
******
Dhany yang sudah berada dikamar segera pergi kekamar mandi dan membuka ponselnya untuk menghubungi sang Papa.
"Halo pa!!!"ucapnya Dhany saat telfonnya terhubung.
"Yah, gimana?? apa kamu sudah menyelamatkan menantuku??ketemu dia dimana??apa dia terluka??"tanya Tengku beruntun.
"Mau gimana gue nyelametin dia, orang waktu gue nyampek sana para penculiknya udah bonyok dihajar menantu papa"ucap Dhany datar.
"Oh??, semuanya beres sebelum kamu sampai??"tanya Tengku tidak percaya.
"Iya pah"ucap Dhany singkat.
"Aha-ahahhaahha"tawa keras Tengku yang berderai.
"Ternyata menantu tersayangku itu seorang jagoan"lanjutnya penuh rasa bangga.
"Lalu ulah siapa itu??apa putra keluarga Carenn??"tanya Tengkuh penasaran.
"Bukan, ini ulah putri keluarga Andrea!!"ucap Dhany dingin.
"Apa?? keluarga Andrea?? sayang sekali kita tidak menjalin kerja sama dengannya"ucap Tengku kecewa.
"Kayaknya Nandha punya cara dia sendiri buat bales mereka"ucap Dhany menenangkan papahya.
"Uwuuu, menantuku memang cekatan, kagak kayak eluu"ucap Tengku dengan bahasa gaulnya.
"Pah, kita balik ke intinya, gue ngubungin papa cuma mau izin buat balik ke dunia gue dulu, boleh ya??"ucap Dhany menjelaskan tujuan utamanya menelfon sang papah.
"Apa?? kamu mau balik jadi kamu yang dulu??"tanya Tengku memperjelas ucapan Dhany.
"Iya pah, gue mau balik ke dunia gue yang dulu, gue butuh beberapa orang dari kelompak gue buat ngelindungi Nandha pah" ucap Dhany tegas.
"Serius kamu balik ke dunia yang menakutkan itu buat ngelindungin istrimu??"tanya Tengku yang tak yakin dengan ucapan putranya sendiri.
"Iya pah, gue nggak mau kalo sampek kejadian hari ini terulang lagi"ucap Dhany meyakinkan sang papah.
"Baik kalo memang itu tujuan kamu papah kasih izin"ucap Tengku memberi izin pada permintaan putra tadi.
"Thanks pah, papah memang yang terbaik, btw jan bilang ke mama nanti mama khawatir lagi"kata Dhany lagi.
"Oke, kalo gitu papa tutup dulu soalnya ini papah mau ada rapat"ucap Tengkuh yang langsung memutuskan telfon dari putranya itu.
Saat sambungan telfonnya terputus, disaat yang sama Nandha masuk kekamar untuk mengambil ponselnya dan laptopnya, lalu ia kembali ke bawah. Namun sebelum itu ia memanggil suami yang tidak ada di hadapannya.
"Dhany...!!!"panggilnya dengan suara agak keras.
"Ya mio caro??"balas Dhany dari dalam kamar mandi.
"Lo ngapain di dalem??"tanya Nandha dari luar.
__ADS_1
"Mandilah, sini yok mandiin gue sama adik kecil gue"ucap Dhany iseng seperti biasa.
"Ogah, lo main solo aja yee,hahahha"ucap Nandha dengan wajah yang memerah,setelah mengucapkan kata yang sedikit ambigu, ia pun berjalan keluar kamar menuju ruang keluarga.
Sedangkan Dhany didalam sana hanya bisa tertawa keras mendengar ucapan sang istri, lau ia bergumam sendiri.
"Ya kalik gue main sendiri, sekarang kan gue punya bini masak mau main pakek sabun terus"gumamnya sendiri.
Setelah selesai dengan pemikirannya, Dhany kembali sibuk dengan ponselnya, ia mengirim pesan kepada Seseorang, lalu bergegas mandi dan menyusul Nandha dibawah.
******
Nandha meninggalkan kamarnya sambil berlari kecil.Ia merasa malu sekali atas apa yang tadi diucapkannya.
"Astaga, gue tadi ngomong apa coba?? masak gue jadi orang mesum sih??"ucapnya lirih.
Tak ingin memikirkannya terus menerus akhirnya Nandha memilih memfokuskan diri pada tujuan awalnya.
Nandha sampai di ruang keluarga, bukannya menyalakan tv ia malah membuka laptop dan ponselnya. Sebelum melakukan tujuannya ia menelfon seseorang.
"Halo kak Kai!!"ucapnya pada Leakai yang ada disebrang sana.
"Ya, ada apa dek??"ucap Leakai.
"Gue mau semua dokumen kerjasama kita dengan PT. Andrea"ucap Nandha to the point.
"Mau buat apa dek??"tanya Leakai bingung.
"Putri mereka berani cari gara gara sama gue"ucap Nandha dengan nada sedikit kesal.
