
*******
Malam pun tiba, Nandha yang masih tidur terbangun karena sang kakak yang teriak-teriak di luar kamarnya memanggil namanya.
"Dek...dek...dek Nandha cabiiiii" panggil sang kakak.
"Hoooooaaaammm, apaan sih kak" ucap Nandha dengan suara serak khas orang bangun tidur.
"Gue masuk iya, enggak lu kunci kan???" tanya sang kakak.
"Enggak, masuk aja kenapa sih??" jawabnya dengan malas.
"Dek, lu nganggur kan selama 2 minggu gara-gara diskor??" tanya sang kakak.
"Enggaklah gue harus ngurusin kantor, adik lo ini beda dari yang lain" ucapnya sambil mengucek matanya.
"Yaaaah.....lo kan bisa ngerjain di rumah, gue mau ngajak lu nyusul mom and dad" ucap sang kakak dengan wajas melas.
"Serius....kita mau nyusul mom and dad??? kalo gitu gue siap-siap kakak sana cepet siap-siap" ucapnya sambil mendorong sang kakak keluar dari kamar.
"Eeeh...eeh tunggu lah dek....lu mau naik apa??kita runding dulu lah" ucap sang kakak lagi.
"Udahlah kita naik helikopter pribadi punya gue aja, nanti aku telfon Leakai biar di siapin dulu" ucapnya lagi.
"oke deh kalo gitu" ucap sang kakak menyetujui ucapan Nandha.
"Leakai dimana helikopter pribadiku???" tanya Nandha kepada leakai saat menelfonnya.
"Ada digarasi bawah tanah, emang kenapa??" tanya leakai di seberang sana.
"Keluarkan dan persiapkan semuanya, soalnya gue mau nyusul bonyok sama kakak" ucap Nandha lebih santai lagi.
"Siap bos, segera akan kulakukan"ucap leakai.
"Kirim helikopternya kerumah iya, sekalian lu siap-siap lu ikut gue juga" ucap Nandha.
"satu dua tiga makan sayap.....AASIIIIAAAAP" ucap leakai dengan semangat.
__ADS_1
******
Tidak butuh waktu lama untuk helikopter pribadi milik Nandha sampai di halaman rumahnya.
"Halo man, apa kabar lu?? dah lama gak ketemu" ucap Leakai saat melihat Bryan.
"Yoi, ya kayak yang lo liat gue baik-baik aja, eeh ngomong-ngomong gimana adek gue gak bikin lu pusing kan??" tanya Bryan.
"Enggak kok, tapi pas lagi waras. Kalo lagi kumat ngamuknya, gila.....bisa rontok ini rambut gue" celoteh Leakai.
"hahahahaha, pasti lu pusing iya saat dia ngamuk Gue aja kadang nggak bisa berbuat apa-apa kalo dia ngamuk" ucap Bryan sambil tertawa.
"Tapi adik lo sadis man, dia kelewat kejam kalo ada yang berani ganggu dia. Dia gak segan-segan membuat orang itu sengsara" sambung Leakai lagi.
"Oooh, iya gue inget dia minta gue buat nyelidikin kasus yang nimpa dia tadi. Coba lu minta rekaman CCTV sekolah, hari ini dari pagi sampai sekolah tutup. Gue perlu mastiin sesuatu" ucap Bryan santai.
"Deeeek cepet ini Leakai udah nunggu, semua udah siap lu masih ngapain sih??" teriak Bryan memanggil sang adik agar cepat turun kebawah.
"Iya....iya..ini udah selesai" sahut Nandha sambil melangkah menuruni tangga.
Nandha turun dengan baju casual, dia memakai kemeja hitam yang dipadukan dengan hot pants, rambut terurai dan tas punggung kecil warna hitam.
"Ajigileee,lo cantik banget dek" ucap Bryan sambil menarik tangan sang adik dan membawanya kedalam pelukan.
"Gue tau kalo gue cantik, tapi gak gini juga kali kak, lu mau bunuh gue?? gak bisa napas nih" ucap Nandha sambil memukul punggung sang kakak.
"Hahahahahhah, sorry gue kelepasan. Abis udah lama gak lihat lo dek" ucap Bryan saat melepas pelukannya.
"Iya udah yuk berangkat, Leakai ngapain lu diem aja??" tanya Nandha saat menyadari keberadaan Leakai.
"Hahahaha, rencana tadi mau ikutan meluk kan lumayan bisa meluk cewek cakep" saut Leakai sambil cengengesan.
"Mau gue bogem lo" ucap Nandha sambil menunjukan kepalan tanganya.
"Tuh kan, gue bilang apa tadi. Adik lo ini sadis banget dah" ucap Leakai sambil menyikut Bryan.
__ADS_1
"Udah ayo berangkat, atau kalian mau gue ikat. Terus gue gantung terbalik di helikopter, biar kalian bergelantungan dari Indo sampai Inggris??" ucap Nandha sadis.
"Waow she's so hot" ucap Leakai dengan wajah blushing, yang langsung mendapat sodokan dari Bryan. Mereka pun akhirnya mengikuti Nandha yang sudah melangkah jauh menuju helikopternya.
*******
Akhirnya mereka sampai di rumah mewah milik keluarga Agatha, rumah mewah yang lebih mirip dengan mansion mewah yang terletak di London Inggris. Rumah ini memiliki luas 77 ribu meter dengan fasilitas 775 ruangan yang termasuk didalamnya 19 ruangan keluarga, 52 kamar tidur, 188 kamar pegawai, 92 kantor, serta 78 kamar mandi.
#ini hanya sekedar visual iya...sebenarnya ini adalah rumah mewah milik Ratu Elizabeth.
"Welcome Mr. Bryan and Mrs. Nandha"ucap setiap pengawal dan pengurus rumah yang mereka lewati.
Mereka hanya menganggukan kepala, kecuali Nandha yang jalan dengan angkuh dan tatapan dingin.
"Mom....dad...i miss you so much" ucap Nandha sambil berlari memeluk kedua orang tuanya yang sedang minum teh itu.
"Hey, kok kamu bisa disini?? kamu bolos sekolah lagi iya??" tanya sang mama beruntun.
"Enggak mom, dia diskor selama 2 minggu jadi aku aja kesini sekalian liburan. Kasian masak dia sibuk ngurusin perusahaan terus" saut Bryan dari arah belakang.
"Oh,,,kalian juga disini?? ayo duduk kita minum teh bersama. Sudah lama tidak bertemu iya Leakai" ucap Monica
"Hahahaahah,,,iya tante kita sama-sama sibuk sih" saut Leakai dengan cengengesan.
"Sayang, mumpung kamu disini ada yang mau mommy bicarakan sama kamu" ucap monica sambil melihat Nandha.
"Apa mom???" tanya Nandha saat selesai menyeruput tehnya.
"Mama mau jodohin kamu sama anak temen mommy!!!" ucap Monica tegas.
"Apa?!"ucap Nandha,Bryan dan Leakai bersamaan.
*******
Author:"menurut kalian Nandha bakal dijodohin sama siapa hayoooo??"π€π€π
__ADS_1
Maaf iya yang kemarin itu ada sedikit kesalah waktu up episode 07, soalnya author meleng jadi episodenya kepotong.π’π’ππAuthor janji lain kali gak akan ada kesalahan macam in lagi maaf iya semuanya.ππ