The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 81


__ADS_3

Budayakan like, koment, vote and follow ya, biar Chiplux makin semangat up nya.😊😊😊


*****


Setelah pelajaran yang menguras otak dan energi, akhirnya yang di tunggu-tunggu terjadi yaitu jam istirahat. Semua berhamburan keluar kelas termasuk Nandha dan yang lainnya.


"Btw, kenapa gue nggak tau ya kalau William punya saudara kembar?" ucap Victoria sambil terus menatap kearah Leon.


William tak mengucapkan sepatah kata pun. Dia hanya terus melirik kearah Leon yang sedang tebar pesona.


"Kita mau duduk dimana bang?" tanya leon pada William.


"Ikut aja," jawab William singkat.


Leon hanya berdecak pelan. Leon sudah agak tenang karena tau bahwa ia tadi hanya di kerjai oleh tuan dan juga abangnya. Sebagai ganti rugi mentalnya, Leon meminta untuk di traktir oleh kedua majikannya itu.


"Boss pokoknya gue minta di traktir sebagai ganti rugi atas mental gue yang kalian buat mainan," ucap Leon memerankan sosok seorang korban dengan sangat baik.


"Minta aja apa yang lo mau, biar gue yang bayar," ucap Nandha dengan santainya.


"No!! aku aja yang traktir. Kalian pesen aja semua yang kalian mau," kata Dhany.


Semuanya bersorak bahagia karena mendapat traktiran dari Dhany yang di ketahui memang sangat royal pada orang-orang terdekatnya.


Sambil menunggu pesanannya datang Carla yang masih penasaran akhirnya mulai bertanya pada Nandha. "Ndha, sebenernya apa yang terjadi sih sampai lo bisa di foto sama Jafar?" tanyanya.


"Emang kalian liat apa sih? apa bener di foto itu gue lagi nendang itu nya si kadal amazon?" tanya Nandha yang sama sekali tidak tau apa-apa.


Carla, Victoria, Suci dan Boy menganggukan kepalanya secara bersamaan.


"Sama kayak yang di bilang si Jafar. Di foto itu emang gitu, ada Dhany sama Wiliam juga kok. Tapi apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Suci.


"Abang? bang Will ada di foto itu? pantes tadi malem nggak ada di rumah," ucap Leon sambil melirik kearah William. Namun william malah acuh saja.


Nandha menghela nafasnya, "Jadi kemarin si Dhany nantangin si Jafar balapan, dan mereka bikin taruhan kalau yang kalah harus jauhin gue. Gila nggak sih," ucap Nandha sambil menatap Dhany saat mengucapkan akhir kalimatnya.


"Waah, si Dhany parah nih masak cewek sendiri di buat taruhan," ucap Suci yang menaburkan percikan api di atas tetesan bensin.

__ADS_1


"Lah iya Ci, masak gue di buat taruhan. Nah makanya gue maksa buat ikut dong," lanjut Nandha.


"Jangan bilang elo yang balapan sama dia pakek mobil Dhany," ucap Carla yang mencoba menebak kelanjutan kisah Nandha.


Nandha menganggukan kepalanya, "Iyups. Gue yang berangkat balapan. Asal kalian tau pas gue sampai sana nih, dia kan nggak tau kalau yang di mobil Dhany itu gue, masa dia teriak-teriak bilang kalau yang kalau harus jauhin gue apapun yang terjadi." Nandha kembali melanjutkan ceritanya.


Victoria bertepuk tangan, "Si Jafar pasti kalah. Lagu-laguan mau ngalahin si ratu jalanan, yang ada makan asap mobil Nandha dia, hahaha." kata Victoria.


"Pasti dong, tapi pas dia kalah masak dia teriak-teriak bilang kalau Dhany harus jauhin gue. Urat malu dia udah putus kali, makanya gue tendang aja itu nya," ucap Nandha penuh amarah.


"Ratu jalanan?" tanya Dhany.


Carla menganggukkan kepala, "Iya, dia itu ratunya balapan. Apalagi pas dia baru putus sama Jafar," ucap Carla yang langsung di hadiahi plototan oleh Nandha.


Beberapa petugas kantin datang membawakan pesanan mereka. Membuat keasikan mereka menjadi terhenti sejenak.


