The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 47


__ADS_3

*****


*WARNING 21++ AREA*


BREAKING NEWS:PUTRI PENGUSAHA KAYA ANDREA,RATU ANDREA TERTANGKAP KAMERA TENGAH MENJAJAKAN TUBUHNYA DI SEBUAH RUMAH BORDIR


Begitulah judul di setiap berita dan koran pagi itu.Yannaz Andrea,ayah dari Ratu kini tengah mengamuk karena foto putrinya terpampang di seluruh saluran televisi dan koran yang ada.Kini sudah ada puluhan wartawan memenuhi depan rumahnya.


"Seakan berita tentang kebrangkutan kita tidak cukup,sekarang bocah kurang ajar ini menambahi dengan kasus jual diri!!!"ucap Yannaz sambil membanting semua barang yang ada dihadapannya.


"Yah, ayah tenang dulu.Nanti kita tanya sama Ratu siapa tau itu semua cuma hoax"ucap Inggri,istri Yannaz.


"Hoax?!!apa kau tuli hingga tak mendengar suara suara lackn*t yang di ucapkan putrimu??"ucap Yannaz sambil melotot.


"T-Tapi yah, anak kita tak mungkin melakukan semua itu"ucap Inggri yang masih membela putrinya.


"Ini semua salahmu!!!sudah ku katakan berulang kali jangan manjakan dia!!"ucap Yannaz yang semakin murka.


Belum sempat membalas ucapan sang suami,kini Yannaz sudah meraih ponselnya yang ada diatas meja.Ia berusaha menghubungi Ratu,namun sayangnya berkali kali ia menelfon berkali kali juga ia harus mendengar suara merdu seorang operator yang menjawab.


******


Disebuah kamar mewah yang sudah tak berbentuk.Seorang gadis tengah membuka matanya,hal pertama yang ia rasakan adalah remuk.Badannya sakit semua terutama bagian selangk*ngnya.


"Uuch,badan gue sakit semua"ucap Ratu sambil memegang area sensitivnya.


AARRRGGHH


"A-apa yang terjadi??"ucap Ratu saat melihat tubuhnya tanpa busana dibalik selimut.


"Uch"pekiknya saat bangun dari tempat tidur.


"D-darah!!!"ucapnya terbata saat melihat bercak darah berceceran di atas tempat tidur.


Seakan melihat film semua adegan yang ia lalui bersama dengan beberapa orang yang bahkan tak ia kenal itu berputar dikepalanya.Ia hanya bisa mengenali satu orang saja yaitu Leon yang dikiranya adalah William.Ia menggertakan giginya karena marah,ia merasa di khianati oleh William.


"Awas kau William!!!"ucap Ratu sambil menyambar pakaian yang disediakan disampingnya.


Setelah ia membersihkan dirinya dengan ala kadarnya, Ratu meninggalkan kamar tempat ia bermain semalam.Namun saat ia keluar dari tempat itu,pemandangan lain yang dilihatnya.Belasan wartawan dengan sigap memotretnya saat ia baru saja membuka pintu.Puluhan pertanyaan yang membuatnya gelagapan.


"Ratu, itu Ratu ayo kesana"ucap salah satu wartawan.


"Kak Ratu sedang apa disini"


"Apa benar anda disini untuk bermain dengan para pengusaha senior???"


"*Dan apa benar anda sudah lama melakoni profesi anda ini??"


"Apa tanggapan keluarga anda saat mengetahui bahwa anda menjajak*n tubuh anda*??"


JEDEEEER

__ADS_1


Pertanyaan itu sukses membuat Ratu gelagapan,seketika raut wajah sang ayah yang tengah murka terbesit di angannya.Betapa seramnya sang ayah yang sedang mengamuk.


"M-maaf saya tidak tau"ucap Ratu sambil berusaha melarikan diri.


Tepat saat itu sebuah taxi berhenti dihadapannya.Ia langsung menerobos masuk.


"Mau kemana neng??"tanya supir taxi itu.


"Ke FenAtha International high school pak"ucap Ratu menyebutkan nama sekolah.


"Wokeh neng"ucap supir itu yang langsung menjalankan mobilnya.


Selama perjalanan Ratu hanya diam saja dan menyembunyikan wajahnya.Hal itu tidak luput dari perhatian supir taxi yang masih muda itu.


"Kenapa neng??"tanya supir itu basa basi.


"Nggak, fokus nyetir aja napa sih pak"ucap Ratu ketus.


Supir taxi itu diam beberapa saat seolah olah tengah memikirkan sesuatu.


