
******
"Sepi ya chagii"ucap Nandha sambil bersandar di pundak Dhany.
"Iyalah caro, kan semuanya kita suruh pulang"ucap Dhany sambil mengusap rambut Nandha, namun matanya tetap fokus pada ponselnya.
30 menit sebelumnya.
*Flashback on*
"Nggak mau!! pokoknya daddy mau disini aja jagain kamu!!"teriak Alexander yang sudah emosi.
"Nggak usah dad,disinikan udah ada Dhany.Jadi daddy pulang aja, toh daddy besok harus balik kantorkan"ucap Nnandha menenangkan sang daddy.
"Iya sayang, kita semua balik aja biarin Dhany yang menjaganya, besok kita kesini lagi gantiin Dhany buat jaga Nandha"ucap Monica yang sependapat dengan putrinya itu.
"Lagian cucu kita nanti kan nginep dirumah, masak iya mau kamu biarin dirumah sama Bryan dan Leakai.Bisa hilang kepolosannya nanti"lanjut Monica.
Alexander diam sejenak, ia memikirkan perkataan putri dan istrinya itu.Berbeda halnya dengan Tengku yang masih berdebat dengan putranya.Setelah perdebatan yang lumayan lama akhirnya di putuskan bahwa mereka akan kembali kerumah masing masing.
*Flashback off*
"Lu ngapain sih??"ucap Nandha yang sudah melongokkan kepalanya untuk mengintip isi ponsel sang suami.
"Kamu mau liat??'tanya Dhany.
"Emang boleh??"ucap Nandha yang balik nanya.
"Boleh dong, apasih yang enggak buat istriku ini"ucap Dhany sambil mencubit pipi Nandha.
Nandha membenarkan duduknya agar bisa melihat isi ponsel sang suami.Ia sedikit terlonjak melihat sebuah video yang tengah di putar oleh Dhany.
"D-dhan i-itu Ratu kan??a-apa yang sudah terjadi kenapa bisa begitu??"ucap Nandha dengan badan yang sudah menggigil, karena melihat keadaan Ratu di dalam video itu.
"Tenangin dulu dirimu,ini minum dulu"ucap Dhany sambil menyodorkan segelas air yang ia ambil dari meja yang ada disampingnya.
"Gue juga nggak tau"ucap Dhany sambil mengusap pangkal hidungnya.
"Terus elu dapet itu video darimana??"tanya Nandha lagi setelah kepanikannya mereda.
"Dari Leon katanya abang dia ngamuk gara gara Ratu ngata ngatain dia"ucap Dhany.
"Leon??"ucap Nandha sambil memiringkan keopalanya.
"Iya, Leon itu saudara kembarnya William, dia lebih muda dari William"ucap Dhany yang terus fokus dengan ponselnya.
"Tadi kamu bilang katanya abang dia ngamuk,Jadi kesimpulannya keadaan Ratu sekarang itu ulah William??"tanya Nandha lagi.
"Iya sayangku"ucap Dhany sambil menoel pipi gembul Nandha.
"Gue nggak percaya kalo William bisa ngelakuin hal sekejam itu deh"ucap Nandha yang meragukan ucapan sang suami.
"Lo nggak tau aja, William itu sungguh kejam. Karna dia itu seorang psychopat!!"ucap Dhany yang mengejutkan Nandha.
"Apa?!!"ucap Nandha setengah berteriak.
"Pelan pelang dong sayang, bisa budeg ini telinga gue"ucap Dhany sambil menggosok gosok telinganya.
__ADS_1
"Gue nggak tau apa yang terjadi di markas. Tapi ngeliat keadaan Ratu yang separah itu pasti kesalahan dia cukup fatal"lanjut Dhany.
"Perasaan selama gue kenal dia, dia itu orangnya santai deh.Emang agak pendiem dan tertutup sih tapi gue nggak ngira dia bisa seganas ini"ucap Nandha mengutarakan pendapatnya tentang william.
"Orang kepercayaanku harus bisa menipu orang lain"ucap Dhany santai.
"Tunggu gue mau nanya lagi"ucap Nandha lagi.
"Waktu itu gue bikin usaha keluarga Andrea kan ya .Nah elu kan ngomong suruh nyerahin urusan dunia bawah ke elu, emang elu punya backingan ya??"tanya Nandha yang kepo.
"Gue belum ngomong ke elu ya,hahahaha "ucap Dhany sambil Tertawa.
Kini Dhany sudah meletakkan ponselnya. Ia menghadap kearah Nandha seakan akan pembicaraannya kali ini sangatlah serius.
"Hmmmm, elu pernah denger soal ghost crime nggak??" ucap Dhany mengawali pembicaraannya dengan sebuah pertanyaan.
"Aaah iya dong,bukannya itu organisasi mafia yang menguasai dunia saat ini ya"ucap Nandha.
