Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 11


__ADS_3

Britney kemudian perlahan naik keatas ranjang sambil melirik kearah Daniel yang masih tersenyum sambil mengelap sisa-sisa saliva dibibirnya menggunakan jempol tangannya.


"Paman dengar ya, jangan menciumku lagi aku benci Paman!"


"Iya, lain kali engga cium lagi tapi,," Daniel tak meneruskan pembicaraannya.


"Ih dasar mesum!!" Britney segera menarik selimut.


"Oh ya Brit, besok aku akan ada meeting sore kemungkinan sampai malam karena berbarengan dengan launchingnya prodak baru! Aku akan sibuk sampai malam, tapi aku akan tetap menjemput mu dulu nanti!"


"Tidak usah memaksakan Paman, lebih baik aku pulang dengan kekasihku saja!"


"Britney," Daniel melirik kearah Britney.


"Iya, iya Paman!"


Dalam hati Britney, dia sangat senang mendengar Daniel akan bekerja sampai malam hari, karena itu artinya dia akan bisa bebas pergi berduaan dengan Reymond. Pagi harinya Britney menuju meja makan, seperti biasa segelas jus strawberry dan sarapan sudah ada dimeja makan karena Daniel bangun pagi sekali demi menyiapkan sarapan untuk Britney.


"Pagi istriku, sarapan dulu ya biar sekolahnya semangat!"


"Semangat banget dong Paman, hari ini adalah hari yang paling menyenangkan!" Britney mengukir senyum lebar dibibirnya.


"Semakin cantik!"


"Gombal!"


Britney dan Daniel sarapan bersama, dan Daniel pun mengantar Britney ke sekolahnya. Tiba di sekolah, Britney berjalan menuju kelasnya! Namun semua orang meliriknya dengan tatapan menjijikkan sembari bergosip satu sama lain. Hal itu jelas membuat Britney bertanya-tanya, memang ada sesuatu yang aneh kah dalam dirinya sekarang?


Britney melihat pakaian, sepatu, sampai mengeluarkan kaca kecil yang selalu dia bawa untuk mengecek apakah ada sesuatu diwajahnya. Tapi semua aman, namun semua orang terus menatapnya jijik, Britney berlari ke kelasnya, lalu di dalam kelas pun sudah heboh membicarakannya, ada Felicia dan juga Joanna yang sejak tadi menunggu Britney.


"Kalian semua kenapa? Gosipin apa kalian?"


Namun Joanna dan Felicia segera menarik tangan Britney dan mengajaknya duduk dibangku.


"Britney sekarang jawab pertanyaan kita dengan sejujur-jujurnya!"

__ADS_1


"Ada apa si? Kenapa kalian juga menatap ku dengan tatapan aneh gitu!" Britney semakin bingung.


"Apa benar, kau sudah menikah Brit? Kau menikah saat kita masih sekolah gini?" tanya Felicia.


"Iya Britney, jawab gosip itu engga bener kan? Mereka bilang kau hamil diluar nikah makanya nikah buru-buru!"


"Apa? Siapa yang udah nyebarin gosip ini?"


"Gosip?" Seorang siswi cantik berjalan bersama beberapa teman-temannya, dialah Sisi salah satu siswi populer yang tergila-gila pada Reymond juga selalu cari gara-gara dengan Britney.


"Sisi, kau kan yang menyebarkan gosip murahan ini?"


Hahahaha..


"Ini bukan gosip guys tapi fakta, si anak manja ini udah nikah sama om om, dan dia tinggal di apartemen mewah sama suaminya yang om om itu, bener kan? Kau juga sedang hamil kan sekarang?"


"Kurang ajar!" Britney segera menghampiri Sisi lalu menjambak rambutnya, hingga perseturuan yang melibatkan banyak siswi itu berlangsung dan membuat gaduh kelas. Sisi dan rekan-rekannya pun berhasil dikalahkan oleh Britney berkat bantuan Joana dan Felicia.


"Katakan siapa yang udah ngasih tau semua ini?" Britney menjambak dengan keras rambut Sisi.


Rupanya Sisi adalah keponakan Sierra, jadi ketika Sierra tau Sisi teman sekolah Britney sekaligus juga benci dengan Britney, Sierra memanfaatkan Sisi untuk mempermalukan Britney. Setelah mengetahui siapa dalang dibalik ini semua, Britney segera pergi meninggalkan sekolah.


