
zelia membuka mata nya, mengangguk dan tersenyum untuk menjawab pertanyaan kak dean tanpa ingin berusaha menepis atau melepas pelukan nya. sesekali dean mencium tengkuk leher zelia sambil terus menyandarkan dagu nya pada pundak zelia.
tangannya tetap melingkar di perut zelia. jari jemarinya saling bertaut seolah saling mengunci agar pelukannya tak terlepas dari zelia
"kakak sering ke tempat ini?" tanya zelia, matanya memutar melihat ke sekeliling pantai.
dean mengangguk.. "ini tempat ternyaman untuk kakak melepas penat" jawab kak dean.
"tapi disini sepi" ucap zelia
"kakak memang gak suka dengan keramaian dan tempat-tempat yang terlalu riuh banyak pengunjung" jawab kak dean sambil sesekali mencium aroma tubuh zelia.
"kakak gak mau aneh-aneh kan sama zeli?" zelia menengok ke wajah kak dean namun naas tengokannya membuat bibir nya menempel sempurna pada bibir dean yang kepalanya masih menyandar dipundak zelia dan juga menoleh ke arahnya.
dean memagut bibir zelia lembut tanpa meminta izin, karena zelia yang memulai dulu untuk melakukan pergulatan itu.
dean memagut dan ******* habis benda kenyal yang berada di depannya seperti orang yang sedang kelaparan dan kehausan kasih sayang. dean menyesapnya dengan dalam hingga membuat zelia seperti kehabisan oksigen. zelia melepas pagutan dean yang membuatnya merasa kesulitan bernafas.
"kakak..!!?" lagi-lagi zelia memekik mencubit pinggang dean yang seolah menjadi ciri khas yang membuat dean merasa senang. berulang kali zelia mencoba mengatur nafas yang tersengal-sengal.
"kan kamu duluan yang mulai" jawab dean sambil kembali memeluk tubuh zelia dan tertawa kecil.
dean seolah tak ingin lepas dan tak ingin jauh dari sosok zelia.
dean memutar tubuh zelia dan menghadapkan wajah zelia tepat dihadapannya. tangannya melingkar dipinggang ramping zelia.
dean menatap intens wajah zelia dengan tatapan seperti binatang buas yang hendak menerkam mangsanya. seketika zelia bergidik melihat tatapan dean yang terlihat begitu haus dan sangat kelaparan. mata zelia terpejam dapat ia rasakan bahwa sean pasti akan melakukan pergulatan yang sama. kini dia harus lebih mempersiapkan diri agar tak kewalahan untuk meladeni dean yang seperti orang kelaparan.
__ADS_1
"gak usah mesum cabi" dean menjentikkan jari telunjuknya tepat di kening zelia sambil terkekeh melihat tingkah zelia.
"ini dirambut kamu ada daun kecil" dean mengambil daun yang jatuh dan tersangkut di rambut zelia.
sedangkan zelia kini sedang mengelus-ngelus kening nya yang terasa sakit.
"kakak ih !!!? iseng banget ya" pekik zelia sambil terus mengelus kening nya.
"soalnya dalam pikiran kamu pasti mesum" sahut dean
zelia tertawa, lalu mencium pipi dean dan mendorong tubuh dean dengan paksa hingga dean jatuh tersungkur di pasir.
" itu akibat kakak bilangin zeli mesum" zelia menjulurkan lidahnya sambil tertawa lalu berlari di tepian pantai. sedangkan dean tersenyum melihat gadis kecil yang kini sudah mulai berani dengannya.
"ohh mau main-main ya sama kakak" sahut dean.
dean berlari mengejar zelia yang menjauh darinya. zelia pun berlari melihat dean yang mulai mengejarnya. tragedi kejar mengejar pun tak dapat terhindarkan di pasir putih tepian pantai.
hembusan angin membuat rambut zelia bergerak layak nya ombak dilautan.
dean langsung memeluk zelia dari belakang
"kena kamu cabiku"
zelia tertawa, karena dean menggelitik pinggang dan perutnya hingga ia tak tahan untuk tidak terpingkal-pingkal.