"Bener banget tuh, dan apa lu tau siapa pemimpinnya??"lagi lagi Dhany memberi pertanyaan kepada sang istri"
"Yang ku tau sih orang orang manggilnya sang dewa kematian.Kalau buat nama apalagi wajahnya gue nggak tau"ucap Nandha lagi.
"Nah itu udah bener, kira kira lu pengen tau identitas asli dia nggak??"tanya Dhany lagi.
"Emang elu tau??kalau tau bagi info dong"ucap Nandha dengan puppy eyesnya.
Sekilas Dhany menampakan seringainya, terbesit niat untuk kembali menjaili sang istri.
"Tau dong. Asal kamu tau iya, Dia itu ganteng banget lo"ucap Dhany yang secara tak langsung sudah menyombongkan dirinya sendiri.
"Yakin lu??bukannya dia aki aki tuwir"ucap Nandha yng berhasil membuat Dhany terkejut.
"Eeh, lo nggak papa kan??"tanya Nandha panik.
"Nggak gue nggak papa, tapi elo tau darimana kalau dewa kematian itu laki laki tuwir"tanya Dhany.
"Entahlah gue lupa"ucap Nandha sambil mengangkat bahunya.
"Sekarang gue mau nanya, menurut lo gue ini aki aki tuwir nnggak??"ucap Dhany.
"Ya enggaklah"ucap Nandha sepontan.
"Eeeh tunggu, kok rasanya elu seakan akan bilang kalo elo itu si dewa kematian sih"ucap Nandha dengan tampang cengohnya.
"Gue kasih tau ya, si dewa kematian itu sekarang ada di rumah sakit ini.Dia itu lagi nungguin istrinya yang kena tusuk sama temanya si cabe busuk di sekolah"ucap Dhany sambil menunjukan senyum miringnya.
"Itu mah kasus gue"ucap Nandha sambil memasang tampang jengahnya.
"WHAT!!! jadi bener elo itu si dewa kematian?!!"teriak Nandha.
"Iya mio caro"ucap Dhany sambil tersenyum lebar.
"Waaaah, daebak"ucap Nandha sambil mata berbinar binar.
"Hahahaha, seneng banget lo ya"ucap Dhany.
"Pantes William berani ngelakuin hal sekstrim itu ternyata kalian anu toh"ucap Nandha sambil mangut mangut.
__ADS_1
"Jangan ambigu deh yang"ucap Dhany
"Lo tadi udah minum obat tadi kan, sekarang tidur gih udah malem"lanjut Dhany dengan penuh kasih sayang.
"Gue masih mau ngobrol ama elu chagii"ucap Nandha manja.
"Oke oke, tapi nggak boleh lebih dari jam 10 ya"ucap Dhany.
Pasangan pasutri itu asyik mengobrol hingga tanpa sadar mereka tertidur dengan posisi saling memeluk.
*****
Dirumah keluarga Agatha, Alexander Agatha tengah sibuk menyusun berkas. Taekie yang asyik membahas harga saham dengan Bryan.Leakai dan Monica tengah mengobrol dengan santai.
"Mom"ucap Alexander memanggil sang istri.
"Iya dad, ada apa??"tanya Monica.
"Daddy mau ke ruang kerja tolong jangan di ganggu dulu ya"ucap Alexander memnberi tau sang istri.
"Iya dad, mommy bikinin kopi buat nemenin daddy kerja"ucap Monica sambil beranjak dari duduknya dan pergi kedapur.
"Daddy tinggal dulu ya Kai"ucap Alexander.
"Iya dad, aku juga mau ikut Taekie bahas saham kok"ucap Leakai.
Saat tiba di ruang kerjanya, Alexander tidak menyia nyiakan waktunya. Ia langsung menelfon orang kepercayaannya.
"Halo Satria"ucap Alexander.
"Iya tuan Agatha"ucap orang di seberang sana yang di panggil Satria itu.
"Besok bawa tuan Yannaz Andrea ke kantor , ada yang harus ia bayar atas tindakan putrinya"ucap Alexander sambil menggertakan giginya.
"Baik tuan"ucap Satria dari seberang sana.
Alexander memutuskan telfonnya tepat setelah Satria mengucapkan pertujuannya.Kini ia kembali memeriksa berkas berkas yang tadi siang ia tinggalkan di kantor karena mendapat kabar bahwa putrinya telah siuman.
******
Author:'Woy Dhany"
Dhany:"Apaan sih thor??berisik banget"
Author:"Itu si Ratu di apaain sam William??"
Dhany:"Lo tanya orangnya sendiri noh"
William:"Ada apa tuan??"
Dhany:"Noh si author kepo si Ratu lu apain"
William:"Anda kepo thor??sini saya bisa reka adegan kok"
Author:"Anu Will tiba tiba gue kebelet, gue pergi dulu ya babay"( lari sekenceng kencengnya)
Dhany:-_-
__ADS_1
William:-_-