Terjerat Asmara Sang Kakak Ipar

Terjerat Asmara Sang Kakak Ipar
part 103. pulang lebih awal.


__ADS_3

tok tok tok


Pintu apartemen diketuk oleh seseorang setelah cukup lama zelia jenuh menanti kedatangan dean pulang bekerja.


"itu pasti kak dean"


Ucap zelia dengan raut bahagia lalu berjalan untuk membuka pintu.


"eh tapi ini kan belum jam pulang kantor"


zelia melirik kearah jam dinding yang masih menunjukkan pukul dua siang.


"kata kak dean aku gak boleh terima tamu siapapun itu"


gumam zelia yang kembali mengingat pesan suaminya sesaat sebelum ia berangkat kerja.


"jadi ini aku harus gimana dong?? Bukain, enggak, bukain, enggak, bukain, engg..._"


zelia mondar mandir didepan pintu apartemen karena merasa kebingungan.


"biarin ajalah !!" sahut zelia.


Zelia kembali duduk didepan televisi dan mengurungkan niatnya untuk membukakan pintu.


setelah itu suasana kembali hening, tak ada ketukan pintu yang terdengar.


Karena rasa penasarannya yang begitu tinggi.


zelia memutuskan untuk mencari tau siapakah yang tadi datang ke apartemennya.


Zelia membuka pintu itu perlahan, sebelah mata nya mengintip saat pintu mulai sedikit terbuka untuk mengetahui siapakah yang mengetuk pintu sejak tadi dan menggangu waktu bersantainya.


"kayanya gak ada orang deh !" gumamnya.


Zelia kembali menarik pintu itu agar semakin terbuka lebar. kepalanya celingukan kekanan dan kekiri memastikan bahwa keadaan diluar apartemen mereka sudah aman.


Baru saja ia hendak memutar badan. Zelia dikagetkan dengan sosok dean yang sudah berdiri tepat di hadapannya.


"huwaaaaaa" teriak zelia.


Dengan sigap tangan dean membungkam mulut zelia dan membawa zelia masuk kedalam apartemen. Tak lupa dean segera mengunci pintu sebelum penghuni apartemen yang lain terusik karena mendengar teriakan sang istri tercinta.


"kamu apaan sih teriak-teriak ! Kaya lagi diapain aja " ujar dean yang sudah melepas tangannya yang sejak tadi membungkam mulut sang istri.


"hufftt, habis kakak datang dengan tiba-tiba kaya hantu aja. Kan zeli jadi terkejut !!!" sahut zelia.


zelia mengatur nafas dengan menghirup dan menghembuskannya secara bergantian agar dapat menetralisir detak jantung yang berdegup kencang karena merasa kaget.


Sedangkan dean memilih untuk duduk disofa depan televisi dengan santai sambil mendengarkan sang istri yang sedang ngedumel bagai siaran radio karena kejahilannya.


setelah zelia rasa bahwa kini detak jantung nya sudah kembali dapat bekerja dengan stabil. Zelia pun ikut duduk disamping dean.


"kamu lagi ngapain sih bi, lama banget bukain pintu!"

__ADS_1


ucap dean sedikit menggerutu kesal.


"kakak gak liat?? tv masih on berarti aku sedang nonton tv !" sahut zelia tak kalah kesal.


"kirain kamu tadi tidur, soalnya biasanya juga tv yang nonton kamu tidur"


dean terkekeh mencoba mencairkan suasana karena akan sangat repot jika zelia marah karena dia.


"kakak mau apa pulang? Ini kan belum jam pulang kantor!" tanya zelia.


"habisnya kakak khawatir sama kamu bi"


Jawab dean.


"khawatir kenapa? Seharusnya aku yang khawatir habisnya kakak ditelpon malah yang ngangkat telponnya si abang ehh assisten hans" zelia mengerucutkan bibirnya.


"yakan kakak lagi kerja bi" jelas dean


"sampai mengabaikan aku dari pagi??" zelia melotot kearah sang suami. Entah mengapa rasa jenuh selama seharian didalam apartemen seorang diri membuatnya mudah sekali terpancing perasaan emosi.


"ya maaf.. Tapi kenapa sejak tadi kamu gak angkat telpon dari kakak bi?? padahal Udah coba kakak hubungi berkali-kali, tetap juga gak kamu angkat"


"yaa kan aku lagi nonton tv, handphonenya didalam kamar. Males juga zeli mau pegang handphone, Zeli fikir kakak gak akan menghubungi aku"


zelia menyilangkan kedua tangannya didepan dada seraya memasang wajah kesal.


"mana mungkin kakak bisa untuk tidak menghubungi kamu. Liat nih sekarang aja kakak bela-belain pulang cepet karena kakak udah kangen banget sama kamu"


dean menggeser posisi duduknya lebih mendekat kesamping zelia.


"jangan marah dong sayang.. Maaf ya kalau tadi kakak gak sempet ngasih kabar"


dean kembali menggeser tubuhnya mendekat kesamping sang istri. Bahkan kali ini aksinya akan dilengkapi dengan adegan mencium sang istri tercinta yang sedang kesal.


