Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 110


__ADS_3

Hingga berganti-ganti posisi Daniel masih terus memaju mundurkan terong import miliknya meskipun kini keduanya sudah bermain cukup lama.


Daniel memangku tubuh Britney dan membuat Britney kini berada diatas tubuh Daniel yang dengan pasrahnya terlentang.


"Sayang aku ingin merasakan gerakan mu diatas!"


"Kau perkasa sekali by,"


Setelah mendengar permintaan Daniel, Britney meraih terong import milik Daniel oleh satu tangannya kemudian dituntunnya agar terong masuk sempurna kedalam inti miliknya.


"Aaaaa ought," Britney memejamkan kedua matanya saat merasakan terong import itu kembali masuk kedalam intinya.


"Ayo sayang bergeraklah dengan cepat!"


Perlahan Britney mulai naik turun menggerakkan pinggulnya untuk memuaskan terong import milik Daniel yang saat ini sudah berada didalam sana, gerakan Britney semakin lama semakin kencang sehingga Daniel pun menge rang merasakan kenikmatan disetiap hentakan pinggul Britney.


"Oh my God ahh yes baby kau sangat liar Britney,"


"Ah terus sayang, aku suka gerakan lincah mu sayang lakukan terus!"


"Ah by emthh,"


Keduanya sama-sama tenggelam dalam penyatuan yang selalu luar biasa memuaskan dan bagai candu yang selalu mereka inginkan. Keringat sudah membasahi wajah Britney begitu juga dengan Daniel karena keduanya sama-sama bergerak untuk mencapai puncak kenikmatan.


Hentakan demi hentakan dilakukan oleh Britney diatas tubuh Daniel dengan super cepat dan Daniel pun ikut bergerak seiring dengan irama pinggul Britney.


"By aku ingin sampai!"


"Ah ayo sayang keluarkan bersama, oh Britney sayang ah!"


Hingga akhirnya keduanya mulai merasakan akan mencapai titik nirwana yang indah membuat Daniel dan Britney akhirnya mengeluarkan lahar kenikmatan mereka secara bersama-sama.


Tubuh Britney lemas dan jatuh dipelukan Daniel nafas keduanya naik turun masih menikmati sisa-sisa kenikmatan kegiatan melelahkan mereka.


"By bagaimana kau sudah menelepon orang mu kan?"


"Iya sudah, aku memintanya besok berangkat!"


"Terimakasih by,"


Di Kanada Elrald sejak mendapatkan telepon dari Britney berusaha untuk menghubungi Sierra kembali tapi Sierra tak kunjung mengangkat teleponnya. Maklum di saja penjagaan sangat ketat jadi Sierra akan bisa memainkan handphone hanya pada saat-saat tertentu saja.


Tiba waktunya agak lengang, Sierra pun mendapatkan tangkapan layar panggilan tidak terjawab dari Elrald hingga puluhan kali.


"Cih akhirnya dia juga yang akhirnya balik menghubungi ku!"


Ditekannya nomor telepon Elrald untuk menghubungi kembali, tanpa diduga Elrald langsung mengangkat panggilan masuk dari Sierra.


"Halo Sierra bisakah kau membantuku?"


"Wow sabar dulu sayangku El kau terlalu terburu-buru! Tenang, emosi tidak akan bisa menyelesaikan masalah!"


"Sierra bagaimana aku bisa tenang kalau Joanna bernasib seperti ini?"

__ADS_1


"Sudahlah El aku sudah dengar dari Joanna langsung kalau orangtuanya menolak mu jadi kau tidak perlu merasa bersalah sampai seperti ini, dia baik-baik saja baru tadi aku dari kamarnya memberikan makan malam untuknya,"


"Anggota group Limson tidak bisa membantu ku, apa ada cara agar aku bisa mengeluarkan Joanna dari sana?"


"Kau siap mati tidak?"


"Sierra serius lah sedikit!"


"Aku serius, aku tanya kau siap mati tidak jika ketahuan?"


"Iya aku siap!"


"Menyamar lah menjadi pelayan di pulau ini!"


"Tapi bagaimana caranya?"


"Kebetulan ada 3 orang pelayan yang masa kontraknya sudah habis besok, dan biasanya mereka mendapatkan pelayan yang baru dari agen tetap mereka, sogok mereka agar kau bisa menjadi salah satu pelayan pengganti disini!"


"Baiklah kirimkan padaku alamatnya!"


