The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 85


__ADS_3

Budayakan like, koment, vote dan follow ya biar Chiplux makin semangat up nya.😊😊😊


*****


"Selamat malam tuan muda Agatha," sapa seorang gadis cantik menggunakan bahasa prancis.


Bryan yang tengah asik mengobrol bersama dengan para pengusaha senior yang merupakan teman-teman sang ayah merasa terpanggil. Saat seorang gadis cantik berambut panjang, mata biru, kulit putih bersih tanpa jerawat ataupun tahi lalat disana.


"Malam, maaf apa kita saling mengenal?" tanya Bryan pada gadis muda itu.


Gadis itu tengah asik memandangi wajah manly dari seorang Bryan Agatha. Gadis itu lantas menyodorkan tangannya pada Bryan berharap agar ia bisa berjabat tengan Bryan. Tanpa sungkan Bryan pun menyambut uluran tangan gadi itu.


"Perkenalkan saya Jocelin Zephyrine, putri tertua keluarga Zephyrine." ucap gadis itu memperkelakan diri.


"Saya Bryan Agatha putra satu-satunya di keluarga Agatha," balas Bryan.


"Senang berkenalan dengan anda tuan muda Agatha. Apakah saya bisa bersulang dengan anda?" tanya Joceline dengan nada yang kurang enak di dengar oleh Bryan.


Bryan merasa jengah akan sikap manja yang di tunjukan oleh lawan bicaranya itu. "Maaf ... tapi saya tidak bisa menemani nona muda Zephyrine untuk minum. Masih ada banyak tamu yang harus saya temui, saya permisi dulu." Bryan pun pergi meninggalkan nona muda dari keluarga Zephyrine itu sendirian.


Bryan pun mencari keberadaan sang daddy. Setelah celingak-celinguk cukup lama akhirnya Bryan pun menemukan anggota keluarganya. Tampaknya keluarganya tengah asyik mengobrol bersama dengan keluarga Effendi dan beberapa tamu lainnya.


Bryan berjalan mendekat, "Dad, si adek mana? kok nggak ada nongol," tanya Bryan berbisik.


Alexander memalingkan wajahnya menatap kearah Bryan, "Daddy juga nggak tau, lagian itu si Dhany juga belum datang," balas Alexander sama berbisiknya.


Bryan kembali pergi meninggalakan keluarganya. Kini ia asyik mondar-mandir tidak jelas sambil celingukan seperti mencari seuatu.


"Nah itu dia target utama gue," batin Bryan yang mendadak good mood setelah sempat bad mood akibat ulah nona keluarga Zephyrine yang terus saja mengekor layaknya anj*ng gila.


"Selamat malam tuan Carenn," sapa Bryan sopan saat berhadapan dengan Sandi Carenn.


Sandi terkejut saat melihat siapa yang memanggilnya, "Waah bukannya ini tuan muda Agatha ya, selamat malam tuan," balas Sandi dengan sopan.


Bryan menampilkan senyumannya yang paling manis, "Apa kalian nyaman dengan pesta ini?" tanya Bryan sopan.


"Tentu saja kami nyaman tuan. Kami merasa senang bisa ada di tengah-tengah para orang hebat ini. Saya juga merasa terhormat bisa ada disini, di acara pesta yang sangat hebat dan mewah ini," sanjung Sandi yang sedang mencari muka di hadapan Bryan.

__ADS_1


"Ah tuan Carenn jangan merendah begitu, nanti di kira orang lain keluarga kalian rendahan lho," ucap Bryan sambil bersemirk.


Sandi dan keluarganya bingung mendengar ucapan Bryan yang terkesan ambigu. Tapi, Jafar yang mengetahui maksud Bryan langsung naik pitam. Ia berjalan mendekatkan wajahnya di hadapan Bryan, "Apa maksud lo bangs*t!!" ujar Jafar dengan penuh penekanan.


"Menurut kamu." Bryan memberikan Jafar sebuah tatapan maut yang sama menyeramkannya dengan tatapan maut milik Dhany.


Jafar bergetar hebat dan langsung memundur beberapa langkah.


"Waaah lihat siapa yang datang!!!"


Teriak salah seorang tamu undangan yang melihat tamu yang baru saja datang.


"*Astaga mereka cantik dan tampan ya."


