Terpaksa Menikahi Tuan Posesif

Terpaksa Menikahi Tuan Posesif
Menanti ....


__ADS_3

Arga dan Erina sudah berada di sebuah mall terbesar di kotanya, mall tersebut adalah mall milik keluarga Hutama. Mall yang memiliki delapan lantai dan terdapat 650 tenant yang mengisi pusat perbelanjaan tersebut.


Erina masih belum tahu tujuan mereka datang kesini untuk shopping baju atau barang lainnya? Tapi dia tetap mengikuti kemana pun suaminya itu pergi.


Sampai akhirnya mereka tiba di salah satu baby shop terlengkap di mall tersebut, Erina tampak berdecak kagum melihat isi toko bayi yang menyuguhkan berbagai macam produk di dalam nya.



Mereka disambut dengan spesial oleh pegawai toko itu, kedatangan pemilik mall di toko mereka adalah suatu kehormatan bagi mereka. Bahkan suatu yang langka sekali.


"Sayang, ini benar-benar sangat menakjubkan." Erina begitu senang sekali, matanya berbinar senang dengan pemandangan yang ia lihat.


Arga mengulas senyum, "Pilihlah yang kamu inginkan sayang, atau kalau perlu kita beli semua yang ada disini," ucapnya santai.


Erina mengerutkan keningnya, hadiah dari ibu mertuanya saja sudah memenuhi satu ruangan dirumahnya. Apalagi jika ditambah ide konyol suaminya yang kemungkinan besar, akan terealisasi jika ia berkata "Iya".


" Tidak perlu sayang, hadiah dari ibu saja sudah lebih dari cukup. Mungkin kita perlu beli beberapa saja, tidak sampai harus membeli semuanya juga," ucap Erina.


"Ck ... kamu gimana sih sayang, kita akan punya anak tiga sayang. Tiga! Aku tak mau kebutuhan anak kita sampai terlewatkan satu pun, aku bisa saja meminta Pak Sam untuk membeli semua barang tanpa perlu kita kesini. Tapi, ini adalah pengalaman pertama kita menjadi orang tua. Akan sangat menyenangkan kalau kita, memilih langsung semua kebutuhan anak kita," tutur Arga. Ia menatap lekat manik coklat milik Erina.


Erina tampak tertegun dengan ucapan suaminya, meskipun dia adalah suami posesif yang arogan. Tapi kalimatnya barusan sudah menyentuh perasaannya, Tuan Muda yang akan menjadi ayah untuk ketiga bayi kembarnya. Ucapan Tuan Muda bahkan terdengar sangat manis, ketika ia menyinggung masalah bayi triplet nya.


Arga melingkarkan tangannya di pundak Erina, "Pilihlah yang kamu suka," bisiknya tepat di telinga Erina. Membuat Erina bergidik karena geli.

__ADS_1


"Baiklah," jawabnya singkat. Ia segera berjalan meninggalkan suaminya itu.



Erina berjalan mendekati display baju bayi perempuan, Ia mengambil salah satu baju yang digantung rapi di dinding toko.


"Oh, lucunya baju-baju ini. Meskipun, aku belum tahu jenis kelamin anakku. Tapi sepertinya, beli beberapa juga tak masalah bukan," gumamnya. Ia terlihat begitu antusias memilih beberapa baju dan segera Ia masukkan ke dalam troly belanjanya.


🍁🍁🍁


Setelah hampir tiga jam berkeliling mall untuk berbelanja keperluan bayinya, kini mereka tengah bersantai di kamar calon triplet baby mereka.




Di sudut kamar, ada wardrobe untuk menyimpan pakaian dan perlengkapan bayinya. Ada puluhan baju dan sepatu yang sudah tersusun rapi di wardrobe tersebut.


"Rasanya tak sabar menunggu kehadiran kalian sayang," ucap Erina sambil mengelus lembut perut nya.


Arga segera menoleh ke arah istrinya, ia bergerak mendekati tubuh Erina dan ikut mengelus perut sang istri.


"Iya sayang, ayah dan ibumu ini sudah sangat menantikan kehadiran kalian," cetus Arga. Ia menundukkan kepalanya dan mencium pelan perut sang istri yang sudah terlihat membulat sempurna.

__ADS_1


"Pasti kamar ini akan terasa ramai ya jika mereka sudah lahir ke dunia," imbuhnya.


"Iya, pasti akan sangat ramai sekali," ucap Erina dengan mata berbinar senang.


Erina menyandarkan punggungnya di sofa yang berada di kamar tersebut, Arga melingkarkan tangannya di pundak Erina agar istrinya bisa menyandarkan kepalanya pada pundaknya.


Arga menghela napas panjang, ia tampak begitu lega jika mengingat ia akan menjadi seorang ayah. Bahkan ia akan mendapat bayi kembar tiga sekaligus.


Bukankah Tuhan sangat baik padanya, dia memiliki sebuah keluarga yang bahkan tak pernah ia impikan sebelumnya. Ia hanya berharap agar kebahagiaan ini akan selamanya ada di kehidupannya untuk saat ini dan selamanya.


Bersambung ....


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Maaf ya Teman-teman karena telat up nya, kesibukan di dunia nyata yang benar-benar tak bisa di tinggal.


Nanti setelah acara di dunia nyata selesai, bakal up double. Dan untuk Teman-teman sesama author yang belum saya kunjungi, mohon maaf sangat ya. Nanti kalau situasi sudah kembali normal, bakal mampir ke karya temen-temen untuk feedback. Love you all😘


Sambil menunggu up mampir ke karya uni yang keren super keren ya😍



__ADS_1


__ADS_2