
*******
BUGH....
Namun saat berjalan sampai di parkiran, tiba tiba ada seseorang yang memukul punggungnya hingga ia tak sadarkan diri.
"Aaah!!" teriak Nandha pelan sebelum kesadarannya menghilang.
******
Dhany tengah mengendarai mobil ferarinya menuju kantor sang papa, setelah menempuh perjalanan yang lumayan melelahkan karena macet, akhirnya ia sampai di tujuan.
"Siang tuan Daiba"sapa salah satu security disana.
"Siang, kamu parkirkan mobil saya, nanti antarkan kuncinya keruangan saya"ucap Dhany sebelum masuk.
"Baik pak"ucap Security tersebut.
Dhany melenggang masuk dengan gaya angkuhnya, beda dengan Nandha yang terkenal dingin di kantornya, sedangkan Dhany terkenal dengan keangkuhannya.
Tok....Tok....Tok
"Masuk!!"ucap Tengku dari dalam ruangan saat mendengar ketukan pintu.
"Pa...."panggil Dhany saat memasuki ruangan papanya.
"Ya, jadi kita to the point aja, kenapa kamu ingin menarik semua investasi kita di Carenn crop??"tanya Tengku saat berhadapan langsung dengan anaknya.
"Anak tertua keluarga Carenn si Jafar Carenn, dia mantan pacar menantu papa, dan sialnya lagi sekarang dia berusaha merebut menantu papa lagi"ucap Dhany berterus terang.
"Apa?!! dia mau merebut menantu papa??"ucap Tengku terkejut.
"Hm, bahkan dia sekarang sekolah ditempat kita"ucap Dhany lagi.
"Apa?!! memangnya dia nggak tau siapa kamu??"tanya Tengku penuh emosi.
"Emang sapa aja yang tau identitas aku sih pa"ucap Dhany sambil menepuk jidatnya.
"Eh iya deng, identitas dan pernikahan kamu kan dirahasiakan ya"ucap Tengku menyadari kebodohannya.
Tiba tiba di tengah pembicaraan antara Tengku dan dhany terdengar alunan music BTS berjudul FIRE yang mengagetkan keduanya.
"Musik sapa nih??"tanya Dhany celingukan.
"Papa mana tau??"ucap Tengku sambil mengangkat bahunya.
"Eh, kok rasanya dari saku gue ya??"ucap Dhany lirih.
__ADS_1
Sebelum pergi ke kantor Dhany sempat mengubah pengaturan ponselnya, yang awalnya getar menjadi bersuara.
"Lah kok dihp gue ada lagu bts??" ucap Dhany dalam hatinya.
"Ternyata kamu kpops ya??"ledek Tengku pada putranya yang bukan seorang kpops.
"Ini kerjaan menantu papa"ucap Dhany dingin.
Dhany melihat display layar ponselnya, disana terterah nama William. Ia lantas mengangkatnya dengan terburu buru.
"Halo William, ada apa??"tanya Dhany.
"Gawat bos, gawat"ucap William terdengar gugup, takut dan cemas.
"Gawat???gawat kenapa??"tanya Dhany yang ikutan panik.
"Nyonya bos"ucap William ragu.
"nyonya kenapa??"ucap Dhany setengah berteriak.
"Nyonya...nyo-nyonya"ucap William ragu.
"Lidah lo mau gue potong"ucap Dhany yang sudah amat kesal.
"Nyonya ilang bos!!!"ucap William sambil berteriak karena takut.
"Apa?!! hilang?? bagaimana bisa bini gue ilang??"ucap Dhany yang sudah marah sampai kepuncaknya.
"Kamu diem disana saya akan kembali kesekolah sekarang"ucap Dhany mencoba menenangkan amarahnya.
"Ada apa, siapa yang telfon??"tanya Tengku hati hati.
"Tadi William pa, dia bilang Nandha ilang pa!!"ucap Dhany dengan nada frustasi.
"Apa?!! cepat kamu susul William dan bawa kembali menantuku, kalo sampai gagal kamu liat saja apa yang akan terjadi, kalo memang perlu kamu boleh membunuh orang itu"ucap Tengku yang ikutan marah.
