
Tiga bulan kemudian
Ketiga bayi Erina tumbuh dengan sehat dan lucu, setiap perkembangan bayinya selalu ia abadikan di ponsel pintar nya.
Sang ayah baby triplet bahkan selalu video call ketika berada di kantor, sungguh kehadiran tiga buah hati mereka sudah mengubah kehidupan mereka.
Wanita itu sangat menikmati peran baru nya sebagai ibu muda, dengan di bantu dua baby sitter. Meskipun tengah malam harus terjaga dan kadang membuat sang ayah cemburu karena perhatian wanita itu lebih banyak tercurah kepada bayi-bayinya.
Namun, rasa cemburu ayah baru itu tak berlangsung lama. Karena tingkah lucu para bayi kecil nya mampu membuat ia tertawa gemas sekaligus haru, pria itu merasa sangat bahagia yang luar biasa. Tak pernah terbayangkan olehnya sebelumnya, memiliki bayi seperti mereka dan seorang istri yang sangat cantik dan penyayang seperti Erina. Sungguh kehidupan yang benar-benar indah.
Tuan Muda yang sudah menjadi ayah itu pun kerap kali mengajak sang bayi mungil nya untuk menghadiri acara koleganya. Seperti gambar yang sudah di abadikan oleh Erina dalam menghadiri acara peresmian proyek pembangunan ruko mewah.
Dalam gambar tersebut, terlihat sekali bahwa kebahagiaan terpancar dalam raut wajah sang Bos Montana Group itu. Pria itu tampak menggendong putri kecil nya, dan Erina semenjak kehadiran ketiga bayi nya. Ia bahkan rela beralih profesi menjadi fotografer untuk bayi kembar tiganya itu. Wanita itu tidak pernah absen untuk mengabadikan di setiap moment pertumbuhan bayi-bayinya.
πππ
Rendra dan Clarissa sudah resmi menjadi suami istri. Setelah menjalani operasi di kaki kirinya Clarissa sudah bisa kembali berjalan normal seperti sedia kala. Mereka berdua terlihat sangat serasi dan harmonis.
Rendra telah menyadari, bahwa yang dilakukan nya selama ini hanya lah hal yang sia-sia. Sering kali bergonta ganti pasangan, karena tak ingin terjerat pada sebuah cinta yang menyakitkan.
Namun, saat kejadian kecelakaan Clarissa. Pria itu perlahan membuka hati dan pikiran nya, gadis malang itu mencurahkan seluruh hatinya kepada pria yang dulu ia sukai. Clarissa mengakui semua kesalahan nya, ia menangis dan menyesali semua perbuatannya yang dilakukan kepada Erina.
Tangisan penyesalan yang tulus dari sang gadis, rupanya membuat Rendra menyadari bahwa selama ini dia juga menyayangi Clarissa lebih dari seorang sahabat. Hanya saja, perasaan Arga yang saat itu tumbuh kuat kepada gadis itu membuat nya harus menampik perasaannya sendiri.
Dan kini, setelah tiga tahun penolakan yang dilakukannya terhadap Clarissa. Rendra mencoba kembali, bukan seorang Clarissa yang memohon kepada nya. Tapi dia yang meminta Clarissa untuk menjadi pendamping hidup nya, berbagi kisah bersama. Dan saling mencintai sampai raga tak lagi menyatu dengan jiwa.
πππ
Eric dan Anggen terpaksa harus menunda dulu bulan madu mereka karena kehadiran ketiga keponakannya yang sudah menyita perhatian semua orang. Termasuk mereka berdua.
Wanita yang sudah SAH menyandang sebagai nyonya Eric itu bahkan hampir setiap hari berkunjung ke rumah Erina. Selain untuk membantu adik iparnya, Anggen juga sangat senang dengan ketiga bayi Erina. Ia bahkan bisa menghabiskan berjam-jam hanya untuk bercengkrama dengan bayi-bayi menggemaskan itu.
Dan kini, setelah tepat tiga bulan pernikahan mereka. Eric dan Anggen sudah berada di Bali untuk bulan madu yang tertunda.
Sebuah tempat yang bernama Aksari Villa Seminyak yang berlokasi di Badung, Bali menjadi tempat untuk bulan madu mereka.
__ADS_1
Saat pertama kali membuka kamar villa tersebut, Anggen di suguhkan oleh pemandangan romantis. Sebuah tempat tidur dengan tulisan "Happy Honeymoon" yang dibentuk dari rangkaian kelopak bunga mawar. Sukses membuat Anggen berdecak kagum.