"ampunn kak gelii" teriaknya disela-sela tawa.
__ADS_1
dean memutar tubuh zelia lalu mengangkat nya dalam posisi berdiri . dean melakukan gerakan memutar hingga zelia merasakan hembusan angin yang semakin kencang dan perasaan bahagia yang tak dapat ditepiskan. entah kapan terakhir kali ia mendapatkan pelukan dengan tubuh terangkat seperti ini. yang ia ingat, terakhir saat ia mendapat juara kelas saat duduk di bangku sekolah dasar, ayah nya melakukan hal yang sama seperti yang saat ini dilakukan dean kepadanya.
"i love you kak dean" teriaknya membuat dean tersenyum mendengar pernyataan itu. ini pertama kali nya zelia terang-Terangan menyatakan cinta nya seolah ia sedang memberitahu seluruh dunia bahwa dia sangat mencintai lelaki yang sangat menghargai dan menyayanginya seperti ini.
dean menghentikan gerakan memutarnya dan kembali memeluk tubuh zelia.
"i love you too cabiku" jawab kak dean lalu mengecup kening zelia dengan sangat mesra.
perasaan yang telah lama mati kini tumbuh kembali. dean merasakan hal yang berbeda dalam diri zelia. meski yang ia rasa getaran itu hampir sama saat ia bersama tiara. namun zelia dan tiara tetaplah dua insan yang berbeda. rasa dan suasana yang mereka ciptakan juga berbeda. dean memeluk erat wanita yang amat ia cintai itu.
begitupun dengan zelia yang membalas erat pelukan itu.
ada yang bergetar dalam dada nya. perasaan yang tak pernah zelia rasakan sebelumnya. rasa bahagia yang berbeda meski ayah seringkali memanjakannya dengan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan kak dean.
"kakak berjanji akan selalu menjaga mu zel. kakak akan selalu bersama mu" ujar kak dean lirih.
lagi-lagi zelia hanya mengangguk tak tau harus menjawab apa. bahkan semua yang dean berikan untuknya ia rasa hampir sempurna.
dean mencium kedua pipi zelia, mengecupnya dengan dalam lalu menyusuri setiap inci diwajah zelia hingga terhenti dibenda kenyal milik zelia yang terasa manis dan menjadi candu untuknya.
bagi zelia dean adalah lelaki pertama yang berhasil mendaratkan ciuman itu kepadanya. sejak saat listrik padam malam itu hanya dean yang berhasil mendaratkan ciuman itu untuknya.
pergulatan bibir bertemu bibir itu pun tak dapat terhindarkan oleh kedua nya. kini zelia pun merasa lebih pandai hingga seringkali ia melakukan gerakan perlawanan atas gerakan bibir dan lidah dean yang menyusuri setiap rongga mulutnya.
tak dapat dipungkiri hasrat lelaki dewasa dean pun kini mencuat. melakukan adegan panas itu membuat ada sesuatu yang tegak dibawah sana. zelia selalu berhasil membuat sesuatu bangun tanpa izin dari pemiliknya.
"sial kenapa harus bangun " gerutu dean saat dia harus menikmati ciuman diantara mereka namun harus tetap menahan hasrat nya. ini bukan waktu yang tepat bahkan bukan ditempat yang tepat jika hasrat itu harus tercurah. dean tak ingin membuat zelia kembali merajuk karena ulahnya yang berlebihan. selagi bisa dia tahan , dia pasti akan menahan meski sebenarnya semua itu sungguh menyiksa. namun semua demi wanita yang ia cintai tetap nyaman bersama nya.
__ADS_1
langit terlihat sudah redup. sunset sudah muncul di ujung senja menciptakan pemandangan yang indah sebagai background pergulatan mereka. hingga akhirnya mereka mengakhiri pergulatan panas itu lalu saling memberi pelukan satu sama lain. di tempat itulah menjadi saksi bisu pernyataan cinta mereka dalam bentuk nyata.