The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 84


__ADS_3

Budayakan like, koment, vote dan follow ya biar Chiplux makin semangat up nya.😊😊😊


*****


Malam pun tiba. Banyak orang-orang berkumpul di sebuah hotel bintang 5 yang ada di daerah Jakarta Pusat. Semua orang memakai setelan jas dan gaun pesta yang sangat indah dan mewah. Di hiasi dengan aksesoris yang bergemerlap.


Ada banyak wartawan yang hadir di malam itu. Mereka setia menunggu tamu yang baru hadir dan melewati red carpet yang ada disana. Hingga salah satu keluarga yang baru saja turun dari mobil mewahnya dapat mencuri seluruh perhatiannya.


"Hey lihat, itu keluarga Carenn!!" seorang wartawan berteriak sambil menunjuk kearah rombongan itu.


Keluarga Carenn turun dari mobil mewahnya. Mereka melewati red carpet dengan gaya angkuh, seolah-olah mereka orang terpenting dalam acara itu.


Orang-orang berdecak kesal melihat tingkah laku dari keluarga Carenn. Namun mereka tetap harus mewawancarai keluarga sombong itu.


"*Bagaimana perasaan anda bisa hadir di acara ini tuan Sandi?"


"Ya ... ya, dan bagaimana anda bisa di undang ke acara penting ini*?"


Mendengar pertanyaan salah satu wartawan membuat Sandi naik pitam, ia merasa di rendahkan oleh wartawan tersebut.


"Apa maksud dari perkataanmu?! apa kamu pikir saya tidak pantas ada disini?!!" teriak Sandi sambil menarik kerah wartawan tersebut.


"Ayah apa-apaan sih, jangan bikin malu deh," kata Wanda sambil menarik tangan Sandi agar menjauh dari kerumunan wartawan.


"Menarik !!!"ucap pria misterius dari dalam mobilnya.


keluarga Carenn pergi meninggalkan para wartawan yang masih saja memotret mereka.


Di dalam aula pertemuan yang sangat mewah, sudah ramai dengan tamu undangan yang sudah pasti berpakaian mewah juga. Keluarga Carenn dengan kePDan tinggt iblisnya langsung berbaur dengan mereka. Wanda yang langsung ikut nimbrung di tengah-tengah obrolan nyonya-nyonya dari keluarga kaya yang ada disana. Sandi tak mau kalah dari sang istri, ia pun ikut mengiringi obrolan para tuan-tuan dari kalangan orang-orang kaya dari berbagai negara.


Orang-orang yang ada disana memandang rendah anggota keluarga Carenn. Karena menurut pendapat mereka keluarga Carenn adalah keluarga termiskin disana. Hal itulah yang membuat orang-orang enggan bergaul dengan mereka.


CLAP


Tiba-tiba semua lampu yang menerangi aula itu mati. Karena padamnya lampu itu membuat semua tamu undangan menjadi panik dan takut. namun sejenak setalah itu sebuah lampu menyala dan fokus menyorot pasangan yang baru saja memasuki ruangan.

__ADS_1


"*Lihat itu tuan Agatha dan istrinya!!"


"Waow, lihat mereka masih tetap cantik dan tampan seperti 20 tahun lalu."


"Hey lihat itu tuan muda Bryan!!"


"Aaahhh very ... very handsome*."


"Saya dengar tuan Agatha memiliki seorang putri dimana dia?"


Cicit orang-orang menggunakan berbagai bahasa. Tak lama setelah keluarga Agatha memasuki ruangan, kini berganti keluarga Effendi yang sama-sama mengundang perhatian dari para tamu undangan.


"*Inikah keluarga Effendi, keluarga tekaya ke 2 di dunia yang sangat misterius."


"Saya pernah mendengar mereka memiliki seorang pewaris yang tak pernah di lihat oleh dunia, sama seperti putri dari keluarga Agatha yang sangat di rahasiakan dari dunia."


"Saya harus bisa berteman dengan keluarga mereka*."


Orang-orang bergumam dan menyusun strategi agar bisa mendekati ke 2 keturunan dari keluarga tersebut.


Wanda yang mendengar bisikan sang suami pun mengangguk, "Apa yang di katakan ayah itu benar. Kamu harus bisa mendekati tuan putri itu. Bunda rasa dia adalah putri yang polos atau bodoh, karena itulah dia di sembunyikan dari dunia." sambung Wanda.


