Terjebak Masa Lalu

Terjebak Masa Lalu
Sweet Love


__ADS_3

...Sweet Love...


Oh Oh kau tahu itu, aku tahu


kau ingin jatuh cinta padaku


Menangis karena cinta


Jika kita bisa bertumbuh lebih dalam


Saat jumlah air mata yang kita teteskan


Kita akan berenang di lautan biru


Dan menjadi cahaya satu sama lain


Saat kita meninggalkan pelukan hangat masing-masing


Aku jatuh cinta


Aku akan membawamu tinggi (membawamu lebih tinggi)


Jadi kita bisa terbang (kita bisa terbang)


Hari-hari yang aku habiskan tanpamu, sendiri


Aku bahkan tak ingat mereka, sayang


Lebih tinggi, kita ditarik satu sama lain


Aku belajar apa itu cinta setiap hari


Aku mabuk dengan rasa manis ini


Beri aku


Cinta manismu


cinta yang begitu manis


Setiap malam saat aku tertidur, aku membutuhkanmu


Waktu berjalan begitu lambat saat aku sendiri


Aku tak akan menolak perubahan ini yang datang padaku


Mmm yea aku tahu itu


Setiap kali aku dalam pelukanmu


Setiap kali suara napasmu menyelimutiku


Aku jatuh cinta


Aku akan membawamu tinggi (membawamu lebih tinggi)


Jadi kita bisa terbang (kita bisa terbang)


Hari-hari yang aku habiskan tanpamu, sendiri


Aku bahkan tak ingat mereka, sayang


Lebih tinggi, kita ditarik satu sama lain


Aku belajar apa itu cinta setiap hari


Aku mabuk dengan rasa manis ini


Beri aku


Aku sadar aku butuh cintamu


Untuk waktu yang lama, ya aku membutuhkannya


Aku akan membawamu tinggi (membawamu lebih tinggi)


Jadi kita bisa terbang (kita bisa terbang)


Hari-hari yang aku habiskan tanpamu, sendiri

__ADS_1


Aku bahkan tak ingat mereka, sayang


Lebih tinggi, kita ditarik satu sama lain


Aku belajar apa itu cinta setiap hari


Aku mabuk dengan rasa manis ini


Beri aku


Cinta manismu


cinta yang begitu manis


Terjemahan lirik lagu Sweet Love dari Taeyeon


☘️☘️☘️


Setelah melalui perdebatan panjang dan sengit, akhirnya mancapai ujung tak buntu.


Hasilnya adalah saat ini, Wanita itu berada di seat dalam penerbangan menuju kota Balikpapan setelah melalui prosesi Take-off .


Dengan sedikit Ancaman dan banyak rayuan akhirnya dia berhasil menyelamatkan dirinya untuk lepas dari jeratan dan jebakan Putra sulung dari Adiwiyata.


Oca masih teringat sedikit cekcoknya dengan sang kekasih pagi tadi, ada rasa kesal sekaligus rasa tak enak lantaran sudah meninggalkannya.


"Masa bodo ah, sekali kali aku harus membuatnya kesal !" Gerutu Oca dalam hati.


Kini ia sedang menikmati flight kelas atasnya yang sudah dipesankan oleh Riana sang Mama.


🌼🌼


Setelah menempuh perjalanan jauh, Oca pun tiba di kediaman keluarga Anwar.


Rumah mewah bergaya abad pertengahan tersebut menjulang tinggi di antara deretan rumah mewah disekitarnya.


Banyaknya tanaman di rumahnya, menandakan sang nyonya rumah sangat menggemari kegiatan bertanam. Riana sangat senang memelihara bebagai bunga hidup serta bunga bank.


Rumah mewah itu tampak asri dan menyenangkan, oleh karenanya Oca sangat merindukan rumah tersebut kala dia jauh dari rumah orang tuanya.


Dari jauh, Mama serta seorang pemuda menyambutnya. Segera saja wanita yang berprofesi sebagai dokter tersebut berhambur ke pelukan Mamanya.


"Biar aku yang membawakan tas kakak ?" Ujar seorang pemuda tampan yang tak kalah ganteng dari Oppa oppa Korea.


"Alan, berarti Tante Natasya ada disini ?" Selidik Oca pada Mamanya.


Lantaran Oca sangat tahu bagaimana sifat mama Alan. Tante Natasya adalah wanita paling rese yang pernah ia temui. Selain cerewet Tante Natasya suka kepo masalah orang lain.


"Oca,, keponakanku tersayang..." Sapanya Natasya mendekati kedua ibu dan anak yang sedang berpelukan.


"Mulai dah, lebay kumat !" Gerutu Oca pelan, hanya dia dan Riana yang mengetahuinya.


"Hussstt... Tante mu sendiri loh itu Salim sana ?" Riana menasehati Anaknya agar bersalaman dulu pada Natasya sebagaimana wong priyayi.


"Siang Tante ?" Sapa Oca mengeluhkan raganya kemudian disusul cipika cipiki dari Natasya.


"Tante sudah tak sabar ingin segera bertemu calon suamimu !" Ujarnya dengan polosnya.


Oca yang kala itu didepannya tiba tiba mematung mendengar penuturan sang Tante kakak kandung dari mamanya.


"Sudah sudah, ayo masuk kak Oca pasti sudah lelah dari perjalanan kemari ?" Ajak Riana menggandeng tangan putri satu satunya tersebut.


"Apa maksud Tante Natasya Ma ? apa mama mengundang Keluarga paman Prabu besok ?" Tanya Oca masih belum bisa mencerna kata kata Tantenya.


