
******
Dhany tengah menikmati guyuran air dari showernya saat Nandha tiba tiba nyelong masuk tanpa permisi.
"Nandha lo lagi ngapain itu?!?"teriak Dhany saat melihat Nandha masuk kedalam.
"Iya mom iya, ini gue mau mandi ini"racau Nandha dengan suara serak.
"Apa??mom??, jangan bilang dia lagi tidur sambil jalan!!"batin Dhany sambil menepuk jidatnya. -_-
"Apaan sih mom ngomel muluk" celoteh Nandha yang sudah merendam dirinya dalam bathtub.
"Buset dah, bini gue cantik canti tapi suka ngigau ya"batin Dhany sambil menggeleng gelengkan kepala.
"Ndha....Nandha"panggil Dhany dari ruang mandi bershower.
"......."
Hening, tak ada jawaban dari Nandha. Daripada menebak nebak apa yang dilakukan istrinya, Dhany memilih menyudahi acara mandinya dan segera melihat sang istri diruangan sebelah.
"Astaga!!"ucap Dhany terkejut.
Dhany terkejut melihat Nandha yang kembali tertidur dalam keadaan berendam dalam bathtub penuh air tanpa melepas pakaian yang ia kenakan.
"Yowoh yang nanti kalo kamu masuk angin gimana??"ucap Dhany sambil menggoyangkan wajah Nandha agar ia bangun.
"Maafin aku ya yang"ucap Dhany lirih.
******
Keesokan harinya Dhany terbangun oleh teriakan Nandha yang menggema diseluruh ruangan.
"Aaaaaaaahhhhhh!!!"teriak Nandha saat melihat tubuhnya hanya berlilitkan handuk mandi.
Buuug
"Apaan sih yang pagi pagi udah teriak teriak aja"ucap Dhany setelah melempar bantalnya kearah Nandha.
"Lo merk*s* gue ya!!"ucap Nandha sambil memicingkan matanya.
Bletak...
"Gue heran sebenernya apasih yang ada di otak lo itu"ucap Dhany sambil melayangkan pukulan ke kepala Nandha.
"Aduuh, bangk* lo, sakit tau"ucap Nandha sambil mengelur kepalanya.
__ADS_1
"E-eeh sakit ya maafin gue ya"ucap Dhany sambil mendekat dan meniup niup kepala Nandha yang ia pukul tadi, pada saat itulah terdengar suara ketukan pintu dari arah luar.
"Tuan..nyonya apa yang terjadi?? kami mendengar nyonya berteriak"ucap seseorang dari luar kamar.
"Tidak apa apa, kalian lanjutkan perkejaan kalian saja" ucap Dhany dari dalam kamar.
"Kalo begitu kami permisi tuan"ucap maid tersebut sambil meninggalkan kamar majikannya itu.
"Ini kenapa gue cuma pakek handuk doang??ayo cepet jelasin ke gue"ucap Nandha dengan nada mengintimidasi.
"Ya bisa lah kita kan abis ena ena semalem, terus kita mandi bareng, eeh tunggu masa lo nggak inget??"ucap Dhany dengan wajah serius.
"A-apa?? e-ena ena??"ucap Nandha tidak percaya akan apa yang ia dengar.
"Iya...coba lo rasain deh ada nggak bagian tubuh lo yang kerasa nggak enak"ucap Dhany yang masih serius.
"Perasaan nggak ada yang sakit deh"batin Nandha.
"Nggak apa apa tuh, nggak ada yang sakit"ucapnya polos.
"Nah itu artinya lo udah nggak prawan karena gue jebolin semalem, sumpah semalem lo itu hot banget tau Ndha"ucap Dhany yang sudah memasang wajah mesumnya.
"Apa??bukanya kalo pertama kali tu sakit ya?? ada yang bilang sampek nggak bisa jalan juga tuh, masa itu semua boong"ucap Nandha dengan polosnya.
"Ih Dhany, ini sebenarnya kenapa??"ucap Nandha yang sudah jengkel.