"Aku mau mengenal mereka, siapa tau dia jodohku."


"Jangan bermimpi dia mau dengan orang dekil sepertimu*."


Semua orang ikut berceloteh saat melihat segerombol gadis-gadis muda datang bersama pasangannya.


"Mommy!!!"


"Ehehe iya mom, maaf kita baru sampek tadi nyari pasangan dulu." kata Victoria.


"Kalian aja, gue kagak ya." ucap Suci tersungut-sungut. Bagaimana tidak marah, teman-temannya datang bersama dengan pasangan. Carla dengan Boy, Victoria dengan Vian dan dia ... alone alias sendirian.


"Lah sapa suruh coba, tadi gue kenalin temen gue lu kagak mau," sahut Boy.


"Hey apa kalian nggak mau kenalin si tampan ini sama mommy," ucap Monica menggoda teman-teman putrinya itu.


"Oh iya sampai lupa, kenalin mom ini namanya Boy dan ini Vian." Carla memperkenalkan Boy dan Vian pada Monica.


"Boy Tante," ucap Boy sambil berjabat tangan dengan Monica.


"Saya vian tante." Vian mengikuti apa yang di lakukan oleh Boy.


"Saya Monica Aegis dan ini suami saya Alexander Agatha. Nah kalau yang ada disana itu anak pertama saya namanya Bryan Agatha," ucap Monica sambil menunjuk kearah orang-orang uang ia maksud tadi.

__ADS_1


"Alexander Agatha?!! Alexander Agatha yang orang paling kaya di dunia?!!" tanya Boy dengan mata berbinar.


"Benar itu saya. Sepertinya kamu sering mengikuti perkembangan gosib pengusaha ya," jawab Alexander.


"Saya fans anda om. Saya pingin banget jadi kayak anda, jadi pengusaha sukses yang perusahaannya ada dimana-mana." ujar Boy dengan mata berbinar-binar dan rasa antusias yang sangat tinngi.


Alexander dan Monica tertawa melihat tingkah lucu Boy. Disaat mereka tengah asik mengobrol dan bercanda, ada 3 orang yang baru saja memasuki ruangan aula. 2 orang laki-laki dan seorang perempuan. pasangan bertopeng yang tengah bergandengan mesra berhasil menyita seluruh perhatian. Seorang anak laki-laki yang ada di depan pasangan itu adalah ...


"William!!!"


Teman-teman Nandha terkejut melihat William datang menggunakan setelah jas yang sangat gagah. di belakangannya adalah pasangan bertopeng, sang gadis yang memakai gaun berwarna maroon yang memiliki ekor sangat panjang itu berjalan dengan anggun.


"Siapa gadis bertopeng itu?" gumam Sandi.


Bryan yang melihat kedatangan sang adik yang menggunakan topeng, ia langsung meninggalkan tamu undangan yang tadi bersamanya.


"Yooo ... my sister," sapa Bryan yang langsung memeluk tubuh sang adik.


"Heey brother, ingat dia milik ku," kata Dhany memperingatkan Bryan.


"Dia adik ku bung,"


Bryan dan Dhany beradu pandangan hingga membuat orang-orang menjadi bertanya-tanya ada apa dengan mereka. Setelah puas berargumen mereka akhirnya berpelukan juga.


Boy dan Vian bertanya-tanya siapa orang di balik topeng itu, kenapa tuan muda Agatha bisa sedekat itu dengan mereka.


"Mohon peerhatiannya semua ... " teriak Bryan tiba-tiba.


"Kalian pasti bertanya-tanya siapakah kedua orang ini, kan ... "


Para tamu undangan pun hanya bisa mengangguk termasuk keluarga Carenn.


"Perkenalkan dia adalah tuan putri di keluarga Agatha dia lah nona muda Agatha!!" kata Bryan yang langsung di sambut oleh tepuk tangan dari para tamu.


"Dan cowok yang tadi sedang berargumen dengan saya adalah putra tunggal dari keluarga Effendy, si tuan muda Effendi yang sangat misterius," lanjut Bryan dengan semirk yang menghiasi wajahnya.


"APA?!! NONA DAN TUAN MUDA DARI KELUARGA AGATHA DAN EFFENDI!!!"

__ADS_1


"TIDAK MUNGKIN!!"


******


__ADS_2