
*Jangan lupa dukungannya ya teman, dengan like dan komen di setiap bab. Hatur Nuhun π
βοΈβοΈ*
Mendung, suasana Siang ini cukup kondusif. Tidak terik dan tidak hujan. Dua orang yang berlainan jenis sedang berdiri di depan sebuah pusara yang masih terlihat sangat terawat.
Hawa mendung hari ini sungguh berbeda dari mendung beberapa bulan sebelumnya. Seorang wanita cantik berjalan kedepan menuju pusara tersebut. Sambil membawa sebuah bunga Lily putih Oca mengunjungi makam Lelaki yang hampir menikahinya dulu.
Dari awal hatinya sudah begitu nyaman bila berada di dekat Abi. Entah perasaan apa yang sudah ia rasakan. Dirinya sungguh Egois, ketika Abi mendekatinya, Oca masih belum bisa menerima kehadiran Abi. Namun ia sangat mengharapkan perhatian dari Abi.
Cukup Egois memang, Siapakah Oca ini yang seenaknya saja mempermainkan perasaan Abi. Hingga tak terasa pertahanan yang sudah ia jaga akhirnya ambrol.
Air mata yang susah payah ia tahan, pada akhirnya jatuh juga di pipi tembemnya.
"Sudah Dek, dia sudah tenang disana !" bujuk wa lelaki disampingnya sambil memeluk pundaknya. Lelaki itu menguatkan sang istri ketika sang istri mengingat masa lalunya.
Tak ada raut wajah jealouse di muka sang suami kini. Karena dia tahu didalam hati istrinya hanya ada dirinya seorang.
Keduanya tak bersuara, hanya tatapan sendu keduanya yang menjelaskan kata disetiap pandangannya.
Setelah melihat sang Istri sudah bisa menenangkan hatinya, dan juga kembali seperti sebelum datang ke komplek pemakaman ini, Praba mengajak Oca untuk kembali pulang.
*****
Jika telaga hati mampu menampung segenap makna
dan menjabarkan kata-kata
__ADS_1
Maka biarkan kelopak mawar merekah diterpa fajar
kelompok angsa menari disisi teratai
serta binar mata kejoramu mencari artinya sendiri
Sebab cinta itu, Dinda
Adalah permakluman sejati kita tentang hidup
Fajar Makassar 1993
*****
Pria bertubuh tinggi tersebut merangkul sang istri ketika mereka berjalan meninggalkan komplek pemakaman elit di kota Kembang tersebut.
"Perasaanku lebih tenang sekarang, aku jadi lega dari rasa bersalah karena tak bisa melakukan apa-apa untuknya waktu itu !" Wanita pemilik mata bening sebening batu safir tersebut kemudian duduk di kursi penumpang.
Tangan wanita itu mantap menggenggam erat tangan sang lelaki. Hatinya sudah lebih baik setelah mengunjungi pusara sang mantan calon suami dahulu.
Mendung di kota kembang menjadi titik awal dari perjalanan bulan madu kedua anak Adam tersebut. Entah mengapa Sang pemilik nama Oceana Saphira itu lebih tertarik dengan berwisata daripada harus mengadakan acara resepsi pernikahan terlebih dahulu.
Dan Oca sendirilah yang memilih Kota Bandung menjadi kota pertama yang akan mereka kunjungi. Meski kota Bandung tak memiliki arti dalam hubungan keduanya, tetapi Bandung adalah kota asal dan kota peristirahatan Abi yang terakhir.
Dan suasana lalu lintas di daerah Dago kali ini cukup mendukung, Dago yang biasanya padat namun kali ini cukup lenggang. Keduanya lalu meluncur ke sebuah kafe bernuansa Korea di daerah Dago bawah.
Caffe Bene adalah tempat yang cocok dijadikan tempat nongkrong bagi kalangan milenial. Tempat yang tak jauh dari pusat kota, ditambah lagi dengan nuansa kafe yang sangat kental dengan budaya Korea. Mulai dari Suasana kafe hingga ke kudapan dan alunan musik.
__ADS_1
Segelas Americano dan caffe mocha menjadi minuman pilihan keduanya. Minuman hangat menjadi pilihan sepasang suami istri tersebut karena untuk menghalau hawa sejuk kota kembang tersebut.
"Kenapa nggak memilih milkshake yank ?" celetuk Praba pada sang istri.
"Aku tak mau memikirkanmu, ketika kamu masih menipuku waktu di puncak !" sahut Oca dengan tatapan dingin mengalahkan dinginnya hawa di kota kembang.
"Aku menipumu juga kamu suka !" godanya pada sang istri. Praba memang sengaja melancarkan aksinya agar sang istri tak murung lagi.
πΏπΏπΏ
Sebenarnya cerita cinta Oca dan Praba sudah tamat ya gengs. Saya hanya akan membuat ekstra part saja.
Pada akhir karya saya ini saya akan membuat sebuah perjalanan wisata yang berkedok bulan madu π. Bab ini saya namakan "inDhenesia"
Sebenarnya tujuan saya adalah ingin mengembangkan daerah wisata yang sekarang ini makin menurun pamornya.
Pada bab bab berikutnya akan ada tempat tempat wisata yang pernah saya kunjungi sebelumnya.
saya akan mengajak para pembaca untuk menikmati tempat tersebut dari buah cerita saya sebagai penikmat lancong.
Akan ada review langsung dari saya menengahi tempat wisata tersebut.
Bila daerah kalian ingin di ulas, bisa tulis di kolom komentar dibawah ini ππ
Atau barang kali bagi author ingin berkolaborasi dengan saya π (ih aku pede bgt).
Hatur Nuhun dan kecup mesra dari sayaπ
__ADS_1