Teman Tidur Paman Daniel

Teman Tidur Paman Daniel
Bab 13


__ADS_3

Daniel terjebak lampu merah sementara motor yang dikendarai oleh Reymond berhasil lolos! Rupanya motor itu sekarang berada diseberang jalan untuk masuk ke sebuah hotel yang terletak di seberang jalan tak jauh dari lampu merah.


Lampu merah disini terkenal cukup lama, Daniel berpikir tidak bisa menunggu lagi karena sudah beberapa menit berlalu lampu merah itu belum juga hijau. Akhirnya setelah menunggu beberapa lama, lampu merah itu pun berganti hijau, Daniel segera menuju hotel di seberang jalan.


Saat tiba di hotel, Daniel bergegas masuk ke dalam hotel dan menemui bagian resepsionis, Daniel menanyakan atas nama Reymond dan satu nomor hotel berhasil dia dapatkan.


Perasaan Daniel campur aduk saat ini, kesal, marah, kecewa, khawatir, sakit hati semua menjadi satu. Daniel naik menggunakan lift dan keluar lift dilantai 12 hotel itu! Daniel segera berlari, dan tak jauh di lorong hotel, Daniel melihat Britney tengah dipapah oleh Reymond, bahkan Reymond sudah menempelkan card untuk membuka kamar hotel tersebut.


Daniel langsung berlari sambil mengeluarkan handphone miliknya lalu memfoto Reymond sedang memapah Britney, setelah itu Daniel menarik Reymond yang baru saja menengok kearahnya.


"Aku akan menuntut mu Reymond!"


"Tuan Daniel bagaimana kau bisa?"


"Aku peringatkan kau sekali lagi! Jauhi istriku, atau aku akan membawa masalah ini ke pihak yang berwajib!"


Sementara Britney tubuhnya lunglai dan tergeletak bersandar pada pintu kamar hotel yang sudah terbuka.


"Tolong jangan laporkan aku pada polisi Tuan Daniel,"


"Kau harus putuskan hubungan mu dengan Britney, atau jika tidak aku akan menyerahkan bukti kau membawa istriku dalam kondisi tidak sadar ke hotel ini! Paham!"


"Tapi aku mencintai Britney,"


"Kalau begitu bersiap menerima hukuman mu!"


"Ba-baik Paman, aku mohon jangan laporkan aku pada polisi!"

__ADS_1


"Pergi dari hadapanku sekarang juga! Dan ingat ancaman ku tidak main-main,"


Reymond pun lari terbirit-birit setelah diancam foto dirinya membawa Britney ke hotel akan jadi barang bukti di kantor polisi. Daniel segera memapah tubuh Britney yang tidak sadarkan diri akibat terlalu banyak meminum alkohol.


Daniel pun membawa masuk Britney ke dalam kamar hotel lalu menutup pintu kamarnya. Direbahkannya tubuh Britney diatas ranjang, dan Daniel duduk dibibir ranjang untuk sesaat melihat wajah istrinya yang terlihat berantakan itu.


Entah bagaimana jadinya kalau sampai tadi Daniel terlambat, Reymond pasti sudah melakukan hal yang tidak-tidak pada Britney. Daniel berharap setelah mengancam Reymond dengan foto itu, laki-laki itu tak lagi berani mendekati Britney.


"Emm," Britney mulai sedikit sadar, dan membuka seperempat matanya.


"Kau sadar?"


"Emm, emm," Britney berusaha bangun karena sesuatu akan keluar dari dalam mulutnya.


Benar saja, saat Daniel membantunya untuk duduk! Daniel memeluk Britney dan tak lama setelahnya Britney pun muntah dipelukan Daniel, bukan hanya baju Britney saja yang kotor melainkan juga jas yang dikenakan oleh Daniel juga terkena muntahan Britney.


Setelah muntah Britney kembali tertidur, karena pengaruh alkoholnya masih menguasai tubuhnya. Daniel pun membuka jas yang dia kenakan, beruntung kemeja dalamnya tidak terkena muntahan Britney, Daniel pun melihat kearah Britney, pakaian gadis itu sudah penuh oleh muntahannya sendiri.


"Apa aku harus membuka pakaiannya? Tapi Britney pasti akan meninjuku setelah besok dia terbangun?" Daniel justru tersenyum sendiri mengingat dia akan membuka pakaian istrinya satu persatu hingga polos nantinya.


