
*******
"Dia?? dia sapa??tanya Nandha.
"Itu...si jafar datang, kayaknya dia pindah kemari, soalnya tadi gue liat dia pakek seragam sekolah kita"ucap Suci yang tak seheboh Carla.
"Oh, ya udah biarin aja"ucap Nandha santai.
"Lo yakin gak papa Ndha??"tanya Victorya dengan hati hati.
"Iyee gue kagak ngapa, toh sekolah ini kan emang untuk umum"ucap Nandha.
"Lagian kan ada gue, kalo dia berani macem macem gue yang bakal maju"ucap Dhany sambil merangkul Nandha.
"Eeem Btw....kalian habis ngapain??"tanya Carla sambil senyam senyum.
"Hah??apaan sih??"tanya Nandha bingung.
"Emang lo nggak liat ya??"tanya Carla dengan isengnya.
"Apaan sih??"tanya Nandha lagi.
Carla lantas merogoh tas punggungnya dan mengeluarkan sebuah cermin kecil.
"Nih, lo liat sendiri leher lo"ucap Carla sambil menyerahkan cerminya.
Nandha merasa bingung, walau akhirnya ia menerima cermin tersebut. Betapa terkejutnya ia melihat beberapa tanda merah kebiruan yang ada di lehernya, ia lantas menengok kearah Dhany. Merasa di tatap dengan tatapan membunuh oleh Nandha, Dhany hanya bisa memalingkan wajah sambil cengengesan.
KRIIIEEET
Nandha beranjak dari tempat duduknya, ia ingin meninggalkan teman temannya, namun langkahnya terhenti karena tarikan tangan kekar dari seseorang disampingnya.
"Mau kemana??"tanya Dhany sambil memegang tangan Nandha.
"Mau nyari kang kebon yang kemarin nyosorin leher gue"ucap Nandha dengan nada dingin.
"Eh?? gue ikut, seenak ud*l aja nyosorin cewek gue"ucap Dhany dengan Nandha yang seolah marah.
"Kuylah"ucap Nandha sambil memberi isyarat tangan.
"Eeh kalian seriusan, ini udah mau bel lho??"ucap Suci mengingatkan.
"Bolos!!"ucap Nandha sambil melambaikan tangan.
__ADS_1
"Buseet, mereka itu yah...kalo kata pepatah jawa itu tumbu oleh tutup"ucap Suci, ia memang keturunan orang jawa.
"Bisa nggak sih lo itu nggak usah ngomong pakek bahasa jawa pusing gue"ucap Carla yang memang kurang pandai berbahasa jawa.
Tidak lama setelah Nandha keluar bel pelajaran pertama pun berbunyi. Dan benar saja Nandha dan Dhany bolos jam pertama. Kemanakah mereka??.
******
"Mau kemana sih yang??"tanya Dhany yang masih mengejar Nandha.
"Ke UKS"ucap Nandha singkat.
"Mau ngapain ke UKS"tanya Dhany dengan polosnya.
"Mau nyuntik KB elo"ucap Nandha sarkas.
"Emang bisa yang??"tanya Dhany lagi.
"Uucchh, gue cip*k kelar idup lo"ucap Nandha yang mulai kesal dengan ulah suaminya itu.
"Wiiiih....badas brooo"ucap Dhany dengan memasang tampang takjubnya.
BRUUUG...
Saat berjalan di koridor yang sepi tiba tiba Nandha tertabrak oleh Jafar, dan terjadilah perdebatan antara mereka bertiga.
"Hay beb!!, kita ketemu lagi!!"ucap orang yang menabrak Nandha, dan orang itu tak lain dan tak bukan adalah Jafar.
"BODO!!!"ucap Nandha dingin saat mengetahui Jafar lah yang menabraknya.
"Kok kamu jutek gitu sih, gue kangen ama lo tau"ucap Jafar sambil berjalan mendekat.