Kamar yang mempunyai fasilitas lengkap itu mampu memanjakan mata pengantin baru tersebut.
"Kamu suka sayang?" tanya Eric sambil mendudukkan tubuhnya di ranjang. Ia menarik pelan tangan Anggen, melingkarkan kedua tangannya di pinggang wanita yang begitu Ia cintai saat ini.
"Iya, aku suka sekali sayang." Anggen membelai lembut rambut Eric yang kini tengah bersandar di dadanya.
πππ
Setelah selesai membersihkan diri, mereka berdua tampak duduk santai di tepi kolam sambil menikmati hidangan.
Pasangan pengantin baru itu sengaja hanya mengenakan bathrobe untuk ber santai. Mereka tampak saling menyuapi dan benar-benar menikmati suasana yang tercipta.
"Ini suapan terakhir ku sayang," ucap Eric sambil mengarahkan sendok yang berisi makanan tepat di hadapan mulut Anggen.
Wanita itu membuka mulutnya dan sendok yang tadi penuh kini tandas tak bersisa.
Setelah acara suap menyuap ala mereka selesai, kini mereka tengah bersantai dan merebahkan tubuh mereka di bed mini tersebut.
Dengan perlahan Ia mendekat kan wajahnya dan membenamkan bibirnya di bibir sang istri, mereka tampak larut dalam ciuman yang menghanyutkan dan memabukkan.
Setelah puas mengeksplor bibir ranum sang istri, Eric segera menggendong tubuh Anggen dan membawa nya ke tempat tidur. Merebahkan dengan perlahan tubuh wanita itu di atas kasur king size yang super empuk.
Eric mengunci tubuh Anggen, pria itu kini berada tepat di atas tubuh istrinya. Rona merah menyembur di wajah wanita itu, ini bahkan sudah ke sekian kali mereka melakukan nya. Tapi tetap saja rasa berdebar dan malu, masih dengan jelas Ia rasakan.
Dengan perlahan pria itu menarik tali bathrobe milik Anggen, dan juga melepas bathrobe yang Ia kenakan.
Kini mereka tampak polos, Eric kembali mencumbu sang istri. Bibir ranum itu kembali Ia nikmati, setelah puas pria itu beralih di leher jenjang wanita yang kini tengah pasrah dengan setiap sentuhan yang Ia berikan. Desahan demi desahan lolos dari bibir Anggen, terdengar sangat sensual di telinga Eric. Membuat hasratnya semakin memburu, dan ingin segera menuntaskan hasratnya yang mulai memuncak.
Eric tampak terengah setelah proses penyatuan tubuh mereka, pria itu merebahkan di sebelah tubuh istrinya. Mata mereka beradu, napas mereka seolah berlomba untuk menghirup oksigen kuat-kuat untuk menetralkan pernapasan mereka.
Pria itu menarik tubuh Anggen dalam dekapan nya, dada bidang yang masih dipenuhi keringat seolah tak berpengaruh bagi sang istri untuk membenamkan wajahnya disana. Mereka tampak kelelahan dalam rasa puas, bahkan aktivitas ini seolah bagi candu untuk pengantin baru tersebut.
Seperti minum obat sehari tiga kali bahkan bisa lebih, mereka sama-sama menjaga kondisi fisik mereka. Jadi tak ada kendala jika mereka bermain dalam tempo yang lama dan beronde-ronde.
Mereka berdua akhirnya terlelap, hanya selimut tebal yang menjadi kain penutup untuk tubuh polos mereka.
__ADS_1
Sebuah keinginan untuk segera memiliki momongan membuat mereka harus lembur dalam bercinta. Dan alasan ini lah yang membuat mereka memutuskan untuk honeymoon selama lima hari di Bali.
πππ
Lima Tahun Kemudian
Ketiga bayi Erina dan Arga sudah tumbuh menjadi anak-anak yang semakin pintar dan menggemaskan. Dan juga bayi Anggen dan Eric yang sudah sudah berusia dua tahun dan lima bulan juga sangat menggemaskan.
Damian Pradana Hutama
Davian Pradana Hutama
Daisy Andriana Hutama
Evan Mahesa (Anak pertama Eric dan Anggen)
Erika Mahesa (Anak kedua Eric dan Anggen)
πππ
Terimakasih sudah mengikuti kisah Erina dan Arga sampai akhir, akan ada kisah lanjutan kisah anak Erina dan Arga di karya author selanjutnya.
Salam sayang dari authorπ₯°
.
Kisah Damian anak Erina dan Arga akan muncul di karya author selanjutnya yang berjudul Istri Kesayangan Tuan Muda Damian
__ADS_1