"Oke,"


"Sierra,"


"Apa?"


"Aku minta maaf atas kejadian dulu aku harap kita bisa berteman baik,"


"Tapi bagaimana nanti membawa Joa dari sana?"


"Kau masih punya otak kan selama tinggal di Kanada?"


"Masih, tapi apa maksud mu?"


"Kalau begitu bawa otak mu itu ke sini dan nanti kita pikirkan cara agar kau bisa membawa Joanna dari sini dengan aman!"


"Kau ini masih saja menyebalkan Sierra!" Elrald tertawa ringan begitu juga dengan Sierra.


Setelah menelpon Sierra, Elrald menelpon Daniel untuk meminta bantuannya!


Daniel yang baru saja selesai melakukan olahraga malam dengan Britney, mendengar handphonenya berdering rupanya telepon masuk dari Elrald.


Diangkatnya telepon dari Elrald lalu Daniel pun memakai kimono untuk duduk dikursi yang berada dibalkon apartemennya, keduanya banyak berbincang-bincang hingga Daniel memberitahukan bahwa orang kepercayaannya akan menghandle perusahaan El yang sedang berkembang itu, jadi El bisa tenang untuk membawa Joanna kembali ke tengah-tengah mereka.


Begitu orang kepercayaannya Daniel tiba di Kanada, El meninggalkan Kanada untuk membebaskan Joanna dari tangan suaminya yang kasar.


Britney, Daniel, dan Felicia yang sore harinya menjemput kedatangan El di bandara.


"Akhirnya kak El datang juga!" Felicia merasa lega.


"Maaf aku terlambat mengetahui kabar tentangnya aku pikir setelah menikah Joa akan bahagia,"


"Parahnya lagi kak, orangtuanya tidak peduli dan tetap mengklaim bahwa anak mereka aman ditangan suaminya!" kata Britney.

__ADS_1


"El berhati-hati lah Jazz bukan orang sembarangan!"


"Disaat begini sebenarnya aku butuh kak Nick tapi dia sedang sibuk!


"Tidak apa nona jangan libatkan group Limson kedalam masalah ini aku sudah memiliki rencana untuk pergi ke pulau itu!"


"Hah rencana?" serempak.


Mereka akhirnya mengantar El ke tempat agent yang menyediakan pekerja pelayan untuk mengganti 3 orang pelayan yang sudah habis kontrak.


"Maaf Tuan tapi ketiganya sudah diisi dengan stok pelayan kami yang sudah lama mengantri!"


Elrald mengeluarkan uang satu gepok dihadapan ketua agent, membuat ketua agent tersebut membulatkan kedua bola matanya melihat uang satu gepok diatas mejanya.


Ditambah lagi dengan Daniel yang ikut menaruh uang satu gepok juga.


"Bagaimana masih kurang?" tanya Daniel.


"Cu-cukup Tuan aku akan menerima Tuan ini sebagai salah satu pelayan yang akan bertugas di pulau milik Tuan jazz!"


"Bagus!" kata Elrald.


"Ini seragam pelayannya silahkan dicoba dulu Tuan!" pemilik agent tersebut memberikan dua pasang seragam pelayan untuk Elrald.


Kemudian dicoba lah seragam tersebut dan pas ditubuh Elrald, malah Britney, Daniel dan Felicia yang tidak tahan menahan tawa melihat Elrald memakai seragam pelayan yang justru membuatnya terlihat lucu.


"Tunggu biar aku foto dulu El! Teman-teman di kantor sudah lama ingin berjumpa denganmu foto ini akan mengobati kerinduan mereka pada mu!" Daniel mengarahkan kamera handphonenya.


Cekrek..


"Kak El kok aneh si pake seragam itu!"


Hahahaha..


Felicia malah tak henti-hentinya menertawakan Elrald.


"Astag kalian ini malah menertawakan ku, sudahlah aku ganti baju lagi!"


Setelah dirasa pas dengan ukuran seragam tersebut Elrald kembali mengganti pakaiannya.


"Tuan besok pukul 07.00 pagi berkumpul disini kita akan sama-sama ke dermaga dan naik kapal laut yang sudah disiapkan!"


"Oke tidak masalah!"




♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Oke kita berpetualang dulu bentar di pulau ya😄😄😄 seru juga kayanya kalau ah uh ah uh di pulau😁😁


10 episode lagi menuju end nih maak bakalan kehilangan Britney sama Daniel deh ah🥲.

__ADS_1


__ADS_2