Terjerat Asmara Sang Kakak Ipar

Terjerat Asmara Sang Kakak Ipar
part 43. semua menu masakan


__ADS_3

dean berjalan menemui pelayan restoran untuk memesan menu makanan. "selamat sore pak, mau pesan makanan seperti biasa? " sapa pelayan lelaki tersebut dengan ramah, dean memang sudah sering makan di restoran ini sehingga pelayan itupun paham dengan makanan kesukaan yang biasa dean pesan.


"iya mas, tapi kali ini saya mau pesan semua menu makanan terenak yang ada direstoran ini " balas dean tak kalah ramah. dean memang orang yang cenderung pendiam namun dia bukanlah orang yang sombong. dia pun terkenal dengan sikap dingin dan cuek terlebih terhadap wanita, namun berbeda jika dia sudah mencintai wanita tersebut, sikapnya berubah 98° menjadi bucin lebih bucin dari anak ABG.


"baik pak" jawab pelayan tersebut dengan sigap meski kali ini ia merasa bingung karena dean memesan semua makanan sedangkan dia melihat dean masuk hanya berdua dengan seorang wanita.


emang ya kalo orang kaya mah bebas


gerutu pelayan itu sangat pelan saat dean telah berjalan meninggalkannya menuju meja yang sudah ia tentukan untuk zelia menunggu disana.


.


melihat kehadiran dean yang berjalan ke arah nya membuat zelia tersenyum. seperti ada hembusan angin yang sangat menyejukkan karena sejak tadi ia seperti sedang dikelilingi oleh bara api yang membuatnya merasa gerah. namun semua berbanding terbalik saat dean telah tiba dan duduk di satu meja yang sama dengannya. bara api yang sedari tadi menyala kini seketika menjadi padam, tak terdengar lagi celoteh kasar atau sindiran-sindiran yang dilontarkan oleh ketiga wanita yang sejak tadi asyik menggunjingnya .


zelia menyunggingkan senyum kecut ke arah tiga wanita yang sangat pandai dalam bersandiwara. seperti ada piala kemenangan yang menghampiri nya saat ketiga wanita itu melihat sean mendatanginya dan tersenyum manis kepadanya. terlihat dengan jelas, rasa benci yang semakin berkobar dari salah satu wanita yang sejak tadi menatapnya dengan tatapan tak suka.


.


"lama? " tanya dean , saat ia tiba dan melihat zelia memasang wajah bosan karena sejak tadi menunggunya


"enggak" sahut zelia santai.


dean tersenyum sambil mengelus rambut zelia lembut seolah mengerti bahwa zelia hanya sedang menutupi isi hati yang sebenarnya.

__ADS_1


zelia terheran dengan sikap kak dean yang tak canggung untuk bersikap lembut dan mesra dengan nya meski di keramaian seperti ini. tak dapat dipungkiri bahwa kini yang zelia rasa ia sangat bahagia terlebih saat dean Memperlakukannya dengan sangat lembut dan manja.


namun ada sisi dimana ia pun merasa cemas, ia takut bahwa ada orang lain yang mengetahui siapa status zelia yang sebenarnya dalam keluarga mereka. mungkin orang tersebut akan bertanya, bukankah zelia istri adiknya lalu mengapa dean memperlakukannya dengan sangat mesra??


jujur, zelia belum sanggup untuk memberi tau publik bahwa dia kekasih kakak iparnya, ia tak ingin jika harus menjadi masalah penyebab titik kerusakan dalam keluarga barunya.


"kamu masih sakit? " tanya dean yang melihat wajah zelia terlihat sedikit murung dan melamun. zelia menggeleng, sambil tersenyum tipis menutupi kegundahan dalam hati yang tak mungkin ia ucapkan.


.


.


"ini pak pesanannya" seorang pelayan lelaki yang tadi berbicara dengan dean datang bersama ketiga pelayan lainnya yang membawa sederet piring makanan yang berjejer ditangannya.


ketiga pelayan tersebut menaruh seluruh menu makanan diatas meja secara bergantian. melihat ketiga pelayan yang menaruh menu makanan yang begitu banyak membuat zelia ternganga tak habis pikir mengapa kak dean memesan begitu banyak makanan .


dean terkekeh melihat wajah zelia yang lagi-lagi seperti siap merajuk. "kakak sengaja pesan semua ini karena kakak belum tau makanan kesukaan kamu apa!!?" jawab dean sambil mengulas senyum dan kembali mengelus rambut zelia.