"Kalian dari tadi menyusun rencana aja. Sekarang yang perlu kita pikirin itu mana orangnya??" jawab Jafar.


"Entahlah," balas Wanda.


Alexander Agatha, seorang pengusaha kelas dunia. Sudah puluhan cabang perusahaannya di seluruh dunia. Di setiap negara ada beberapa cabang perusahaan yang dia dirikan. Pria tinggi tegap nan gagah itu kini tengah merangkul sang istri Monica Aegis, untuk membuka acara.


"Selamat malam semuanya," sapa Alexander menggunakan bahasa Inggris.


"Malam tuan Agatha," balas para tamu menggunakan bahasa Inggris juga.


"Apa kalian tau kenapa saya tiba-tiba mengada pesta ini?" tanya Alexander.


"*Kalian tau tidak?"

__ADS_1


"Kami tidak tau , kami bahkan masih bertanya-tanya alasan di balik pesta ini."


"Ada apa ini ya?"


"Tidak tau*."


Semua orang berkasak kusuk namun tak ada yang tau alasan di palik pesta yang di adakan oleh Alexander itu.


"Oke sepertinya kalian tidak ada yang tau ya. Sebelum saya katakan tujuan pesta ini di buat saya ingin tanya pada kalian semua. Kalian pasti sudah mendengar mengenai kebangkrutan keluarga Andrea. Ya keluarga Yannaz Andrean kini sudah bangkrut dan jatuh miskin. Jadi pesta malam ini awalnya adalah untuk merayakan hal itu terjadi." kata Alexander dengan datar.


Sikap datar yang terkesan dingin itu berhasil membuat semua orang yang ada disana bergidik ngeri. Tak hanya tamu undangannya saja yang terkejut, namun keluarga Effendi yang merupakan besannya saja berhasil di buat meremang bulu kuduknya.


"Saat ini isi kepala kalian pasti dipenuhi dengan pertanya 'kenapa? apa hubungannya?' benar bukan?" sambung Alexander yang langsung di angguki oleh para tamu undangan.


Alexander metapat kearah sudut ruangan, "Ini adalah hukuman karena sudah berani mencari masalah pada keluarga Agatha. Salah satu anggota keluarganya telah berani melawan keluarga main. Dengan cara ingin melukai salah satu anak dari keluarga kami. Malam ini kalian bebas berpesta, tapi ... saya juga ingin memperingatkan kalian. JANGAN ADA YANG BERANI MENGGANGGU KELUARGAKU ATAU KALIAN AKAN MENERIMA KONSEKUENSI YANG TAK AKAN PERNAH KALIAN BAYANGKAN!!!" ucap Alexander di iringin ancaman pada akhir kalimatnya.


"Mohon maaf atas kata-kata suami saya yang terlalu kasar tadi ya," sahut Monica di sebelas Alexander. "Tapi kami nggak main-main lho ya soal balasan untuk orang-orang bodoh yang sengaja mencari masalah dengan keluarga kami," lanjut Monica santai namun penuh penekanan.


"Silakan nikmati hidangannya, harap jangan sungkan-sungkan." kata Alexander bersamaan dengan Monoca, sang istri.


*****


Di sebuah kamar hotel, Dhany dan Nandha malah asik berdebat.


"Jangan dandan kayak gini, ini terlalu sexy!!" protes Dhany saat melihat sang istri keluar dari ruang ganti menggunakan sebuah dress berwarna merah dengan bagian dada yang terpampang nyata.


"Ini udah baju yang ke 20 dari tadi ganti ... ganti ... muluk, kapan selesainya coba." gerutu Nandha yang sudah kesal dengan tingkah Dhany.


Walau kesal namun Nandha teteap menuruti perintah sang suami untuk mengganti pakaiannya. "Kalau sampai yang ini nggak cocok juga, fiks kita tukeran baju kamu pakek dress aku pakek jas!!" ancam Nandha dari balik tirai.


Nandha keluar dari ruang ganti sambil menggerutu. Dhany yang awalnya fokus pada layar ponselnya kini terkesima melihat penampilan sang istri yang tengah berkacak pinggang di hadapannya.


"Waow iklan sampho."


*****

__ADS_1


__ADS_2