The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 30


__ADS_3

*****


Setelah beradu argumen dengan Jafar dan Aryana, mereka memutuskan untuk pergi dari toko sepatu itu. Mereka memutuskan untuk pergi ke sebuah cafe, karena Victorya yang merengek akibat perutnya lapar setelah melihat pertunjukan tadi.


"Sumpah Ndha, tadi itu ngakak banget"ucap Suci yang masih heboh didalam cafe.


"Gue makin penasaran deh, sebenarnya tadi itu ada apa??"ucap Boy sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.


"Iya... ceritain dong ke kita"ucap William sambil menampilkan puppy eye miliknya.


"Hahahha, kagak usah lo dengerin kata kata mereka"ucap Nandha sambil melambaikan tangan kepada pelayan.


"Aah, gue serius Ndha"ucap William yang masih kepo dengan kejadian tadi.


"Dhan, emang ada apa sih??"ucap Vian yang akhirnya membuka suaranya.


"Lo tanya ama mereka berdua aja"ucap Dhany sambil menunjuk kearah Suci dan Victorya yang tengah heboh sendiri.


"Huuh, elo ma gitu, eee kalian berdua cerutain ke kita napa??"ucap Vian kepada Victorya dan Suci.


"Haa?? ceritain masalah apa??"tanya Suci yang sudah memasang tampang cengonya.


"Masalah tadi di toko sepatu"ucap Vian lagi.


"Oh, masalah itu"ucap Suci yang kemudian terdiam. Ia menengok ke arah Victorya lalu tertawa bersama, dan hal itu berhasil membuat pengunjung cafe lainnya memandang mereka dengan tatapan aneh.


"Gue bisa gila kalo gue terusin ngomong sama kalian"ucap Vian yang akhirnya menyerah.


"Hahahhaha, oke oke jadi itu gini....bla ini..bla itu..bla..bla"ucap Victorya akhirnya mencerita kejadian tadi pada mereka.


"Astogee, seriusan??? gila ngakak banget,hahahha, lo sadis amat Ndha"ucap Boy yang ikutan heboh.


"Gue ngakak pas dia bilang kalo dia orang miskin makanya cuma bisa belanja pakek black card, hahahaha"ucap Vian yang tertawa terpingkal-pikal.

__ADS_1


"Iya..... kena banget tuh, gue yakin ego dia sekarang lagi terluka"ucap William yang sudah berhenti tertawa, setelah ikutan heboh seperti yang lain.


Nandha dan Dhany hanya bisa menggeleng gelengkan kepala melihat kelakutan teman mereka, tidak lama setelah menunggu makanan yang dipesan Nandha untuk teman temannya akhirnya datang.


Nandha memesan seluruh menu terlezat dicafe itu, awalnya teman temannya terkejut melihat betapa banyaknya makanan yang dipesan olehnya. Namun Nandha meyakinkan agar tidak perlu khawatir, dan menyuruh mereka menghabiskan semuanya.


"Anggep aja itu PJ dari kita, ya kan my queen??"ucap Dhany sambil melirik kearah Nandha.


"Gitu juga boleh kok"ucap Nandha mengiyakan ucapan Dhany.


"Semoga kalian langgeng deh ya"ucap Suci disela acara makannya.


"Yang habis ini langsung pulang ya, gue capek banget nih" ucal Dhany berbisik agar tidak didengar oleh yang lain.


"Iya, habis ini kita pulang"ucap Nandha santai sambil membelai rambut Dhany layaknya seorang anak kecil.


"Oke kalo gitu gue bayar dulu ya"ucap Dhany yang sudah berajak dari tempat duduknya, tentu saja setelah Nandha menganggukan kepalanya.


Acara hang out bersama mereka akhirnya selesai karena permitaan Dhany dan Nandha yang mengaku sudah sangat lelah, mereka tidak enak hati memaksa pasangan itu untuk ikut bersama mereka lebih lama lagi.


Setelah mendapat izin pulang dari teman temannya, Nandha melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, katanya agar cepat sampai dirumah. Dhany melihat Nandha mengemudi dengan brutal membuat ia gelisah sendiri di dalam mobilnya. Ia khawatir terjadi sesuatu kepada istrinya itu.


"Yeeeaaay, akhirnya sampai rumah"ucap Nandha sambil merenggangkan tubuhnya karena penat duduk dibalik kemudi tadi.


"Yang, lain kali kalo bawa mobil jangan ngebut ngebut, gue takut lo kenapa napa"ucap Dhany sambil mencubut kedua pipi istrinya karena gemas.


"Gendong!!!"ucap Nandha manja sambil merentangkan tangannya.


"Apa?!?"ucap Dhany terkejut.


"Ayoo, gue minta gendong pokoknya"rengek Nandha manja.


Melihat kelakuan Nandha yang manja, bukannya membuat Dhany marah, melainkan semakin gemas.

__ADS_1


Dhany akhirnya meraih tubuh Nandha dan menggendongnya ala koala, Nandha menyembunyikan wajahnya diceruk leher Dhany yang berhasil membuat bulu kuduk Dhany meremang karena nafas Nandha mengenai kulitnya.


"Yang kamu kok tumben minta gendong gini??"ucap Dhany sambil melangkah membawa Nandha masuk kedalam rumah.


"hmmmm....lagi pe...ngen aja kok.."ucap Nandha tersendat sendat.


"haah, gue yakin ini mah bini gue pasti udah molor"batin Dhany saat merasakan nafas Nandha yang mulai halus dan teratur.


"Selamat dat....."ucap maid yang membukakan pintu untuk Dhany.


"Sssshhhht, pelan pelan mbak, istri saya lagi tidur"bisik Dhany sambil menaruh jari telunjuknya dibibirnya sendiri.


Melihat perhatiannya Dhany kepada Nandha membuat maid tadi tersipu malu dengan wajah yang sudah merah bak kepiting rebus.(mungkin si mbaknya baper gaess๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚)


Dhany memasuki kamarnya dan membaringkan tubuh Nandha secara hati hati, ia tidak ingin kalo sampai Nandha harus terbangun.


CUP


"Good night my queen"ucap Dhany yang tidak lupa memberi kecupan didahi Nandha.


Ia lalu beranjak dari tempat tidur dan mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.


"Halo"ucap Dhany saat telfonnya terhubung.


"......."


"Saya mau semua informasi tentang Jafar sedetail mungkin, semakin detail semakin bagus"ucap Dhany lagi.


"......."


"Gue bakal kasih lo ciri ciri dia nanti, lakukan pekerjaan ini secepat mungkin"ucap Dhany memerintah orang disebrang sana.


"......."

__ADS_1


Setelah mengakhiri telfonnya Dhany memilih mandi terlebih dahulu sebelum menyusul sang istri kealam mimpi.


__ADS_2