
Budayakan like, koment, vote dan follow ya biar Chiplux makin semangat up nya.πππ
"Alasan lo sama mantan lo putus itu apa?" tanya Lional polos.
Jafar terbelalak sejenak, "Dia selingkuh." jawab Jafar.
*****
"Lah, kalo dia udah selingkuhin kakak kenapa masih di kejar?" tanya Lional.
"Ya karena gue masih sayanglah," aku Jafar.
Lional memandang Jafar dengan seksama, "Jangan-jangan elo di guna-guna kak, makanya bisa sekonyong-konyong keder gitu." kata Lional.
Jafar diam membisu, "Guna-guna apaan, orang gue yang selingkuh." batinnya.
"Kak, ceritain dong gimana kakak bisa tau kalau dia selingkuh." pinta Lional.
"Oke pada zaman dahulu .... "
"Stop kak!! gue serius, gue nggak mau dengerin kisah kancil ya," ucap Lional memotong ucapan Jafar.
"Sorry-sorry. Lagian lo kepo amat sih."
"Mau gimana lagi, gue nggak ada bahan ghibah." kata Lional.
"Jadi gini dek. Waktu itu dia ulang tahun. Karena gue pacar yang baik hati dan pengertian serta perhatian. Gue dulu mau bikin pesta kejutan buat dia, gue bahkan pesenin kue 2 lapis buat dia. Sayangnya pas gue dateng ke tempat itu, gue lihat dia lagi begituan sama cowok lain dek," jelas Jafar.
"What the f*ck?!!"
"Iya, mana dia kek nggak ngerasa bersalah lagi. Dia malah minta putus dengan alasan kalo gue ini lemah. Dia emang beberapa kali godain gue minta di tidurin. Tapi gue dulu masih polos. Gue mau jagain barang paling berharga buat nanti kalo kita nikah. Ada yang bilang kalo beneran cinta itu menjaga bukan ngerusak. Itu sebabnya gue nggak mau ngerusak dan ngotorin dia." lanjut Jafaf.
"Modus lo kak. Bilang aja dulu lo belom ngerti enaknya ena-ena." cibir Lional.
"Itu alasan kesekian. Gila gue nggak nyangka kalau dia bakal selingkuhin gue. Padahal gue udah baik banget sama dia. Gue udah sayang banget, emang ya dalamnya hati wanita nggak ada yang tau." ucapnya penuh rasa iba dan kecewa di wajah dan suaranya.
"Gue nggak ******-****** banget kali kak. Kalau emang dia yang selingkuh ngapain masih di kejar. Sebenernya apa yang terjadi?" batin Lional.
Jafar membuat ekspresi kecewa sedih dan frustasi. Namun hal itu bukannya membuat Lional yakin, hal itu malah menjadi bumerang karena Lional semakin curiga.
"Ya udahlah kak lepasin aja. Ngapain juga lo kejar orang dia udah bekas orang juga. Paling sekarang dia udah di naikin sama cowoknya yang baru." kata Lional.
"Gue nggak ganggu lo lagi deh, gue balik kamar dulu ya." Lional pergi meninggalkan kamar Jafar.
__ADS_1
Lional bergegas kembali ke kamarnya.
Dia menggeser layar ponselnya berulang kali untuk mencari kotak seseorang.
"Halo Nal, ada apa?"
"Halo Bagas. Gue mau lo bantuin gue nih, gue mohon tolong bantuin gu yak," pinta Lional pada orang yang ia terlfon yaitu Bagas.
"Bantuan apalagi sih Nal ... gue ngantuk nih,"
"Gue mau tau kisah masalalu kak Jafar Gas. Gue ngerasa ada yang aneh." kata Lional.
"Aneh gimana sih?" tanya Bagas.
"Tadi gue nanya ke kakak apa penyebab dia sampai putus sama mantannya. Masa dia bilang gara-gara mantannya selingkuh. Nah kalau emang dia di selingkuhi kenapa masih di kejar coba, kan aneh." kata Lional menjelaskan duduk perkaranya.
"Lah iya anjiir, abang lo gila apa gimana sih."