Daniel menarik nafas panjangnya, karena untuk pertama kali dalam hidupnya dirinya akan melihat tubuh seorang wanita! Selama menikah dengan Britney, bahkan Daniel tidak pernah sama sekali melihat tubuh polos istrinya itu, tapi malam ini mau tidak mau Daniel harus melihatnya.


Dengan tangan yang bergetar Daniel membuka kancing seragam istrinya itu satu persatu, sampai seluruh pakaian yang melekat ditubuh istrinya dia buka! Benar-benar pemandangan yang membuatnya panas dingin melayang-layang ke angkasa.


Hasrattnya sebagai seorang laki-laki normal tentulah sangat terpancing bahkan Daniel tidak tau apakah dirinya bisa menahan diri atau akan melanggar janjinya pada Britney. Daniel menelan salivanya, dan kedua matanya terus menikmati pemandangan yang jika Britney sadar tidak mungkin dia dapatkan.


Darahnya sudah berdesir kencang, bahkan nafasnya sudah tidak beraturan. Daniel mengangkat satu tangannya, karena dia tidak tahan melihat dua labu import yang sebesar itu didepan kedua matanya!

__ADS_1


"Tidak, jangan Daniel! Kau tidak boleh seperti ini, aku tidak akan menyentuh Britney dalam keadaan dia tidak sadar seperti ini! Tidak boleh aku lakukan!"


Daniel pun mengurungkan niatnya, lalu mulai mengatur agar pikiran-pikiran nakal yang terus menari-nari di kepalanya bisa hilang. Daniel mengambil handuk di kamar mandi, lalu membasahinya dengan air agar setengah basah, dan dipakai untuk mengelap tubuh polos istrinya.


Cobaan yang Daniel rasakan malam ini begitu berat, pertahanannya nyaris roboh saat Daniel sejengkal demi sejengkal membersihkan tubuh polos istrinya menggunakan handuk basah.


Sementara terong Belanda sudah menunjukkan taringnya, berharap malam ini dia akan mendapatkan haknya yang sudah terlalu lama tertunda! Daniel pun menepak terong Belanda miliknya.


"Please jangan, aku tidak mau melakukannya saat istriku tidak sadar! Sabar nanti juga kau akan mendapatkannya!" Daniel mengobrol dengan terong Belanda seolah-olah dia adalah teman seperjuangannya.


"Lebih baik aku bawa baju Britney ke laundry, daripada aku terus berada didekatnya ini sungguh menyiksa ku!" Daniel menarik selimut untuk menutupi tubuh polos istrinya.


Daniel pun pergi untuk melaundry pakaian istrinya! Sekaligus untuk menyingkirkan setan-setan yang berbisik ditelinganya. Bisa saja Daniel membawa Britney ke apartemen, tapi Daniel memang ingin saja berada di dalam kamar hotel dengan istrinya siapa tau Britney khilap dan menginginkannya duluan, itu harapan dalam hati Daniel sesungguhnya.


Setelah selesai melaundry pakaian Britney, Daniel kembali ke dalam kamar hotel, dan Britney masih tertidur. Daniel pun menaruh pakaian Britney diatas sofa, lalu segera naik ke atas ranjang.


Daniel memandangi wajah Britney yang masih saja terlihat cantik walaupun sedang berantakan akibat mabuk berat, lalu merebahkan tubuhnya disamping Britney dengan memakai selimut yang sama dengan Britney.


Namun cobaan malam ini belum berhenti juga, Britney terusik hingga dia pun tidur menyamping lalu melingkarkan tangannya diperut Daniel, Britney bahkan menarik tubuh Daniel seolah-olah itu adalah bantal guling.


"Astaga Britney cukup aku tidak tahan lagi!" Daniel berusaha melepaskan pelukan Britney.


Namun yang terjadi justru tubuh Britney malah semakin merekat pada tubuhnya.


♥️♥️♥️


Paman Daniel itu setan-setan yang berbisik dikedua telingamu itu tak lain dan tak buka adalah othor sendiri loh! Ayo sikat, sikat, sikat😂😂😂

__ADS_1


Ya lumayan lah sengsara membawa door prize ya Paman Daniel akhirnya bisa liat oplosannya juga sedikit sedikit nanti juga dapat semua, sekarang liat aja dulu ya nanti juga dapet kok😅


__ADS_2