"Dia ngaku jadi gue dan bikin ulah, gue udah nggak tahan aja ama dia"ucap Nandha yang mulai berapi api.
"Biar gue yang urus dek, lo tinggal terima beres aja"ucap Leakai yang sudah marah besar.
"Oke, gue mau kaka cari tau semua tentang keluarga Andrea, mulai dari saham, properti, hingga dukungan dari dunia hitam, cari tau semuanya buat mereka hingga ke pesuruhnya sekalipun untuk tidak bisa melihat uang lagi!!!"ucap Nandha dengan dinginnya.
"Oke, lo bakal liat beritanya besok"ucap Lekai penuh semangat.
"Jangan lupa ya kirim semua berkasnya ke email gue, gue tungguin nih"ucap Nandha yang sudah mulai tenang.
"Oke dek, gue langsung kirim deh"ucap Leakai dari sebrang sana.
Nandha langsung memutuskan telfonnya, ia tidak tau bahwa Dhany sedari tadi duduk disebelahnya dan mendengar semua yang ia ucapkan dari awal hingga akhir bersama dengan Leakai.
"Udah ngomong sama si Kai??"tanya Dhany yang mengagetkan Nandha.
"Astoge balabala!!!"ucap Nandha yang terkejut akan teguran Dhany.
"Yawoh mio caro segitunya kalo kaget, pakek nyebut balabala lagi"ucap Dhany sambil mengeleng gelngkan kepalanya.
"Elo sih ngagetin gue"ucap Nandha sambil mencubit perut suaminya.
__ADS_1
"Aduh..aduh sakit mio caro"ucap Dhany sambil menahan tangan Nandha yang ingin mencubitnya lagi.
"Biarin, biar tau rasa kamu"ucap Nandha yang masih berusaha mencubit sang suami.
"Rasa?? rasa apa?? rasa mencintai dan memilikimu ya??"ucap Dhany menggoda sang istri.
Bluuush
Seketika wajah Nandha memerah bak tomat masak.
"Hilih, gombal Mukiyo lo"ucap Nandha sambil memalingkan wajahnya.
"Hahahaha, gue beneran tau, gue bahagia banget bisa punya elo dihidup gue!!"ucap Dhany sambil memeluk Nandha dari belakang.
"Dhan lepasin, gue ada kerjaan ini"rengek Nandha manja.
"Iya udah kerja aja napa sih??"ucap Dhany seenaknya.
"Gimana gue bisa kerja kalo elonya kek gini!!!"teriak Nandha sambil menutup matanya.
"Emang gue ngapain?? gue kan cuma meluk lo doang, btw gimana kalo seandainya keluarga Andrea punya kekuatan dari dunia hitam??"tanya Dhany yang masih memeluk tubuh Nandha kuat kuat.
"Gue punya devisi keamanan khusus tapi,,,,"ucap Nandha terhenti.
"Tapi kenapa??"tanya Dhany kepo.
"unit keamanan khusus punya gue itu ada sedikit kendala, mereka nggak bisa masuk ke kawasan dunia hitam, kalo diarea abu abu mereka masih bisa bergerak walau sedikit repot"ucap Nandha menjelaskan situasi saat ini.
"Mau gue bantu??"tanya Dhany sambil tersenyum miring.
"Emang bisa??"ucap Nandha membalas pertanyaan Dhany dengan pertanyaan pula.
"Bisalah, serahin urusan dunia hitam ke gue, elo urus masalah legalnya aja"ucap Dhany sambil mengacak acak rambut Nandha.
"Gue bukan anak kecil ya, jadi jangan acak acak rambut gue!!"ucap Nandha yang kesal dengan ulah jahil sang suami.
"Jam berapa sekarang??"tanya Dhany mencari remote televisi.
"Sekarang?? sekarang baru setengah 8 kenapa??"tanya Nandha sambil mengangkat sebelah alisnya.
"Mau nonton bola,btw kamu tau nggak??...."ucap Dhany yang terhenti karena ucapan Nandha.
"Kagak"ucap Nandha memotong ucapan Dhany.
"Gue belom selesai ngomong sayang!!"ucap Dhany sambil mencubit pipi Nandha, namun dengan suara serak bertanda ia tengah menahan emosinya.
"Uuch, iya iya ada apa??"ucap Nandha sambil meringis kesakitan karena cubitan Dhany.
"Nanti malem MV BTS rilis!!, lo nggak tau apa emang lupa??"ucap Dhany sambil mengganti saluran televisinya.
"Apa?!!!"ucap Nandha terkejut.
__ADS_1
******
Author:"Hai gaes, author kembali nih, maapin author yang kemarin kagak sempet up soalnya author lagi sibuk ama kerjaan, dan buat kalian yang mau masuk grup kalian bisa chat ke nomer ini 081335338745, makasih ya para pembaca setiaku"