The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 48


__ADS_3

******


"Gue dateng cuma buat bantu lo,sekarang gue balik RS dulu"ucap Dhany sambil melenggang meninggalkan kelas.


"Dhan tunggu"ucap William mencegah kepergian tuannya itu.


"Apa??"tanya Dhany singkat.


"Ikut"ucap William sambil menampilkan puppy facenya.


"Ikut ya ngikut aja sih, kagak usah masang tampang kek gitu juga, bikin gue jyjyk aja"ucap Dhany dengan memasang tampang mencemoohnya.


"Anjiiir lu Dhan"ucap William sambil menyikut perut Dhany.


Akhirnya William bolos sekolah dan mengekori mobil Dhany,didalam mobil ia bertanya tanya saat mobil big bossnya itu belok menuju markas ghost crime.


"Lah??si boss ini gimana sih, katanya mau ke RS nengok si Nandha, kenapa jadi belok ke markas??"ucap William sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal itu.


"Tuan, katanya mau ke RS kenapa kita malah ke markas??"tanya William saat sudah sampai di depan markas.


"Ya kalik gue ngomong mau ke markas di depan anak anak itu Will"ucap Dhany sambil melirik William sekilas.


"Ah begitu, lalu bagaimana keadaan nyonya??"ucap William menanyakan keadaan Nandha.


"Semalem udah sempet sadar walau cuma sebentar"ucap Dhany dengan wajah lesu.


"Syukurlah kalau begitu"ucap William.


Mereka mengobrol sepanjang lorong,membahas berbagai hal.Mulai dari pekerjaan hingga keadaan organisasi.


"Loh, abang??"ucap seseorang dari arah belakang Dhany dan William.


Mendengar teguran itu sontak membuat Dhani dan William menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya guna melihat siapa orang itu.


"Leon??"ucap William singkat.


"Lo bolos bang??gue aduin bunda lhoo"ucap Leakai sambil cengengesan.


"Hadeeeh, dower mulut gue ngingetin elu buat stop bawa bawa bunda disini,lagian gimana cara lo ngadu ke bunda ha??"ucap William sambil geleng geleng.


"Apa yang diucapin William itu bener Leon,gimana lo ngomongnya??kalian kan beda sekolah, logikannya saja kalo lu tau William bolos artinya elu juga bolos dong??"ucap Dhany yang sambil mengangkat sebelah alisnya.


"Yaah tuan gitu ah, masa bawa bawa logika, kan gue cuma mau ngerjain abang biar ditraktir cilok lagi"rengek Leon pada Dhany.


"William"ucap Dhany dengan nada tegasnya.


"Ya tuan"ucap William sopan.


"Tendang dia keluar!!"ucap Dhany sambil melengos meninggalkan kakak beradik yang sebentar lagi akan berkelahi itu.


"Baik tuan"ucap William penuh semangat.


"Ehehehehe"tawa menyerampakan William.


"Bang!!jangan bang, abang jangan......adek masih dibawah umur adek juga masih polos bang"ucap Leakai seakan akan ia seorang perawan yang akan dicabul* oleh pria mesum.


"Ayooo neng ikut abang neng,nanti abang beliin cilok"ucap William sambil menarik tangan Leon.

__ADS_1


"Murah banget harga diri gue bang"ucap Leon sambil memasang muka sinisnya.


"Emang!!"ucap William sambil pergi meninggalkan Leon.


"Yaaak,dasar abang lucknut"teriak Leon sambil berlari mengejar abangnya.


Dhany memasuki ruangannya dengan gagah.Disana sudah ada anggotanya yang ikut ke sekolah tadi,disana juga ada Yannaz dan putrinya.Melihat kedatangan Dhany saat itu membuat Yannaz kalap,ia berlari kearah Dhany dan mengayunkan tongkatnya kearah Dhany.


"Awas tuan....!!!!"teriak salah satu anggotanya.


Mendengar teriakan anggotanya Dhany hanya bisa merespon dengan lirikan mata, hingga tongkat itu kini berada tepat didepan matanya.


KRAAAAAK


"Aarrrrrrggghhhh"teriak Yannaz sejadi jadinya karena kedua lengannya patah.


"Apa yang kau lakukan hey pak tua??"ucap William dan Leon bersamaan setelah berhasil mematahkan kedua lengan musuhnya.


"Ayaah...!!!"teriak Ratu yang langsung berlari menghampiri ayahnya.


"Apa yang terjadi ayah???ayah kenapa??"ucap Ratu bingung.


"Apa yang kalian lakukan pada ayahku???Dan kau William kenapa kau bisa ada dua??"tanya Ratu beruntun.


"Kami tak melakukan apapun"ucap William santai.


"Dia berani mengayunkan senjatanya itu pada tuanku, tentu saja kami harus bertindak"ucap Leon sambil melirik kearah William.


"Tuan??siapa kalian sebenarnya??"tanya Ratu dengan nada meninggi.


