
Benturan antara kedua mobil tersebut membuat mobil yang dikendarai oleh Praba kehilangan kendali.
Mengetahui hal tersebut, membuat Bara tak menyia-nyiakan kesempatannya. Dia lalu menambah kecepatannya saat mobil Praba bergerak ke kiri akibat benturan tersebut.
Praba mengumpat dengan kesal karena adiknya sudah berlalu curang padanya. Dia tak akan membiarkan Bara menang dengan mudah.
Praba kemudian memindahkan transmisi manualnya untuk mengurangi gigi mobilnya. Kemudian secara cepat dia menambah kecepatan hingga mencapai 140km/jam.
Kini posisi Bara masih berada di depan, dengan Praba mengikutinya dibelakang. Bara tak akan membiarkan Praba mendahului dirinya hingga akhir permainan.
Dari bangku tribun, terlihat wajah serius Oca dia mengamati kedua permainan kakak beradik tersebut.
"Apa yang membuat Bara mati matian ingin mengalahkan kakaknya padahal dia tahu sendiri tak mudah mengalahkan Praba" Batin Oca yang kini tak berkedip melihat kedua kakak beradik Adiwiyata tersebut.
Dia mengingat dulu bagaimana dia bisa mengalahkan kedua kakak beradik tersebut dengan bersusah payah. Skill balapan Praba memang tak diragukan lagi.
Selain pandai dalam mengatasi kasus hukum seseorang, Praba juga pandai dalam balapan tentunya menyeting sendiri kondisi mobilnya.
Praba harus mengejar ketertinggalannya dari Bara. Pada tikungan berikutnya dia berkeinginan untuk menikung Bara. Dia sudah bersiap mengoper transmisi lagi.
Dan Bara semakin diatas angin karena garis finish semakin di depan mata. Dia sudah sangat bersemangat untuk memenangkan balapan ini.
Inilah kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka bertiga. Bara memang memiliki rencana terselubung untuk mereka bertiga.
Karena Bara tak konsentrasi dalam menyetir, tepat di tikungan terakhir Praba mendahuluinya dengan mengurang giginya.
Kini Praba bersiap untuk melakukan skill drift nya. Yakni dengan menggunakan gigi dua dan rem tangan atau hand brake.
Untuk menunjukkan teknik tingkat tinggi ini, sangat dibutuhkan keahlian tertentu untuk bisa menguasai teknik mengemudi seperti ini.
Praba berhasil menaklukkan tikungan tersebut dengan cara drift nya. Akhirnya dia dapat membalas posisi Bara saat ini.
"Huuuufhh" Bunyi napas Bara karena kesal. Sekarang hilang sudah kesempatannya untuk mendekati Oca lagi Karana dia tak akan mungkin bisa mengalahkan kakaknya Praba.
Garis finish semakin nampak didepan mata. Mereka berdua akan berjuang hingga akhir. Sebelumnya Praba sempat memperhatikan tatapan Oca yang mengikuti pertandingan mereka.
Tampak rasa khawatir ada di mata wanita tersebut. Ada perasaan bersalah di dalam diri Praba saat ini. Bagaimanapun juga dialah penyebabnya Oca meninggalkan mereka berdua.
Mungkin Bara berusaha keras untuk mendekati Oca lagi. Praba masih berada dua keputusan.
Detik detik menjelang finish sudah didepan mata. Semua kru dan tim yang saling mendukung jagoannya sudah menantikan mereka berdua. Tak terkecuali Oca, Dia bahkan sampai berdiri untuk memastikan siapa yang akan menang nantinya.
Seluruh penonton riuh meneriaki semangat untuk mereka berdua. Praba bisa memastikan bahwa dialah pemenangnya.
__ADS_1
"Time out" Marshall telah mengibarkan bendera yang bermotif caturnya, Tanda balapan telah usai.
Seluruh penonton bersorak mengelu elukan Mereka berdua.
Bara mengumpat dan menendang pintu mobilnya dengan gusar. "Sial" umpatnya kemudian.
"Selamat, kau menang adikku" Ucap Praba ingin menyalami Bara adiknya.
"Kau pasti melakukannya kak" Bentak Bara emosi kepada Praba yang berada didepannya.
🍁🍁
Flashback
Beberapa detik sebelum balapan selesai Praba sudah dapan mengkukuhkan posisinya sebagai pemenang atas adiknya.
Namun, entah ada apa yang merasuki pikirannya tiba tiba dia menginjak rem perlahan dan mengurangi kecepatan mobilnya hingga di garis finish.
🍁🍁
Flashback Off
Oca berjalan kearah garis finish untuk menemui mereka berdua.