"Makanya gue mau cari tau yang sebenernya. Gue mau membutakan mata gue akan fakta yang sesungguhnya. Nanti gue bantuin kakak eeh ternyata si kakak yang salah dan udah nyakitin mantannya, nanti gue ikutan jadi brengsek dong," kata Lional.
"Bener juga lo. Oke deh nanti gue cariin info, namanya kalau nggak salah Nandha kan? Btw lo jadi ikutan kompetisi Ghost Crime kan?" tanya Bagas.
"Jadilah ... emang kenapa?"
"Semoga aja elo nggak ngecewain gue kak," ucap Lional lirih.
Lional berjalan kearah meja belajar yang ada di kamarnya. Ia membuka laptopnya dan mengetik sesuatu di drak web, situs ilegal khusus mafia. Dia ingin mencarita tau banyak hal mengenai Ghost Crime.
"Kira-kira gimana cara masuknya ya? Menurut kabar yang gue denger kan ada pelatihannya juga. Coba deh gue cari tau gimana pelatihannya," batin Lional.
Lional terus mengotak-atik laptop mencari contoh pelatihan pasukan ghost crime. Hingga dia mendapati sebuah video yang membuatnya bergidik ngeri.
"Yang bener aja dong, ini gaya latihan pasukan mafia atau pasukan Kopasus!! gue sanggup nggak ya" batin Lional.
Dia semakin memfokuskan tatapannya pada layar monitor. Dia mencari lebih banyak video yang bisa membuatnya semakin matang.
Tak terasa jam dinding sudah menunjukkan jam 3 pagi dini hari. Lional menggeliat meregangkan tubuhnya yang penat. Sepanjang malam ia terus terjaga, duduk tegap di depan laptop sampai matanya memerah.
"Gue nggak mau maksain diri lagi. Kalo ke terima ya alhamdulilah kalo enggak ya udah. Gue takut, pelatihannya serem," gerutu Lional.
Lional pun akhirya mengistirahatkan tubuhnya. Dia tertidur sambil memeluk guling favoritnya yang bergambar anime.
*****
__ADS_1
Di tempat lain sepasang suami istri tengah tidur terlelap terpaksa harus terbangun.
Drrrzzztttt .... Drrrzzzttt
"Suara apa itu Dhan?" tanya Nandha yang masih setengah sadar.
Dhany terbangun karena teguran dari sang istri yang merasa terganggu karena getaran ponsel sang suami.
"Apaan sih yang?" tanya Dhany sambil menggosok matanya.
"Hp ... kamu," ucap Nandha terputus dan kembali tertidur sambil memeluk erat sang suami.
Dhany menggapai ponselnya yang ada di nakas. Tanpa melihat siapa yang menelfonnya, dan tanpa ragu ia langsung saja mengangkatnya.
"Sebutkan nama dan katakan tujuan lo nelfon gue malam-malem." kata Dhany datar.
"......."
"Apa?! kamu serius?!" kata Dhany yang hampir berteriak.
"......."
"OKe kamu temui saya 2 jam lagi, nanti saya bakal share alamatnya. Saya mau istirahat dulu." kata Dhany yang langsung memutuskan telfonnya.
Dhany kembali tertidur tidur sambil memeluk tubuh Nandha yang mulai kedinginan karena suhu ac. Rasa kantuk yang kembali menyerang membuat Dhany malas untuk mematikkan ac. Dia memilih menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhnya.
*2 JAM KEMUDIAN*
Seorang laki-laki dengan rambut acak-acakan nampak mondar-mandir di sebuah lobi hotel.
"Mana sih si boss?" geruta laki-laki itu yang mulai kesal.
Dhany baru saja keluar dari lift dan langsung menemui laki-laki yang sedari tadi menunggunya di lobi.
"Ya elah boss lama bener," kata laki-laki itu saat melihat orang yang ia tunggu datang.
"Berisik!! cepet ngomong ada apa," balas Dhany dingin.
"Jadi gini boss ..... " Laki-laki itu menjelaskan duduk perkaranya.
"Oh begitu, katakan padany kalau ini yang sesungguhanya ... " Jawab Dhany.
Setelah mengobrol cukup lama akhirnya laki-laki tadi pamit untuk undur diri, Dhany pun kembali ke kamarnya untuk merajut mimpinya kembali.
__ADS_1
*****