Britney menangis sambil berlari, dia malu dengan semua teman-teman di sekolahnya setelah Sisi memberitahu seisi sekolah bahwa Britney sudah menikah dengan laki-laki tua kaya raya, bahkan Sisi mengatakan bahwa Britney sedang hamil.


Britney berlari sekencang-kencangnya, keluar dari sekolah, yang dia cari adalah sebuah taxi yang akan membawanya pergi dari sekolah ini, sementara Reymond yang baru saja datang ke sekolah melihat Britney sedang berlari keluar gerbang sekolah, Reymond segera mengejar Britney.


"Britney, sweety!" teriak Reymond hingga Reymond pun berhasil menyusul Britney ke depan gerbang sekolah.


"Rey, aku malu Rey aku malu!" Britney menangis dipelukan Reymond.


"Kau malu? Malu kenapa? Katakan padaku sayang!"


"Sekarang semua teman-teman di sekolah sudah tau kalau aku sudah menikah,"


"Apa? Siapa orang gila yang sudah berani membongkar semua ini?"

__ADS_1


"Sisi, dia keponakan sekertaris Paman Daniel, Rey aku tidak mau sekolah lagi!"


"Sisi lagi Sisi lagi, kau tenang saja sweety! Aku akan membereskan gosip ini dan mengatakan kalau itu tidak benar, aku akan suruh Sisi mengaku kalau dia bohong, kau jangan menangis Brit, aku tidak bisa melihat mu menangis!"


Reymond menghapus air mata di pipi Britney dengan tangannya, Britney pun mulai tenang setelah Reymond berhasil menenangkannya dan berjanji akan membereskan masalah di sekolah. Reymond memang sangat mencintai Britney walaupun Reymond siswa yang nakal.


"Rey, aku harus memberikan pelajaran pada Sierra! Dia wanita jahat!"


"Oke honey, aku akan bolos sekolah untuk menemani mu menemui Sierra!"


"Terimakasih Rey, kau selalu ada untukku!"


"Itu karena aku mencintaimu Brit, aku juga berharap kau tidak akan pernah mengkhianati cintaku, jangan pernah bersentuhan dengan suami mu itu! Kau janji!"


Mendengar Reymond berkata demikian, Britney langsung teringat semalam bagaimana dia berciuman dengan Daniel, rasanya Britney merasa sangat bersalah pada Reymond yang sudah setia menunggunya pisah dari Daniel.


"Tentu Rey, aku tidak mungkin bersentuhan dengan Paman Daniel! Aku juga tidak mencintainya, jadi itu tidak mungkin!"


"Aku percaya padamu honey, kalau begitu kau tunggu disini aku akan ambil motor dulu!"


Reymond dan Britney akhirnya bolos sekolah dan pergi ke kantor Daniel, saat ini di perusahaan Daniel sedang sangat ramai karena adanya launching beberapa prodak terbaru kosmetik yang akan bersaing di pasar Eropa! Britney bersama dengan Reymond segera menaiki lift untuk menuju ruangan kerja Daniel.


Klek..


Pintu terbuka dan didalam ruangan Daniel terdapat beberapa klien juga Sierra karena mereka sedang membicarakan strategi marketing yang paling baik agar prodak mereka meledak di pasaran. Dan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Britney langsung membuka pintu membuat semua orang di ruangan itu tercengang menatap kearahnya.


Britney dan Reymond melangkah masuk tanpa peduli itu adalah klien penting suaminya, Britney menghampiri Sierra yang sedang duduk di sofa disamping Daniel, lalu Britney mengambil segelas bir yang ada di meja dan langsung menyiramkannya ke kepala Sierra didepan Daniel dan di depan beberapa klien penting Daniel.


♥️♥️♥️


Alhamdulillah kan Sierra lagi panas gini dapet guyuran air dikepala, nyesss kan adem😂 Tapi kasian banget Daniel punya istri bar barnya engga ketulungan maklum ya maak kan masih abegeh jadi emosinya gak stabil.


Ganteng banget Paman Daniel..


__ADS_1


__ADS_2