"Oh,neng yang di beritakan??anak keluarga Andrea??"ucap supir itu setelah memikirkannya.


"Bukan!!"ucap Ratu ketus sambil semakin menyembunyikan wajahnya.


"Syukur deh neng, jangan jadi kayak dia ya.Masih sekolah kok udah jual diri"ucap supir itu memberi nasehat.


Supir itur terus saja mengoceh selama perjalanan.Ratu hanya diam saja mendengar semua hal buruk tentangnya.Saat ia sampai tujuan ia langsung turun tanpa membayar ongkos taxinya tadi.Ia memasuki gerbang sekolah yang diikuti tatapan jijyk dari para siswa lainnya.


"Ngapain dia kesini??"


"Ternyata dia bukan anak keluarga Agatha ya, gue tadi liat di berita"


"APA?!!serius lo*"


"*Ish, gue beneran"


"Dasar nggak tau malu*"


Itulah yang ia dengar sepanjang lorong menuju kelas William.Ia berlari karena tak tahan mendengar cemooh dari semua orang.


BRAAAAK


Ratu membanting pintu kelas XII A dimana William tengah duduk disana bersama ke2 temannya.


"WILLIAM BANGS*T!!!"ucap Ratu murka.


"Paan??"tanya William singkat.


"Tanggung jawab lo!!"ucap Ratu sambil menarik kerah seragam William.


"Tanggung jawab??buat apa??"ucap William polos tanpa dosa.

__ADS_1


"Lo kan yang jebolin gue semalem!!"ucap Ratu dengan suara yang dinaikan agar semua orang mendengarnya.


Para siswa mulai berkasak kusuk saat mendengar ucapan Ratu.Namun tidak sesuai rencana Ratu,ia memgira dengan berteriak begitu semua orang akan mendukungnya.Namun mereka tidak ada yang percaya akan ucapnnya,mereka lebih percaya kepada William.


"*Dia pasti sudah gila"


"Bagaimana mungkin William si kutub utara itu mau dengan ikan pari seperti dia"


"Dia pasti mau jebak William*"


Ratu terhenyak mendengar itu semua.Namun tiba tiba seorang pria paruh baya masuk dan mengayunkan sebuah tongkat.


BRUUUUK.....AAARRRGH


"Sial*n siapa yang berani mu...AYAH!!!"ucap Ratu terkejut akan kehadira ayahnya yang tiba tiba.


"Pulang kau bocah bangk*"ucap Yannaz dengan wajah hitamnya.


"T-tapi yah, Ratu sedang meminta pertanggung jawaban dari dia"ucap Ratu sambil menunjuk kearah William.


"Siapa dia???"tanya Yannaz sambil memelototi William.


"D-dia yang memperkosa aku yah"ucap Ratu sambil memeluk ayahnya.


"Minggir jangan peluk aku"ucap Yannaz sambil menghempaskan tubuh putrinya.


"Dan kau anak muda,apa benar kau yang memperkosa anakku"lanjut Yannaz menanyai William.


"Jangan bercanda denganku tuan, mana mungkin aku mau dengan putrimu.DIA BUKAN TYPEKU!!!"ucap William sambil menekankan di akhir kalimatnya.


"Dia kemarin ada bersamaku sepanjang hari!!"ucap Dhany ambang pintu, ia datang bersama 2 orang anggota ghost crime yang menyamar menggunakan seragam satpam sekolah.


"Siapa pula kau??"tanya Yannaz yang sudah sangat marah.


"Tak penting saya, tapi karena anda sudah membuat keributan si sekolah lebih baik anda pergi dari sini, security tolong bawa mereka pergi dari sini!!"ucap Dhany dengan nada yang sangat berwibawa.


"Ayah di-dia adalah dalangnya, dia dalang dari semua kekacauan ini"ucap Ratu kepada ayahnya.


PLAAAAK


"Tutup mulutmu itu, aku bahkan belum membuat perhitungan denganmu secara benar karena sudah menusuk kekasihku"ucap Dhany sarkas setelah menampar pipi Ratu.


"Tunggu apa lagi?!!"teriak Dhany sambil melirik kearah anggotanya.


"Mari tuan dan kamu ikut kami"ucap ke 2 orang tersebut.


"Mau kalian bawa kemana kami???"teriak Yannaz


Akhirnya masalah Yannaz dan Ratu yang membuat onar bisa diselesaikan dengan muda oleh Dhany.Ia menoleh kearah William dan berkata.


"Gue dateng cuma buat bantu lo, sekarang gue balik ke RS dulu"ucap Dhany sambil melenggang pergi meninggalkan kelas.

__ADS_1


*****


__ADS_2