SREEET
Dhany menarik Nandha kebelakang tubuhnya saat Jafar ingin memeluk tubuh Nandha, Dhany berusaha melindungi Nandha dengan memajukan dirinya untuk berhadapan sendiri dengan Jafar.
"Sorry bro, dia cewek gue, jadi lo nggak bisa nyentuh dia seenaknya"ucap Dhany yang berusaha santai.
"Baru cewek kan?? belom bini lo, artinya dia masih bisa gue tikung"ucap Jafar dengan PDnya.
"Yang gue baru tau ternyata selera lo dulunya rendah banget ya, sampek anj*ng kayak dia aja bisa pacaran sama kamu"ucap Dhany pada Nandha.
"Bukan gitu yang, dulu gue itu pencinta binatang, makanya bisa cinta ama dia"ucap Nandha Nandha pada Dhany.
__ADS_1
"Udah gitu muka tembok lagi!!"ucap Dhany sarkas.
"Iya anggep aja dulu gue buta"ucap Nandha santai dibelakang punggung Dhany.
"Kalian berani menghina gue??kita liat aja nanti"ucap Jafar dengan suara keras.
"Apa?? gue peringatin sekali lagi ya, kalo lo berani ganggu cewek gue, gue pastiin bahwa gue sendiri yang bakal hajar lo sampek mamp*s"ucap Dhany dengan nada mengintimidasi.
Tepat setelah Dhany selesai mengucapkan ancamannya itu bel pertama berbunyi, bukan rasa malu atau pun marah yang dirasakan oleh Jafar saat ini, melainkan rasa lega. Ia tak tau apa yang ada didalam diri Dhany namun ucapannya tadi Sukses membuat seoarang Jafar Hermawan bergidik ngeri.
"Ki-kita li-liat aja nanti"ucap Jafar terbata bata sambil berlari meninggalkan Dhany dan Nandha.
"Dia banci ya??"tanya Dhany saat melihat Jafar lari terbirit birit.
"Mana gue tau, dulu gue belum sempat meriksa"ucap Nandha sambil mengangkat pundaknya.
"Udah ayook" ucap Nanda sambil menarik tangan Dhany.
Akhirnya mereka sampai di UKS, ruangan itu ternyata sedang sepi karena guru piketnya belum datang.
"Nyari apaan yang??"tanya Dhany yang penasaran akan tujuan Nandha.
"Nyari plester buat nutupin ini"ucap Nandha sambil menunjuk kearah lehernya.
"Hehheehhe, maafin gue ya yang, habis gue nggak tahan pas mandiin elo"ucap Dhany sambil memegang kedua telinganya.
"Hmmm" jawab Nandha yang hanya berdehem.
"Yang....kamu marah ya?? maaf deh nggak bakal aku ul..."ucap Dhany terhenti.
CUP
"Dah diem, mending bantuin gue pasang ini" ucap Nandha setelah mengecup singkat bibir sang suami.
"Ayeee kapten"ucap Dhany penuh semangat.
Akhirnya Dhany membantu Nandha memasang plester keleher jenjangnya, hingga seseorang mengejutkan mereka.
"Yaaak, sedang apa kalian???"teriak seseorang dari ambang pintu UKS.
*******
Note:TUMBU OLEH TUTUP
__ADS_1
merupakan ungkapan bahasa Jawa yang artinya adalah pas, cocok atau tepat. Sebab mencari tutup untuk tumbu adalah sangat susah. Karena biasanya tumbu dibuat tanpa tutup. Dan kalau sampai ada menemukan tutupnya, pastinya sangat ajaib, karena tumbu tersebut akan memiliki manfaat yang berlipat ganda, karena selain dapat berguna sesuai fungsinya, juga dapat di gunakan untuk menyimpan sesuatu .(dilansir dari google)
Author:"makasih udah setia sama novelku yang amburadul ini, jangan lupa like, comment dan vote ya"