"ya tapi gak gini juga kak!! liat tuh semua orang ngeliatin meja kita yang penuh dengan makanan!! " sahut zelia menengok kesekitar yang kini hampir seluruh orang disana menatap ke arah mereka berdua karena ikut teeheran dengan dua orang yang memesan seluruh menu makanan hingga memenuhi meja.


"iya gak apa-apa, mereka cuma ngeliatin kan ! no problem zeli" ucap kak dean "yaudah buruan makan, pilih yang kamu suka jangan sampai cabiku ini sakit lagi karena kelaparan" ujar kak dean sambil tertawa kecil.


"kakak?!!!! aku sakit karena kehujanan, bukan kelaparan!! " cetus zelia sambil mencubit pinggang dean karena merasa kesal namun tetap menyantap satu persatu makanan yang berada dihadapannya karena terlihat sangat menggoda cacing-cacing diperut yang sejak tadi memang sudah kelaparan.

__ADS_1


mereka berdua pun akhirnya menikmati makan sore itu dengan banyak menu yang masih tersisa. dean memanggil pelayan yang sudah biasa melayaninya hanya dengan menjentikkan jari kearah pelayan tersebut.


pelayan itupun bergegas jalan menuju meja mereka "sudah pak? " tanya pelayan itu dengan sopan.


"sudah, saya minta bill pembayaran ya. oiya bungkus semua makanan yang tersisa ini" sahut dean. "baik pak" pelayan itu pun kembali memanggil rekan-rekan nya untuk membawa kembali makanan yang belum dimakan oleh dean dan zelia serta menginstruksikan kepada pelayan lainnya untuk membungkus semua makanan yang tersisa.


.


.


"memang ya !! bos dingin itu bisa nya nyusahiiiiiin aja. coba tadi pesan makan secukupnya, sisa nya minta langsung dibungkus aja, gak mungkin kita kerja dua kali kaya gini, untung aja dia ganteng.. kalo enggak _" ucap salah satu pelayan wanita kepada temannya yang juga bertugas membungkus kembali makanan yang dipesan dean tadi.


"udah-udah buruan kerja nya, gak usah nyalahin pak dean karena membuat kalian kerja dua kali, bilang aja kamu cemburu karena melihat pak dean makan disini bersama kekasihnya" sambut pelayan lelaki yang membawa menu makanan dari meja dean dan memutus pembicaraan dua wanita rekan kerja nya. pelayan lelaki itu tau bahwa rekan kerja nya ini sangat mengidolakan pak dean, karena dia seringkali salah tingkah jika kedatangan pak dean makan disana, namun kali ini dia pasti merasa sangat kecewa saat melihat pak dean yang makan dengan seorang wanita muda.


wajar saja jika hampir seluruh wanita suka kepada bos muda pengusaha furniture itu. harus diakui bahwa kadar ketampanan dean memanglah diatas rata-rata, belum lagi sikap dan kepribadiannya yang tak pernah cacat di mata publik membuat semua wanita terpana dan jatuh cinta dengannya.


.


.


"kakak mau ke toilet bentar ya? " ucap dean yang kemudian bangkit dari tempat duduk nya. dean pun berjalan meninggalkan zelia saat mendapat anggukan dari zelia atas ucapannya.


zelia menghela nafas panjang, karena ketiga wanita yang masih berada didekat mereka pasti akan siap untuk kembali berkicau untuk mencaci nya.

__ADS_1


zelia mengeluarkan handphone dan mencoba untuk tetap tenang berusaha untuk tak menghiraukan keadaan sekitar yang mulai memanas karena mendengar sindiran pedas yang terlontar dari ketiga wanita yang masih sama seperti semula.


zelia mencoba menutup mata dan telinga atas ucapan yang ia rasa mampu menusuk ke dalam relung hatinya. namun ia tak ingin memperkeruh suasana karena membalas sindiran pedas mereka yang membuat zelia sebenarnya merasa sangat murka...


__ADS_2