"Oh ... yang pas dia frustasi itu kan La. Kalau gue nggak salah inget waktu itu dia balapan 5x sehari, poofff sumpah gila banget dia ... semua lawannya tepar dong .... " timpal Suci setelah pelayan itu pergi.


Dhany semakin penasaran dengan kisah Nandha di masalalu.


"Kalian apa-apaan sih. Dulu gue masih gobl*k ya, masih belum bisa bedain mana coklat sama ta* kucing," ucap Nandha sambil menyeruput minumannya.


Nandha tersedak saat mendengar ucapan Dhany. Melihat Nandha terbatuk-batuk membuat dia sendiri panik.


"Makanya hati-hati dong yang," ucap Dhany sampil menepuk punggung Nandha dengan lembut.


"Kamu sih, godain aku segala." Nandha menyikut perut Dhany hingga Dhany mengaduh.


"Aku kan penasaran sama masalalu kamu." ucap Dhany lemah.


Dhany pergi meninggalkan kantin setelah ia merasaan keadaan Nandha sudah membaik, ia juga berpesan agar bill teman-temannya di kirim padanya saat jam istirahat kedua.


Nandha merasa tak enak hati pada Dhany, akhirnya ia memutuskan untuk pergi menyusul Dhany setelah berpamitan pada teman-temannya. Tak perlu waktu lama mencari Dhany karena ia sudah tau akan ada dimana sang suami.


"Dhany ... " Nandha memanggil Dhany saat memasuki ruang rahasia.


Dhany tengah merebahkan tubuhnya di sofa sambil menutupi wajahnya dengan tangannya.

__ADS_1


Nandha berdiri di samping Dhany dan terus memandani suaminya itu.


"Kamu serius penasaran?" tanya Nandha langsung to the point.


Dhany membalik tubuhnya, "Emang kamu mau cerita jujur ke aku?" tanya Dhany.


"Kalau kamu emang penasaran aku bisa cerita semuanya, tapi nggak di depan orang lain. Cukup kamu yang tau," kata Nandha sambi mendudukan tubuhnya disamping Dhany.


"Yakin?" Dhany langsung terduduk saat mendengar ucapan Nandha.


"Iya. Kita kan pasangan jadi harus saling terbuka kan," ucap Nandha datar namun begitu hangat di hati Dhany.


"Oke jadi ayo cerita, emang dulu kamu sebucin apa?" tanya Dhany antusias.


"Kalau sebucin apa aku nggak tau sih, cuma karena dia orang yang pertama kali pacaran sama aku, jadi ya gitu deh." ucap Nandha.


"Terus-terus .... "


"Ya pas tau dia selingkuh sama wanita lain otomatis marah dong. Seperti kata aku tadi, dulu aku masih gobl*k masih nggak bisa bedain mana yang orang baik-baik dan mana bajing*n. Jadi daripada aku ngamuk di rumah, aku pergi aja balapan sama temen-temen," lanjutnya.


"Dan sekarang kan udah beda. Kalau sampai kamu ketahuan main serong sama orang lain, kupotong kau punya aset," ancam Nandha.


"Jangan dong nanti gimana cara aku buatin adek buat taekie," ucap Dhany.


"Bodo, mbweeeekk." Nandha menjulurkan lidahnya, "Btw kamu udah dapat kabar dari Taekie?" tanya Nandha yang khawatir akan keadaan Taekie.


Dhany menepuk jidatnya, "Astaga aku lupa bilang ke kamu kalau Taekie udah balik ke Korea semalem," ucap Dhany sambil merasa bersalah.


"Kok kamu gitu sih," Nandha hampir mengamuk karena Dhany kelupaan memberi kabar soal Taekie.


"Ya maaf yang, semalem Taekie telfon bilang mau berangkat ke Korea. Aku mau bilang sama kamu, tapi kamunya keburu balapan," ucap Dhany sambil memasang muka memelas.


"Tauk ahh ... " Nandha merajuk dan memalingkan wajahnya.


Dari awal mereka mengobrol sampai Dhany yang sibuk membujuk Nandha, ternyata ada sepasang mata yang mengawasinya. Dan tersenyum melihat interaksi mereka.


****

__ADS_1


🐯🐰:"Kira-kira siapa ya yang lagi ngawasin Dhany sama Nandha. Tulis tebakan kalian di koment ya guys. Jangan lupa like, vote dan share ya. See you on next chapter ya guys bye-bye."


__ADS_2