
*****
Akhirnya tiba hari dimana pernikahan Dhany dan Nandha,semua orang sibuk mengatur acara tersebut hanya Nandha yang tengah duduk dikamar karena harus berhias bersama 3 orang perias profesional,hingga sebuah ketukan membuat dia memalingkan wajahnya dan melihat siapa yang datang.
"How is it finished ?? because the bridal party will arrive soon"tanya seorang wanita yang tidak lain adalah Monica.
"Yes, our lady has finished dressing the young lady"ucap seorang penata rias itu .
"Well you can go, I'll transfer your money later"ucap Monica itu sambil menghampiri putrinya.
"Yes madam"ucap ketiga perias itu kompak.
"Gimana kamu udah siap??"tanya Monica sampil mengelus punggung putrinya yang sedang gugup.
"Siap gak siap kan harus siap mom,tapi aku gugup banget"ucap Nandha sambil gemetaran.
"Gak pa-pa sayang,BTW....kamu cantik banget deh"ucap sang mama penuh senyum keibuan.
BRUUUUM....BRUUUUUUM
Semua tamu undangan heboh karena rombongan mempelai pria telah tiba,semua orang sibuk mencari dimanakah sang mempelai pria,acara tersebut sangat tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarga kedua pihak dan juga beberapa rekan bisnis.
"Geez ... is that the groom he is very handsome?"ucap beberapa tamu wanita yang melihat Dhany turun dari mobil.
Dan masih banyak pujian-pujian yang mereka lontarkan,Dhany duduk tegak didepan penghulu yang siap menikahkannya nanti,tidak lama kemudian semua orang kembali riuh karena kedatangan sesorang gadis berpakain gaun penganting berwarna putih yang diapit oleh seorang wanita dan 2 pemuda.
Tap....Tap....Tap
Nandha menuruni tangga bersama dengan sang mama,Bryan dan juga Leakai,semua mata tertuju kearahnya termasuk kepasang mata yang sangat ia kenal,yang tidak lain adalah sepasang mata milik Dhany.
Mata Dhany tidak berhenti berkedip seakan tidak percaya apa yang sudah ia lihat,ia hanya melongo menatap kearah Nandha hingga sebuah tepukan dipundaknya membuyarkan lamunanya.
"Eeh bro, santai aja napa kalo liat, gak usah sampek ileran juga,tinggal beberapa saat lagi dia bakal jadi milik lo seutuhnya" ejek Bryan pada Dhany yang langsung blushing karena malu.
"Gimana nak Dhany sudah siap??"ucap sang penghulu yang didatangkan dari Indonesia,disaat Nandha sudah duduk disebelah Dhany.
"Siap pak"ucap Dhany mantap.
"Baik bapak Alexander mau dinikahkan sendiri atau saya wakilkan??"tanya sang penghulu kepada Alexander sebagai wali dari pengantin wanita.
"Saya sendiri yang akan menikahkannya"ucap Alexander seraya mendekat kearah penghulu.
"Mari dimulai"ucap pak penghulu seraya memberiisyarat agar Dhany dan Alexander berjabatan tangan.
"SAYA NIKAHKAN ENGKAU,SAYDHANY DAIBA EFFENDY,DENGAN PUTRI SAYA, ADELE ADRIANANDHA AGATHA DENGAN MAS KAWIN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT,EMAS 500 GRAM DAN CINCIN BERLIAN 2 KARAT DIBAYAR TUNAI"ucap Alexander dengan keras.
"SAYA TERIMA NIKAHNYA, ADELE ANDRIANANDHA AGATAHA BINTI ALEXANDER AGATHA DENGA MAS KAWIN TERSEBUT DIBAYAR TUNAI"ucap Dhany lantang dalam satu kali tarikan nafas.
__ADS_1
"Bagaimana sah???"tanya penghulu itu.
"SAAAAH"jawab beberapa orang yang mengerti bahasa Indonesia dan yang tidak mengerti hanya menganggukan kepala.
"Alhamdulilah"ucap penghulu tersebut yang langsung dilanjutkan dengan berdoa bersama.
"Selamat kalian sudah resmi menjadi pasangan suami istri"ucap pak penghulu sembari menyodorkan tangannya.
"Terima kasih pak"ucap Dhany menyambut uluran tangan pak penghulu tadi.
Dhany mengulurkan tanganya kepada Nandha yang sedari tadi hanya diam saja karena saking gugupnya,Nandha menyambut tangan Dhany dan langsung mencium tangan Dhany,Dhany yang sudah gemas dari tadi tanpa sungkan mendaratkan sebuah ciuman dikening Nandha.
"Wiiih,keren bro sekali tancap langsung gool"ledek Bryan saat berjabat tangan.
"Waah,ya pasti dong tapi, kapan lo nyusul??"ucap Dhany mengejek Bryan.
"Wiiizh jangan jadi adek ipar yang kurang bog*m lo ya"ucap Bryan sambil menunjukan kepalan tangannya.
"Papah bangga sama kamu,selanjutnya kamu harus bertanggung jawab sama istri kamu ini, bahagiain dia"ucap Tengku.