Kini matanya hanya tertuju pada Bara. Ingin sekali dia mengumpatnya dengan kasar.
"Jadi kau menyuruhku kesini hanya untuk melihat permainan burukmu" Bentak Oca pada Bara, Sontak saja membuat Praba kaget karena posisi berdiri Praba tak jauh dari mereka.
"Maafkan aku kak, aku mengecewakanmu" Jelas Bara merasa bersalah karena sudah mencelakai Praba.
"Dasar bod*h, dengan menyetel pembakaran mobilmu menjadi lebih besar, itu membuat busi menjadi renggang dan menyebabkan loyo" Bentak Oca pada Bara.
Praba tersenyum sinis mendengar Oca memarahi adik lelakinya, dia sudah menduganya Karana ingin lebih bertenaga dan cepat panas, Bara memperbesar setelan pembakaran pada mobil Bara.
Oca kemudian membuka kap mobil Bara lalu memeriksa sesuatu disana. Dia tersenyum kecut melihat perbuatan Bara.
"Benar benar tak berubah anak ini" Batin Oca.
Dia lalu melakukan sesuatu pada mobil Bara kemudian.
"Aku akan mengajarimu anak nakal" Ucap Oca menyeringai pada Bara.
"Bagaimana caranya ?" Tanya Bara ingin tahu.
"Kita adakan balapan ulang" Usul Oca menatap mata Bara dengan penuh harap.
__ADS_1
"Kak kau yakin aku akan menang lagi melawan Praba ?" Tanya Bara masih belum yakin dengan skill yang dimiliki wanita tersebut.
"Kau lihat saja nanti" Sahut Oca kini masuk ke mobil Bara menuju garis start.
Bara kini akan membujuk Praba agar mau mengikuti balapan dengannya sekali lagi.
"Untuk apa ? aku sudah kalah" Jawab Praba malas meladeni Oca dan adiknya.
"Sekali saja kak, aku tak akan kalah lagi" Bujuk Bara kemudian.
"Aku tak punya banyak waktu, pekerjaanku banyak bukan untuk mengurusi kau saja dan lagi aku kan sudah kalah darimu" Tegas Praba tak ingin meladeni adiknya.
"Lawanmu adalah Kak Oca" Bisik Bara lirih di sebelah Praba.
"Apalagi wanita itu, aku tak tertari balapan dengan wanita" Ejek Prana kini masuk ke mobil balapnya untuk meninggalkan tempat tersebut.
"Kak Oca berpesan, jangan jadi pengecut Praba" Ucap Bara menirukan gaya berbicara Oca.
Mendengar kata kata Bara bahwa Oca menantangnya, Praba semakin emosi dibuatnya. Dia sengaja mengalah agar mereka bisa bersama kenapa mereka malah mengolok oloknya.
"Keterlaluan" Ucap Praba mengumpati Bara dan Oca.
Melihat Praba sudah menyambar umpan, kini Bara tak akan menyia nyiakan kesempatan kali ini. Kapan lagi mereka bertiga akan balapan sama seperti dulu.
Bara lalu memilih salah satu mobil balapnya yang lain dan menuju garis start.
Di posisi start, Oca telah menunggu mereka berdua dengan berada di belakang stir mobil balap Bara.
"Apa yang kau lakukan ?" Tanya Oca pada Bara saat melihat Bara dan Praba telah sampai di posisi start.
"Bukankah kita bertiga akan Balapan ?" Tanya Bara pemasaran.
🌼🌼🌼
Bukan hanya Bara saja yang penasaran ya, Author juga penasaran loh dengan lanjutan cerita Oca.
-----------------------------------------------------------------
🍁 Grid girls adalah Gadis balap, ratu balap, gadis pit, atau gadis payung adalah sebutan yang merujuk kepada gadis cantik model promosi yang ditempatkan di pit dan lintasan balap, dan menjadi anggota tim penggembira dalam gelaran acara balap mobil atau motor, misalnya Formula Satu atau MotoGP.
*🍁 Drift atau singaktan dari : Drive Rightly In False Turn, jadi drift sendiri adalah teknik menyetir di mana pengemudi berusaha membuat mobilnya berada dalam posisi miring dan meluncur selama mungkin. Biasanya para drifter (sebutan untuk pembalap drifting) hanya menggunakan gigi dua dan rem tangan atau hand brake untuk menunjukkan teknik tingkat tinggi ini, karena itulah sangat dibutuhkan keahlian tertentu untuk bisa menguasai teknik mengemudi seperti ini.
🍁 Marshall adalah seseorang yang mengibarkan bendera finish atau Finish Flag*.
__ADS_1