butuh banyak istirahat, sebaiknya nona Sierra istirahat full di rumah jangan dulu berkegiatan di luar rumah!"
"Baiklah Dok, terimakasih banyak," kata Angeline.
Dokter itu pun keluar dari dalam kamar Sierra.
"Tunggu!" suara Britney membuat Dokter tersebut berhenti berjalan.
"Iya nona, ada apa?"
"Siapa nama Dokter?"
"Saya Dokter Frans,"
"Dari rumah sakit mana? Biar aku cek melalui website rumah sakitnya, aku ingin tau jadwal praktek Dokter hari apa saja? Siapa tau aku berminat untuk menjadikan anda sebagai Dokter pribadi,"
"Sebentar saya lupa membawa kartu nama saya nona!"
"Saya tidak perlu kartu nama Dok! Saya bertanya di rumah sakit mana anda bekerja? Karena saya akan mengeceknya lewat website? Apa perlu saya meminta KTP Dokter? Saya beri waktu 3 detik untuk menjawab pertanyaan saya!"
Sierra yang merasa Britney mengintimidasi Dokter pribadinya, langsung turun dari atas ranjang, dan menghampiri Britney serta Dokter pribadinya.
"Apa-apaan kau Britney? Lancang sekali ya kau ini?"
"Lancang? Aku hanya bertanya Sierra,"
"Kau memang tidak pernah menyukai ku meskipun aku sudah meminta maaf kau tetap saja menuduh ku yang tidak-tidak, kau itu wanita jahat Britney,"
Senjata andalannya pun Sierra keluarkan, yaitu menangis dihadapan semua orang dan merasa dianiaya oleh Britney.
Hiks.
Hiks.
"El, kau lihat kan betapa Britney ini selalu saja mencari-cari masalah denganku? Lebih baik aku pergi dari rumah ini,"
Sierra mengadu pada Elrald yang sejak tadi menyimak percakapan Britney dengan Dokter tersebut.
"Tidak usah mengeluarkan air mata buaya mu itu Sierra, aku tidak akan tertipu! Kau tidak hamil kan?"
"Stop Britney! Kau tidak punya hati menuduh ku seperti ini, padahal kita sama-sama seorang wanita tapi dengan kejinya kau menuduhku seperti ini!"
__ADS_1