"Oke oke, jadi gini..."ucap Dhany memulai menjelaskan.
*Flashback on*
"Maafin aku ya yang"ucap Dhany lirih.
"Gue sanggup nggak ya?? sangguplah adek kecil tolong bertahan ya"batin Dhany sambil memegang adik kecilnya dibalik handuk.
Akhirnya ia memantapkan hatinya untuk melepas pakain yang dikenakan oleh Nandha dan memandikannya. Perlahan ia usapkan sabun mandi beraromakan mawar yang biasa dipakai oleh Nandha, ada sedikit keraguan saat sampai di bongkahan d*da sang istri.
Usai dengan acara sabun menyabun itu, Dhany lantas menggendong Nandha menuju ruangan yang ada showernya, saat membilas tubuh Nandha pandangan Dhany tertuju pada leher jenjang milik sang istri.
"****"umpat Dhany yang langsung menjatuhkan ciumannya dileher jenjang milik Nandha,ia meninggalkan beberapa tanda kepemilikannya. Setelah puas dengan pemberian segel kepemilikannya, Dhany akhirnya melilitkan handuk ketubuh Nandha dan membawanya keluar untuk dibaringkan kembali.
"Mandiin lo itu sama kayak adu nyali ya"ucap Dhany lirih "Untung gue kuat"lanjutnya.
Akhirnya karena lelah Dhany ikut membaringkan tubuhnya dan pergi ke alam mimpi tanpa mengganti handuknya yang sedikit basah.
*Flashback off*
__ADS_1
"Oh, gitu ya"ucap Nandha lega.
"Udah sana siap siap, lo nggak mau kita telat kan"ucap Dhany mengingatkan Nandha.
"Oke, gue mandi dulu"ucap Nandha sambil beranjak dari tempat tidur.
"Eeeh tunggu"ucap Nandha seperti menyadari ada sesuatu yang salah.
"Apa lagi sih yang??"ucap Dhany dengan nada malas.
"Artinya elo udah liat bagian tubuh gue dong???"ucap Nandha sambil menyilangkan tangan didada.
"Eeeh iya dong, anj*r mata gue udah nggak suci lagi"ucap Dhany dengan wajah seolah terkejut.
"Aah elah, seharusnya gue yang bilang gitu, pakek acara mata kagak suci, biasanya nonton bok*p juga"ucap Nandha sambil memberi tatapan meremehkan.
"Hahahha, good girls"ucap Dhany sambil mengacungkan ibu jarinya.
"Udah gue mau mandi"ucap Nandha sambil meninggalkan Dhany.
******
Dhany dan Nandha turun bersamaan yang langsung di sambut oleh para maid, mereka menyantap sarapan dan langsung pergi kesekolah memakai mobil masing masing.
Saat sampai disekolah ternyata para siswi tengah berkumpul dihalaman, mereka dihebohkan oleh sesuatu yang entah apa itu.
"Ada apaan sih"tanya Nandha pada Dhany.
"Lah, gimana sih yang, gue pan baru dateng bareng elo"ucap Dhany sambil menjitak pala Nandha.
"Kebiasaan lo ya"ucap Nandha sambil mencubit pinggang Dhany.
"Aduh sakit yang"ucap Dhamy sambil meringis kesakitan.
"Udah ayo masuk"ucap Nandha sambil menarik Dhany pergi meninggalkan keramaian itu.
Nandha berjalan menyusuri koridor yang bisa dibilang sepi, karena pada sibuk berkumpul di halaman, saat sampai di dalam kelas ia langsung duduk ditempatnya bersama dengan Dhany. Karena jam pertama belum dimulai ia memilih berdiskusi dengan Dhany, sampai para sahabatnya datang dengan hebohnya.
"Ndha...dia dateng"ucap Carla panik.
"Dia?? dia sapa??tanya Nandha.
*****
Author:"jan lupa like, coment dan vote ya gaes...biar gue semangat ngetiknya"ππ
__ADS_1