The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 23


__ADS_3

******


Teeeeng..Teeeeng..Teeeng


Suara bel pertanda waktu istirahat,semua siswa dan siswi pergi berhamburan menuju kantin dan tempat lainnya,tidak terkecuali Nandha, Victorya,Carla dan Suci.


"Eeeh kalian mau makan apa??"tanya Victorya sambil berjalan menyusuri lorong kelasnya.


"Gue mau makan mie aja deh"ucap Carla yang berusaha mengikuti langkah teman-temannya.


"Kita sih terserah kalian aja"ucap Nandha kompak bersama Suci yang tadi sempat saling bertatapan.


Saat mereka sampai di kantin sekolah,ternyata ruangan itu sangat penuh sesak,saat mereka hendak duduk ditempat paling pojok langkah mereka tiba-tiba terhenti karena ucapan seseorang.


"Waaah...waaah...liat siapa yang datang gaes"ucap seorang gadis yang tengah duduk di deretan tengah.


"Ya ampun bukannya mereka itu para jal*ng yang haus perhatian ya???bener nggak si ucapan gue RATU??"ucap seorang gadis lainya yang tidak lain adalah Diana.


BRUUUUUAAAK


Suara gebrakan tangan Victorya yang berhasil membuat suasana kantin menjadi tenang.


"Apa maksud lo ngomong kayak gitu??haaa??"ucap Victorya dengan penuh emosi.


"Kalian ini budeg ya??apa emang kagak punya kuping??gue bilang kalian itu cuma gerombolan cewek-cewek jal*ng yang haus perhatian!!"ucap Ratu dengan muka mengejek.


"Bangke!! sini lo bakal gue hajar habis-habisan lo"ucap Carla yang sudah berjalan mendekat kearah gerombolan genknya Ratu.


"Nanti dulu,lo tenangin dulu diri lo, biar gue yang urus"ucap Nandha santai.


"Hahaha, eeh anak haram kenapa lo??lo jinak ya kalo ada pawang lo ini"ucap Ratu yang ditujukan kepada Carla.


Semua orang tau bahwa Carla merupakan anak haram ibunya dengan seorang pejabat tinggi.Carla yang merasa marah karena masalah pribadinya di umbar itu tidak bisa berkutik saat ia ingin menghajar Ratu tiba-tiba sesuatu terjadi.


PLAAAAK


Sebuah tamparan keras dari Nandha yang membuat semua orang terkejut, siapa yang tidak tau kebiasaan Nandha,dia akan diam saja saat diusik namun jika kalian mengusik sahabatnya maka bersiaplah kalian akan kehilangan setengah dari jiwa kalian.


"Ini balasan karena lo udah menghina temen gue"ucap Nandha setelah menampar pipi Ratu.


PLAAAAK


Satu kali lagi tamparan keras mendarat dipipi Ratu yang kembali dilakukan oleh Nandha.

__ADS_1


"Dan ini balasan karena lo udah bikin gue diskors selama 2 minggu"ucap Nandha sambil memasang tampang devilnya.


"Lo orang miskin beraninya nampar gue!!"teriak Ratu tepat didepan wajah Nandha.


"Aaahh"teriak Ratu saat rambutnya ditarik oleh Nandha.


Melihat temannya terpojok ketiga teman Ratu berniat membantu, namun baru saja melangkah mereka sudah dihadang oleh ketiga teman Nandha, saat ini mereka tengah mengadakan pertempuran 1 lawan 1.Seisi kanting menjadi heboh.


"Bagus mari kita selesaikan ini secepatnnya"ucap Nandha yang sudah bersemirk ria.


Melihat senyum devil milik Nandha membuat Ratu dan semua orang yang ada disana merinding takut,mereka tidak tau hal mengerikan apa yang akan terjadi.


BRUUUAAK...BRUUUAAAK....PRAAANG....


Suara pukulan dan beberapa benda berjatuhan akibat perkelahian 1 lawan 1 itu,Nandha vs Ratu,Diana vs Victorya, Bella vs Carla dan yang terakhir Lola vs Suci.Mereka tidak tau bahwa Nandha dan kawan-kawan memiliki guru bela diri masing-masing,ini adalah tuntutan sebagai pewaris dari keluarga terkaya.


KRAAAAK...AAAAAH


Suara tulang tangan Ratu yang berhasil dipatahkan oleh Nandha bersamaan dengan jeritannya yang begitu memilukan.


"Ada apa ini??"tanya bu Dwi yang tiba-tiba saja datang.


"Kalian semua berhentiiiiiiii!!"teriak bu Dwi membuat Nandha dan kawan-kawannya menghentikan aktifitasnya sejenak.


