
sean dan zelia tiba di depan kampus. sean berhenti tepat di depan pos satpam.
"turun" ucap sean.
"kok disini? kan masih jauh masuknya" bantah zelia.
"iya lo jalan kaki aja, gue mau parkir motor dulu "
zelia mengerucutkan bibir nya lalu turun dari motor suaminya itu .
"sean" teriak zelia saat sean hendak berlalu meninggalkan zelia yang baru turun dari motor.
"apa lagi sih"
"ini helm nya" zelia menjulurkan helm yang sudah ia lepas ke arah sean.
sean mengambil helm pemberian zelia dan berlalu meninggalkan zelia yang masih berdiri di depan pos.
"hey, ayo masuk"
ajak salah satu mahasiswa yang melihat zelia mematung disana.
zelia tersenyum dan berjalan beriringan dengan wanita tersebut
"lo mahasiswa baru?" tanya wanita itu ramah.
"iya, kalo lo?" balas zelia
"iya gue mahasiswa baru juga, nama gue anita "
anita mengulurkan tangannya mengajak zelia berkenalan.
"zelia" zelia pun membalas uluran tangan anita .
mereka berbincang akrab layaknya sahabat lama, mereka berjalan menyusuri setiap lobi kelas sambil memperhatikan dengan seksama.
mereka masuk kedalam kelas, kebetulan mereka mengambil mata kuliah yang sama .
begitupun dengan sean yang mengambil mata kuliah yang sama dengan zelia.
sean masuk kedalam kampus bersama seorang wanita yang menggelayut ditangannya dengan manja.
"dasar playboy, baru juga masuk udah dapet cewek" batin zelia kesal.
zelia menatap tajam ke arah sean, sedangkan sean dengan tanpa ada rasa bersalah ia berjalan sambil menebar tawa dan banyak yang menyapanya.
entah siapa sosok sean sebenarnya. hingga hari pertama kuliah tapi dia sudah memiliki banyak teman bahkan ada wanita yang sudah menempel manja dengannya.
__ADS_1
"oh itu jadi yang nama nya sean taro wijaya" ucap anita pelan namun masih terdengar oleh zelia. zelia menatap kearah anita
"ngapa anita juga kenal sama sean?" batin zelia.
anita yang merasa dirinya di tatap tajam oleh zelia pun, menatap ke arah zelia sambil nyengir.
"lo kenal sama sean?" tanya zelia
"enggak sih, gue kenal sama citra, dia kawan satu sekolah gue" ucap anita
"hmmmm"
"oh jadi dia pacar sean, pantes aja sean tergila-gila, cantiknya diatas rata-rata" batin zelia berargumen sendiri.
dosen masuk ke dalam kelas ,mulai memberikan bimbingan dan melakukan tes kepada seluruh mahasiswa.
waktu untuk mengikuti kuliah hari ini telah usai, sean dan zelia pun kembali pulang kerumah sambil berboncengan seperti tadi pagi berangkat kuliah . tetapi saat pulang kuliah pun zelia harus standby menunggu sean di depan pos satpam.
"mama udah berangkat bik?"
tanya sean kepada bik darmi yang membuka pintu menyambut sean dan zelia pulang kuliah.
"sudah den" jawab bi darmi.
sean berlalu berjalan menuju ke kamar, sedangkan zelia berjalan ke dapur untuk mengambil minum
"gimana kuliahnya non?" tanya bi darmi kepada zelia yang mengambil sebotol minuman dingin dari dalam kulkas.
"jadi, non zelia sudah tau sama yang namanya mbak citra?" tanya bik darmi sambil menatap ke arah zelia.
zelia mengangguk sambil menaikan alisnya. sedangkan bik darmi merasa terheran-heran dengan istri dari majikan nya ini, mengapa sama sekali tak terlihat raut wajah cemburu ketika mengetahui suaminya memiliki wanita lain dihidupnya.
"aneh emang anak zaman sekarang" ucap bik darmi lirih sambil menggelengkan kepala nya ketika zelia berlalu meninggalkan nya dan berjalan menuju kamar.
zelia masuk kedalam kamar. melihat sean yang sedang merebahkan tubuhnya disofa kamar sambil memainkan handphone tanpa merespon kedatangan zelia.
zelia berjalan melewati sean dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah selesai menbersihkan diri zelia langsung merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur dan langsung terlelap.
sean melirik ke arah zelia yang sudah terlelap diatas tempat tidur.
tak ada obrolan apapun antara sean dan zelia sejak mereka di kampus tadi hingga disepanjang perjalanan dan sampai saat ini.
mereka saling acuh dan saling diam, entahlah mungkin hanya karena mood mereka yang masih sering berubah-ubah atau bagaimana.
"kok dia ngediemin gue , apa dia cemburu karena tadi dikampus gue sama citra terus"
batin sean berasumsi bahwa zelia cemburu kepada kekasihnya yang kini satu kampus dengan mereka.
__ADS_1
"tapi.... ah biarin ajalah, toh gue juga gak ngelarang dia buat punya cowok" ujar sean. dia masih menatap tajam ke arah wanita yang satu bulan lebih menyandang status sebagai istri nya itu.
namun sayang, perasaan cinta belum hadir di antara mereka atau mereka yang belum saling menyadari kehadiran cinta itu.
lamunan sean terpecah ketika mendengar dering ponselnya berbunyi
"hallo sayang"
suara citra terdengar sangat menggoda dari balik telpon.
"iya sayang, ada apaa??" tanya seaj kepada kekasihnya itu.
"nanti anter aku ke butik mama ya, sekalian aku mau perawatan ke salon"
"sore-sore mau kesalon?" tanya sean
"iya dong sayang, biar besok kuliah aku keliatan lebih fresh, kamu mau pacarmu ini terlihat kumel dan dekil??!" ucap citra sambil terkekeh.
"iya enggak dong, pacar ku harus yang paling cantik" sahut sean .
"yaudah ya sayang, aku mau istirahat dulu, love you"
citra menutup telponnya. sean tersenyum-senyum sendiri mendengar suara citra yang sangat manja dan menggoda. dia tak pernah bisa menolak ketika citra ingin mengajak nya kemana-mana.
sean pun memejamkan mata nya yang masih reabahan diatas sofa.
tak butuh waktu lama ia pun kini sudah terlelap .
handphone sean berbunyi sangat nyaring . bunyi alarm yang sengaja sean pasang sebelum ia tertidur tadi mampu menembus gendang telinga zelia. sedangkan sean yang tidur berada disebelah handphone nya terlihat masih tertidur lelap dengan dengkuran Yang tak kalah keras nya dengan suara alarm.
"dasar kebo kalo udah tidur suara sekenceng gini aja gak kedenger" ucap zelia sambil mengucek kedua mata nya berjalan mendekat ke arah sofa.
dia melihat ke layar handphone dan mematikan alarm yang tak kunjung berhenti .
"kok tumben sean idupin alarm sore-sore gini" batin zelia bertanya-tanya .
"sean bangun"
zelia menggerak-gerakkan tubuh sean perlahan. namun tak ada tanda-tanda bahwa sean membuka mata nya
"woy sean bangun"
kali ini zelia mengguncang tubuh sean lebih kasar.
"apaan sih zel" sahut sean yang merasa tubuhnya terguncang seperti sedang ada gempa angin badai.
"itu noh, alarm lo udah idup"
__ADS_1
zelia berjalan kembali ke temoat tidur setelag ia mendengar sean telah terbangun.
sean bergegas bangkit dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri. ia sengaja memasang alarm 30 menit lebih awal agar tak terlambat untuk menjemput citra di jam yang telah citra tentukan..