"sana !!! Aku enggak marah! Masalahnya dari pagi aku belum mandi !!"


"whatt???" dean terkejut mendapati sang istri dijam segini belum mandi.


Sedangkan zelia terkekeh melihat wajah terkejut sang suami, lalu berjalan bergegas menuju ke kamar mandi. dean tetap menunggu zelia hingga selesai meski sebenarnya ia merasa kesal.


.


.


"apakah kakak setelah ini free?" tanya zelia pada dean yang sedang sibuk bergelut dengan pekerjaan didepan laptop.


zelia duduk disamping sang suami yang masih fokus bahkan tak memberi jawaban atas pertanyaannya. Karena merasa kesal, zelia menutup paksa laptop yang sedang menyala didepan dean .


"bi.. Apaan sih?" tanya dean sedikit penekanan karena kembali terkejut dengan aksi sang istri yang secara tiba-tiba.


"kebiasaan kan ! Fokus banget sama pekerjaan sampai-sampai pertanyaanku kakak pasti gak denger !"


kata zelia tak kalah ngotot .

__ADS_1


"iya iya maaf, kamu tadi tanya apa??" dean merendahkan nada bicaranya sebelum tanduk diatas kepala zelia berubah menjadi berapi-api.


"sudahlah, lupakan !! lanjutkan kerjanya. Untuk apa tadi pulang cepet kalau sampai rumah juga masih sibuk dengan pekerjaan!"


Zelia bangkit dan pergi meninggalkan dean yang sedang duduk disofa.


dean menghela nafas panjang. Ia menyadari beginilah susahnya memiliki istri yang usianya jauh lebih muda darinya.


rasa ego yang masih cukup tinggi membuat zelia sulit untuk mengerti keadaan sang suami .


"bi jangan marah dong " dean membuntuti langkah zelia masuk kedalam kamar dan meninggalkan pekerjaannya.


dean melihat zelia sedang duduk didepan cermin sambil menyisir rambut yang masih setengah basah.


Dean tersenyum melihat zelia yang terlihat sangat menggairahkan dengan penampilan khas wanita habis mandi.


dean memeluk tubuh zelia dari belakang. Ia menenggelamkan kepalanya pada tengkuk leher zelia dan menghirup aroma sabun yang tertinggal disana dalam-dalam.


"kamu wangi banget!" ucap dean jujur. Namun ternyata zelia mengartikan itu semua hanya sekedar basa basi.


"apaan sih.. Sana !! Gak usah peluk-peluk"


zelia yang terlanjur kesalpun bahkan tak menghiraukan pelukan hangat sang suami.


"jangan marah dong !! Kakak janji deh hari ini kakak akan turutin semua keinginan kamu"


dean tak mau mengalihkan kepalanya dari tengkuk zelia. Bahkan saat ini gerakan tangan serta bibir dean semakin liar dan menuntut.


Ada gair*h yang tak dapat lagi ia tahankan saat sedang seperti ini. Karena sejak awal ini salah satu tujuannya pulang kerja lebih cepat dari biasanya.


zelia sempat menolak ajakan dean untuk bercint* karena ia masih merasa kesal. Namun gerakan lincah tangan dean tak mampu membuat zelia berkata-kata. Desah*n demi desah*n keluar dari mulut zelia membuat dean semakin bersemangat untuk melancarkan aksinya.


Kini mereka berdua tenggelam dalam penyatuan cinta yang cukup panas dan menggair*hkan.


dean menjatuhkan tubuhnya disamping tubuh polos sng istri. Tak lupa ia menghujani wajah istri tercintanya itu dengan ciuman-ciuman manja setelah mereka bergumul dalam pergulatan panas mereka.


"tuh kan aku berkeringat lagi" ucap zelia dengan nafas yang sedikit memburu karena kelelahan.


"yaudah nanti kakak mandiin lagi ya" terlihat seringai disudut bibir dean.


Zelia hanya bisa pasrah setelah beberapa saat kemudian dean mengangkat tubuhnya ala brydalstyle ke dalam kamar mandi.


Zelia mengalungkan tangannya dileher dean saat dean mengangkat tubuhnya dengan sangat perkasa.


Tanpa zelia sadari bahwa dibawah sana sijoni kembali bangun dan siap beraksi menampakkan kegagahannya.


kini tubuh polos mereka yang tak terbalut sehelai kain pun berada didalam satu kamar mandi yang sama.


Awalnya zelia berniat untuk menghilangkan gerah dan keringat ditubuhnya, namun ternyata dean membuat zelia kembali berkeringat setibanya didalam sana. Dean benar-benar tak dapat menahan n*fsu saat melihat zelia dengan tubuh polos yang sangat menggoda.


dan akhirnya mau tak mau zelia harus kembali menikmati permainan dean dengan sensasi yang berbeda yaitu didalam kamar mandi.


.

__ADS_1


.


__ADS_2