"Sebenarnya aku ingin menyambutmu dengan ramah tapi sayangnya anda malah membuat masalah.Bukan salahku kalau kau harus mengalami patah tulang karna kedua ajudanku"ucap Dhany sambil melangkah ke kursi kebesarannya.


"Perkenalkan nama saya Saydhany Daiba saya adalah pemimpin disini dan, SELAMAT DATANG DI MARKAS GHOST CRIME !!!"ucap Dhany dengan kencang diakhir kalimatnya.


"Markas ghost crime??"gumam Yannaz.


"Ya,anda pasti tau siapa ghost crime kan??"ucap Dhany sambil memasang tampang devilnya.


"Tentu saja saya tau,tapi mana mungkin organisasi mafia terkuat didunia dipimpin oleh seorang bocah ingusan sepertimu"ucap Yannaz meremehkan.


"Hmmmm, anda tidak percaya ternyata"ucap Dhany mangut mangut.


Dhany berjalan beberapa langkah mendekati Yannaz dan Ratu.Kini jarak mereka hanyalah sekitar dua meter.


"Tapi bocah ingusan yang kau remehkan ini bisa melakukan ini"ucap Dhany singkat,lalu...


DOOOOOR


"ARRRGGHHH"teriak Ratu dan Yannaz bersamaan.


Sebuah tembakan melesat dan berhasil menggores pelipis Yannaz.Yannaz dan Ratu bergetar karena terkejut akan tembakan tiba tiba itu.


"Peluru itu hanya meleser 3 inci dari kepalamu!!!,jadi anda pasti tau apa yang akan terjadi jika peluru itu tidak jadi meleset"ucap Dhany dengan wajah devilnya.


"Ba-baik saya percaya"ucap Yannaz terbata bata dengan badan yang sudah menggigil hebat.


"T-tapi sebenarnya apa salah keluarga saya, hingga semua orang seakan berlomba lomba menjatuhkanku??"tanya Yannaz dengan wajah tertunduk.

__ADS_1


"Kau awalnya memang tak memiliki masalah denganku, tapi berbeda dengan putrimu"ucap Dhany santai.


"Masalah apa lagi yang kau buat ha??"tanya Yannaz frustasi.


"hiks.....hiks.....hiks"hanya itu yang dapat didengar oleh Yannaz dari putrinya.


"Putri telah menculik wanitaku beberapa hari yang lalu!!!"ucap Dhany.


"Apa?!!"teriak Yannaz.


"Dan dia juga menyuruh orang orang untuk memperkos*ny*!!!"ucap Dhany lagi.


"Hah???"mulut Yannaz menganga karena terkejut akan ucap Dhany.


"Belum cukup dengan itu saja, kemarin dia hampir membunuhnya dengan cara menusuknya di sekolah!!!!"ucap Dhany dengan nada geramnya.


Yannaz semakin menundukan kepala ia tak harus bagaimana lagi menyelesaikan semua masalah ini.Ingin rasanya ia membunuh putrinya saat ini juga.


"Saya serahkan putriku pada anda, terserah mau anda apakan dia!!!"ucap Yannaz lirih.


"Oh??begitu??bagaimana kalau ternyata aku menjualnya??"ucap Dhany dengan smirk yang menghiasi bibirnya.


"Terserah pada anda saja, saya permisi dulu"ucap Yannaz sambil berjalan meninggalkan ruangan itu walau sempoyongan.


"Ayah, apa yang ayah katakan.Kita bisa melawan mereka, a-aku mohon bawa aku pergi yah"ucap Ratu sambil menangis.


"Kau bukan putriku lagi!!!"uxap Yannaz dengan kejamnya.


"William dan kau Leon, kuserahkan masalah ini pada kalian"ucap Dhany sambil memainkan jarinya, ia sangat menikmati pertunjukan ayah dan anak dihadapannya ini.


BULTAOREUNE


FIRE


FIRE


FIRE


FIRE


Tiba tiba terdengar alunan lagu FIRE milik BTS yang menjadi ringtone ponsel Dhany.Ia lupa mengganti ringtone yang dibuat oleh istrinya itu.


"Ya halo,ada apa mah???"tanyanya dengan nada malas.


"ICE CREAM"


********


Dhany:"author..ooooh authoor kalo lu denger muncul dong"


BLETAK


Author:"lu kira gue jin"_-


Dhany:"Ehehehe, btw kapan bini gue bangun beneran??"T_T


Author:"udahlah lo itu terima nasib aja jadi duda"

__ADS_1


Dhany:"Gue bakar ini nopel kalo sampek gue jadi duda"


Author:"BODO bweeeek, eech ada kalian thoo.Hai semuanya makasih udah mampir ke novelku ini, gue cuma mau ngingetin jangan lupa vote,like sama tinggalin komen kalian ya biar gue makin semangat mulisnya, sekian dan terima kasih"


__ADS_2