"Nandha lepasin rambut Ratu,kamu berantem kayak gini emangnya mau jadi preman apa??"ucap bu Dwi lantang.


Nandha menarik rambut Ratu dengan keras sambil melangkah mendekat kearah bu Dwi yang merupakan seorang guru bk.


"Anda mau saya melepaskan dia??baik akan saya lepaskan"ucap Nandha sambil mengibaskan tanganya, hal itu membuat Ratu terhempas kesamping dan menubruk ujung meja tempat ia makan tadi.


"Denger ucapan saya ini baik-baik,jangankan menjadi preman saya bahkan bisa menjadi seorang pembunuh bagi mereka yang sudah berani mengganggu teman-teman saya anda mengerti"ucap Nandha dengan nada dinginnya yang menakutkan.


"Ayoo gaes kita cabut"ucap Nandha mengajak teman-temannya pergi meninggalkan kantin yang masih heboh.


Tanpa ia sadari sedari tadi ada sepasang mata yang fokus melihat kearah Nandha yang sedang berkelahi dengan Ratu tadi, tampak seulas senyum kepuasan yang tercetak diwajah orang tersebut.


**Flashback on**


Saat bel istirahat berbunyi Boy menghampiri Dhany,ia seperti orang yang sedang banyak pikiran.


"Dhany...lo bisa ikut gue bentar nggak??"ucap Boy yang tiba-tiba canggung.


"Mau kemana boy??"tanya Dhany bingung.

__ADS_1


"Udah ikut kita aja"ucap Williams yang sudah datang bersama dengan Vian.


"Oke bentar gue beres-bere dulu"ucap Dhany, setelah dia mengemas semua barang-barangnya ia menengok kebangku Nandha yang ternyata sudah kosong.


Dhany melangkah mengikuti Boy dan yang lainnya, hingga sampailah mereka diruang olahraga.


"Kita to the point aja ya Dhan"ucap Boy dengan wajah serius.


"Iyeee....apaan??" ucap Dhany tak kalah serius.


"Kita mau minta bantuan lo Dhan"ucap Boy lagi.


"Bantuan?? bantuan apaan??"ucap Dhany bingung.


"Gini kita minggu depan ada turnamen basket nah, salah 1 dari team kita itu kemarin cidera lumayan parah,jadi..."ucap Boy terhenti.


"Jadi kita mau minta tolong ama lo buat gabung ke team basket kita walau cuma sekali"ucap Williams yang tidak sabar akan pembicaraan itu.


"Gue sih mau-mau aja, tapi waktunya gue nggak yakin,lagian gue kagak bisa main basket"ucap Dhany lagi.


"Usahain napa Dhan, kemarin kita udah kalah loh,makanya sekarang gue mau ajak lo main,nggak papa deh lo nggak bisa nanti kita latihan"ucap Boy lagi.


"Nanti gue usahain deh"ucap Dhany yang mencoba menenangkan Boy.


"Thanks broo..emang lo itu orang baik"ucap Boy sambil memeluk Dhany.


"Gue traktir makan yok,sebagai tanda masuknya Dhany ke team kita"ucap Vian sambil merangkul pundak temannya itu.


"Yooos berangkat..."ucap Boy penuh semangat.


Dhany bersama yang lainnya berjalan menuju kantin dimana tempat mereka akan makan,namun mereka sangat terkejut melihat adegan yang sedang berlangsung itu.


"Bukannya itu Nandha ya??"tanya William kepada Dhany.


"Kayaknya"ucap Dhany yang mulai marah.Dhany kembali dia dan kembali menjadi pendengar.


"Anda mau saya melepaskan dia??baik akan saya lepaskan"ucap Nandha sambil mengibaskan tanganya, hal itu membuat Ratu terhempas kesamping dan menubruk ujung meja tempat ia makan tadi.


"Denger ucapan saya ini baik-baik,jangankan menjadi preman saya bahkan bisa menjadi seorang pembunuh bagi mereka yang sudah berani mengganggu teman-teman saya anda mengerti"ucap Nandha dengan nada dinginnya yang menakutkan.


Dhany yang mendengar ucapan sang istri itu terlonjat akibat terkejut akan apa yang ia dengar tadi. Tanpa ia sadari sebuah senyum tidur terukir diwajahnya.


"Jadi gini cara lo ngurus mereka???lo kurang kejam sama dia,nanti biar gue yang urus dia"batin Dhany yang masih melihat punggung Nandha yang tengah pergi meninggalkan kantin, dan sesekali melirik kearah Ratu yang sudah mengalami patah tulang.

__ADS_1


**Flashback off**


__ADS_2