"Baik pa"ucap Dhany sambil menganggukan kepala.
******
Disisi lain, disebuah gudang tua pinggir kota, tengah diributkan oleh kasus penculikan itu.
"Ikat dia dikursi itu"ucap seseorang dengan nada memerintah.
"Baik bos"ucap pria yang diperintah orang itu.
BYUUUUUUR
__ADS_1
SeteLah seselai di ikat di kursi, sosok misterius itu mengguyurkan seember besar air pada tubuh Nandha. Kini sekujur tubuhnya basah karena sosok itu.
"Woy, bangun lo!!"teriak sosok misterius itu.
Mendengar seseorang berteriak membuat ia terpaksa membuka matanya, awalnya memenag silau tapi akhirnya ia dapat menangkap bayangan seseorang yang sangat ia kenal.
"Elo?!!" teriak Nandha terkejut.
"Iya, ini gue RATU, Ratu Agatha putri satu satunya keluarga Agatha"ucap Ratu yang sontak membuat Nandha tertawa terbahak bahak.
"Bwahahaha, sejak kapan keluarga Agatha punya seorang sampah didalemnya"ucap Nandha sambil tertawa terbahak bahak.
"Apa lo bilang??"ucap Ratu yang sudah naik pitam karena ucapan Nandha.
Bagaimana ia tidak tertawa, Ratu mengaku menjadi putri dari keluarga Agatha dihadapannya, yang merupakan tuan putri dari keluarga Agatha.
"Emang gue bikin salah apa sama elo??"tanya Nandha dengan santay.
"Lo nggak punya otak ya?? lo udah berani ngerebut Dhany dari gue tau nggak?? dan sekarang ditambah anak baru pun juga mau elo embat" ucap Ratu berapi api.
"Ah elah masalah cowo doang, kalo lo mau ambil si Japarudin ya sono ambil aja, tapi kalo lo berani gangguin Dhany, gue nggak janji kalo gue kagak bakal bunuh elo"ucap Nandha dengan menekankan pada kata terakhirnya.
"Lo pikir gue bakal takut ama kata kata elo??"ucap Ratu yang berusaha menutupi kegugupannya.
"Kalian!!"ucap Ratu sambil menunjuk beberapa laki laki yang ada dibelakang Nandha.
"Kalian tiduri dia, biar gue yang rekam dan gue sebarin biar Dhany lepas dari si ****** ini"lanjutnya.
"Ada berapa orang disana?? takutnya kalian kagak bisa muasin gue main nanti"ucap Nandha ambigu.
Salah satu dari mereka mendekat dan berusaha merobek seragam yang dikenakan oleh Nandha namun yang terjadi malah sebaliknya.
BRUUUK...KRAAAK...CEKRAAAK...
AAAAAAAHHH!!!!
Tangan yang tadinya diikat dengan kursi tiba tiba bisa lepas dengan mudah, Nandha mengayunkan kursi yang tadinya ia duduki hingga membuat lawannya tergeletak bersimbah darah.
Melihat kawannya terluka parah yang lainnya datang untuk melawan Nandha, mereka berjumlah sekitar 5 orang, namun semua terkapar penuh darah karena perlawanan Nandha.
Nandha mengayunkan kursinya lagi saat satu orang mendekat, ada yang ditendang tengkuknya menggunakan jurus para petinju, dan yang paling parah adalah ia tidak segan mengadu kepala lawannya dengan dinding tembok yang keras.(Kalean bayangin sendiri aja yee, gue kagak jago bikin part berantem๐๐๐)
"Tuh kan, kagak kuat lama, padahal kita maennya belum ada 5 menit"ucap Nandha lirih.
Kini setelah semuanya terkapar tak berdaya Nandha mendekat kearah Ratu. Setelah melihat semua tindakan Nandha membuat Ratu menjadi gugup dan takut.
"Ma-mau a-apa lo??"ucap Ratu gagap.
__ADS_1
"it's time the show starts"ucap Nandha sambil bersemirk.
******