"Pastinya pah"ucap Dhany mantap.
"Mommy nitip anak mommy yang nakal ini iya,jangan dibikin nangis, nanti mommy bisa ngamuk"ucap Monica yang mengubah panggilannya menjadi mommy.
"Iya mom, aku bakal berusaha ngasih yang terbaik buat Nandha,Dhany juga janji bakal menjaga dan bahagiain dia"janji Dhany kepada Monica.
"Siap ma..mama tenang aja"ucap Nandha yang langsung memeluk mama mertuanya itu.
"Kalian harus bahagia iya sayang"ucap Alexander saat memeluk anak dan juga menantu barunya.
Setelah akad nikah tadi,kini saatnya malam resepsi yang sangat melelahkan,Nandha sudah merubah pakaiannya yang tadinya menggunaka gaun putihnya kini telah berubah menjadi merah putih dengan sentuhan gaya china.
"Ya ampun capek banget"ucap Nandha yang sudah duduk ditepi ranjang.
"Lo laper nggak??"tanya Dhany menghampiri Nandha.
"Banget tau Dhan"rengeknya manja.
"Bentar gue ambilin lo makan ya"ucap Dhany sembari tersenyum.
"Jangan lama-lama ya"ucap Nandha memelas.
Selang beberapa menit Dhany kembali membawa sepiring makanan, dan menyerahkannya kepada gadis yang resmi menjadi istrinya beberap jam yang lalu.
"Nih makan,kalo makan pelan-pelan biar gak keselek"ucap Dhany sambil menyerahkan piring itu.
"Nah lo nggak makan??"tanya Nandha.
__ADS_1
"Enggak lo aja yang makan"ucap Dhany membenarkan jasnya.
"Duduk sini lo"ucap Nandha sambil menarik tangan Dhany hingga ia terduduk disamping Nandha.
"aaaaak, buka mulut lo"ucap Nandha meminta Dhany membuka mulutnya.
"Apaan sih?? gue gak laper lo aja yang makan"ucap Dhany blushing.
"Makan Dhan, kalo lo sebagai suami gue aja gak makan gimana gue bisa makan"ucap Nandha menatap Dhany.
"Iya-iya"ucap Dhany mengalah.
Akhirnya Dhany pun makan bersama Nandha,ia makan suapan demi suapan yang diberikan Nandha hingga tanpa terasa makan tadi sudah ludas tak tersisa.
"Udah kenyang kan??ato lo mau nambah??"tanya Dhany sambil menatap Nandha.
"Dhan dengerin gue ya, gue ini cuma laper biasa dan gue enggak rakus"ucap Nandha dengan wajah dibuat-buat seolah ia tengah serius.
"Hahahahaha,muka lo biasa aja dong, gokil tau gak sih"ledek Dhany.
"Habisnya lo gitu sih, ya udah turun yuk kita kan harus nyambut para tamu"ajak Nandha yang di angguki oleh Dhany.
Mereka menuruni tangga dengan bergandengan tangan, sesampainya dibawah mereka berpisah Dhany dengan para tuan rekan bisnis mereka dan orangtuanya, begitu juga Nandha yang sibuk dengan para nyonya yang menurutnya super bawel.
Mereka merasa lelah amat sangat lelah, seharian harus berdiri dan berbincang dengan tuan dan nyonya tamu undangan,saat ini para tamu telah meninggalkan mansion milik keluarga Nandha tempat berlangsungnya acara itu.
"Lo mau mandi apa langsung tidur"tanya Nandha saat berdua dikamar bersama dengan Dhany.
"Nggak sanggup gue kalo harus mandi, mending kita langsung tidur aja kali"ucap Dhany yang langsung menubruk tubuh Nandha hingga jatuh diatas ranjang queen size milik Nandha.
"Astaga....lo apa-apaan sih Dhan??"tanya Nandha sambil bergeliat-geliat bak ulat dipelukan Dhany.
"Jangan gerak terus atau lo mau banguin yang lagi asyik tidur??"ucap Dhany dengan nada menggoda.
"......."Nandha hanya diam saja tidak berani bergerak sedikitpun,ia hanya menatap Dhany dengan intens
"Udah ayo tidur,jangan liatin muka gue terus, besok masih ada hari yang menunggu"ucap Dhany sambil memejamkan matanya.
Cup
"Good night my queen"ucap Dhany sambil memberi kecupan selamat malam.
"Night Dhany oncom"ucap Nandha yang langsung menyembunyikan wajahnya didada bidang milik Dhany.
Merekapun akhirnya tertidur dengan posisi Dhany yang memeluk erat Nandha,karena rasa nyaman yang ia rasakan saat berada dalam pelukan sang suami akhirnya Nandha tanpa sadar ikut memeluk Dhany,kini posisi mereka sudah berubah menjadi saling berpelukan.
******
__ADS_1
Author:"Mas kawinnya kontan iya bukan nyicil apalagi hutang....maafin aku iya kalo banyak typonya"πππ