"Mana mungkin, mereka kan sibuk sayang apa lagi Praba !" Jawab Riana mengandeng lembut tangan putrinya ke dalam kamarnya.


"Oca saja harus berdebat dulu sebelum kemari dengan dia, dia dengan tegas meminta Oca mengurungkan niat kemari dan mengundurnya Minggu depan karena dia sibuk !" Jawab Sang Putri sebelum masuk ke kamar pribadinya yang sudah lama tak terjamah tangannya.


"Kenapa dia meminta kamu mengundurnya ?"


"Dia ingin ikut kamari namun sibuk Minggu ini," Sahut Oca dengan bibir mencibir sang kekasih.


"Berani sekali dia mengacaukan rencana mama, Minta di kebir* ya dia ?" Cerca Riana pura pura kesal dengan penuturan sang putri.


"Oca setuju Ma,"


"Kok setuju sayang ?" Riana kaget pada Putrinya, pasalnya sang putri tak menunjukan penolakan malah menyetujui usulnya.


"Baguslah, supaya dia tak bertindak semaunya !" Sahut Oca kemudian membaringkan tubuhnya di kasur empuknya.

__ADS_1


"Apa dia sering memaksamu nak ?" Selidik Riana mengorek informasi dari sang anak. Kalau anak Miranda macam macam ia akan segera membuat susah Praba dengan segala Cara.


"Ih mama ini ngomong apa sih, kami tak pernah melakukan hal diluar norma !" Jelas Sang anak bangun dari tidurnya dan duduk disamping dirinya.


"Baguslah, sebelum terjadi sesuatu sebaiknya kalian segera menikah," Bujuk Riana tak tahan untuk tetawa.


"Mama ini apaan sih ? Oca malas bahas masalah dia,"


"Baiklah, istirahat saja dulu nanti kita akan Spa bareng Tante Natasya dan yang lain !"


"Wih, mama traktir ? dalam rangka apa ? syukuran papa menang tander ?" Sindir Oca pada mamanya.


"Siapa bilang mama yang traktir ?"


"Lalu siapa ?"


"Kalau mama bilang, kamu pasti akan mati berdiri !" Sahut mamanya sambil menutupi mulutnya lantaran tak bisa menahan tawanya.


"Alah paling juga mama abis ngerampok uang papa iya kan ?"


"Sembarangan !" Gerutu Riana beranjak keluar dari kamar putrinya agar sang putri bisa beristirahat dengan nyaman.


"Kalau dia tahu semua ini dana hasil ngerampok uang anak Miranda pasti dia akan shock !" Batin Riana dalam hatinya.


Ia puas sekali sudah mengerjai kedua orang yang sedang dimabuk kepayang tersebut.


Riana sangat tahu bagaimana sifat kedua anaknya tersebut.


🌼🌼


"Sayang, bangunlah terapisnya sudah datang !" Ujar Sang Mama membangunkan putri satu satunya yang masih tidur.


"Spa-nya dirumah Ma ?


"Iya, tunggu saja dikamarmu nanti mereka akan menerapis kamu !" Jawab sang Mama kemudian pergi meninggalkan putrinya yang masih enggan untuk bangun dari kamarnya.


Tak berapa lama, dua orang yang Oca yakini terapis meminta ijin masuk ke kamarnya, seperti spa pada umunya mereka membawa peralatan spa. Karena ini home servis jadi customer benar benar dimanjakan tanpa harus menunggu lama untuk antre.


Peralatan perang seperti: Body scrub, body mask serta peralatan untuk rambut dan kuku sudah tersedia di kamar Oca.


"Wah, Mama pasti ada maunya nih tumben amat mentraktir ku perawatan menyeluruh dari ujung rambut hingga ujung kaki." Gumam Oca.


Kini Kedua terapis sudah menjalankan tugasnya Seperi pada umumnya. Oca merasakan kenyamanan serasa di surga.


Apalagi sensasi pijatannya, bisa membuat Oca melupakan seluruh masalah yang ia alami saat ini.


Setelah selesai melakukan perawatan badan yakni pijat, lulur serta masker kini saatnya wanita cantik itu menjalani prosesi mandi.


Kedua terapis itupun sudah menyiapkan seluruh perbekalannya untuk Oca mandi susu serta kembang. Namun bukan sembarangan kembang, karena Kembang ini tak ada jampi jampinya.


Sebuah aromaterapi sudah dituangkan kedalam bathtub di dalam kamar mandi Oca.


Dan yang membuat mata Oca terbelalak adalah hadirnya ramuan khusus. Ramuan itu diracik khusus untuk wanita.


"Stop stop, siapa yang memesan ini ? ini pasti ada kesalahan !" Protes Oca menolak sesi berikutnya.


"Benar kok, Nyonya Riana memesan khusus untuk anda Nona !" Sahut salah satu terapis tersebut.


"Aku harus mengkonfirmasi dulu dengan Mamaku,," Ucap sang putri menolak untuk dilayani.


Segera Oca keluar mencari mamanya untuk menanyai perihal barang tersebut.


"Apa mama tak salah ?" Batinnya bermonolog.


"Kenapa sayang ? kenapa kamu keluar kemari ?" Riana menegur Oca yang mendekati dirinya dan kakak perempuannya ketika mereka sedang asyik Menicure dan Padicure.


"Apa maksudnya ini ma ?" Hardik Oca mempertontonkan sebuah packing yang berisi ramuan untuk Ratus.


🌼🌼🌼



Natasya



Riana


__ADS_1


Mingyu as Alan 😋


maaf fans nya mas e, mukanya ituloh gak kuat otor 🤧🤧.


__ADS_2